
Pagi itu Dina nampak menapakkan kakinya di halaman sekolah, seperti biasanya dirinya akan segera menuju ke kelas jika sedang tidak piket organisasi.
"Assalamu'alaikum..! " Ucapnya sembari memasuki kelas dengan wajah tak karuan.
"Wa'alaikumussalam...! " Jawab beberapa orang yang memang sudah berada di sana sebelum dirinya tiba.
"Kamu udah baikan Din...? " Tanya Azma si sahabat paling pengertian di antara semua nya
"Alhamdulillah udah... makasih juga udah antarin aku pulang kemarin...! "
"Yang seharusnya kamu ucapkan terimakasih terlebih dahulu itu seharusnya si Dika, karena kalau bukan dia yang bantuin, ya udah pasti kamu masih terjebak di sana...! " Ucap Azma menjelaskan, sementara teman-teman yang lain hanya ikut menganggukkan kepala membenarkan perkataan Azma barusan.
__ADS_1
"Si ketos beneran yang antarin aku pulang kemarin bareng kamu....? " Tanyanya meragu, terlebih sikap Dika yang selalu dingin tak tersentuh kepada seluruh teman-temannya itu membuat Dina juga ikutan ragu dengan apa yang di katakan Azma.
"He'em.. Dia bener-bener bantuin kita buat antar kamu, bahkan setelah pintu ruang penyimpanan di buka, dia duluan yang langsung masuk dan nyari kamu... dan... yah kamu pasti tau apa yang kamu lakukan, apalagi walau dalam ketakutan sekalipun kamu pasti masih memiliki sedikit kesadaran bukan...? "
"Iya... aku ngerasa gitu... Kok jadi serba salah gini ya Ma... ya walau secara naluriah itu bukan sepenuhnya keinginan ku... tapi kamu bagaimana lagi...! "
"Sudah tidak perlu terlalu dipikirkan, makanya lain kali juga kalau mau mengerjakan sesuatu minta bantuan juga dari kita-kita untuk menemani kamu, agar nanti kedepan nya tidak akan terjadi hal-hal seperti itu lagi...! "
Tak lama setelah mengakhiri percakapan mereka, guru pun masuk ke kelas mereka untuk matapelajaran pertama pada hari itu, Semua tampak sibuk menyimak materi.
"Kemana dia... kenapa gak ada di sini... bukannya yang kemarin kena musibah aku, lah ini kenapa malah dia yang gak ada ya...? " Dina membatin
__ADS_1
"Ah mungkin dia sedang izin makanya tidak nampak di kelas... udah Din fokus... gak fokus terancam gagal lulus nih gegara gak nyimak materi dengan baik...! " Ucap nya dalam hati sembari memfokuskan kembali dirinya pada kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung tersebut.
Hari-hari begitu cepat berlalu, tapi Dika masih tak menampakkan dirinya sama sekali di lingkungan sekolah, Hal ini membuat beberapa teman-temannya bertanya-tanya, kemana dirinya pergi setelah kejadian Dina yang terkunci di ruang penyimpanan sekolah waktu itu.
"Reno...! " panggil Rindi bersama yang lainnya
"Ya... kenapa guys...? "
"Dika kemana...? kenapa dia beberapa hari ini tidak kelihatan sama sekali...? " Tanya Dina diikuti anggukan oleh yang lain
"Gak tau... kemarin setelah kejadian itu dia Whatsapp aku, katanya mungkin beberapa hari gak masuk karena ada keperluan mendadak ke luar kota sama Kepala sekolah..! " Ucapnya menjelaskan
__ADS_1
"Emang gak ngasih tau mau kemana gitu...? " Tanya Azma menimpali
"Gak ada... pokoknya dia cuma bilang gitu aja, mungkin mengurus agenda Olimpiade adik kelas kita yang akan segera di laksanakan, dan masa jabatan OSIS kita yang akan segera berakhir...! " Jawabnya selogis mungkin