Mengagumimu Lewat Doa

Mengagumimu Lewat Doa
Menyusun perencanaan


__ADS_3

Keesokan harinya, Dika sudah nampak duduk memimpin rapat agenda pergantian masa jabatan OSIS mereka saat ini dengan adik kelas yang akan menanggung sepenuhnya tanggungjawab yang akan di amanah kan.


Setelah kemarin berjibaku dengan Olimpiade dadakan yang di adakan pihak sekolah, dengan nilai yang alhamdulillah terbilang memuaskan tersebut.


kini mereka pun harus di pertemukan lagi dengan kesibukan agenda tahunan sekolah selanjutnya.


Nasib menjadi abdi sekolah...?


Yah sudah pasti, tapi di balik semua kesibukan yang menguras tenaga fikiran serta waktu, ada momen tak terlupakan bagi mereka yang akan meninggalkan masa-masa sekolah.


"Berhubung semua ide dan perencanaan sudah di tampung, saya meminta kesediaanya kepada Dina untuk menyusun agenda yang sudah kita rencana kan ini, tolong beserta surat izin membuat kegiatan ya..! " Ucap dika menginterupsi sementara yang di emban kan tugas menerima saja walau tak minat.


Karena sudah pasti dirinya pasti yang lagi-lagi akan kelimpungan sendiri jika tak ada yang mau menyumbang tenaga dan fikiran.


Tapi di balik segala pikiran negatif tersebut Dina berikhtiar kepada Allah agar segala urusan nya di permudah.


Setelah merampungkan rapat mereka pun segera kembali ke rumah masing-masing.

__ADS_1


"Din tolong kerangka kegiatan yang tadi kamu susun di kirim ke saya ya...! Saya bantuin nyusun yang itu saja... kamu bagian surat izin yang akan di serahkan ke kepala sekolah saja...! " Ucap Dika berbaik hati hendak membantu


"Aku usahakan untuk segera mengirimkan nya malam ini...! " Ucap Dina memutus percakapan di antara mereka di parkiran sore itu.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya dirinya bisa pulang karena yang menjemput sudah tiba.


Selama perjalanan pulang Dina hanya diam saja sembari memikir apa yang akan di lakukan nya sekarang untuk mempercepat segala persiapan, terlebih segala persiapan harus melalui dirinya.


sementara itu di sisi lain, Setelah kepulangan Dina, Dika nampak masih setia menatap mobil yang bergerak menjauh dari pelataran sekolah


Astaghfirullah... Haram Ka haram... Dosa....! " Ucapnya mengingatkan dirinya sendiri atas kelalaian nya mengagumi secara berlebihan terhadap apa yang masih haram untuk nya


Setelah beberapa saat merenung dirinya pun turut meninggalkan sekolah.


Setelah membersihkan diri dan menemui sang Khalik dalam nikmat nya ibadah, Dina kini tengah berjibaku dengan laptop beserta beberapa catatan tadi yang berisi beberapa agenda yang harus segera di susun nya itu.


Setelah merampungkan penyusun agenda, dirinya pun segera mengirim file itu kepada Dika untuk segera di cek apa saja kekurangan nya, sementara dirinya segera membuat laporan yang akan di serahkan ke kepala sekolah.

__ADS_1


"Din... kamu gak mau makan...? udah di tungguin.. udah shalat belum...? " Tanya sang umi pada putri nya yang sudah sedarah petang nampak sibuk sendiri itu.


"Eh... umi... belum... Dina shalat dulu ya.. setelah itu Dina nyusul..! "


"Ya sudah kalau begitu umi tunggu...! " Ucapnya berlalu meninggalkan kamar sang putri


Dina pun segera membereskan barang yang tadi sempat acak-acakan karena sibuk dadakan, baru setelah nya bergegas berwudhu untuk menunaikan ibadah yang memang sudah menjadi kewajiban setiap muslim


Setelah merampungkan do'a wirid nya, Dina pun segera melipir keluar kamar menuju ruang makan karena sudah di tunggui orang orang tuanya.


Mampir juga di karya terbaru author


"Niat nikah kita"


Untuk novel yang ini belum akan di lanjut ya


author masih akan fokus sama novel sebelah

__ADS_1


__ADS_2