Mengejar Cinta Tuan Angkuh

Mengejar Cinta Tuan Angkuh
Bab 5


__ADS_3

pagi hari


suara kicauan burung dan kilauan cahaya matahari mengganggu tidur pulas seorang pria hingga dia terbangun


kenzo, yang merupakan pria itu bangun dari tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi lalu membersihkan dirinya


setelah selesai dia membersihkan dirinya dan sudah berpakaian rapi dia keluar dari kamarnya menuruni tangga lalu berjalan mendekati rizky dan william


"dimana arya" tanya kenzo. serius


rizky dan william hanya menggelengkan kepalanya


"mungkin pulang" sahut william.


"yasudah lebih baik kita berangkat" ucap rizky. berjalan keluar dan di susul kenzo dan william


mereka menggunakan mobil yang berbeda karena kenzo ingin sendiri mengenakan mobil hitam lamborghini nya dan memberikan kunci mobil ferari hitam-gold miliknya kepada rizky dan william


"dia selalu seperti itu" kesal rizky. menatap kenzo


"berapa lama sudah kau berteman dengannya sampai kau tidak mengerti" ucap william. menepuk bahu rizky


phakk


"ya kan gue gak ingat goblok" sahut rizky. geram


"itu adalah mobil pertama yang dia beli setelah dia sukses dan dia hanya mengizinkan wanita yang akan menjadi masa depan untuknya menaiki mobil itu" jelas william. singkat


mereka berdua menaiki mobil ferari yang di berikan oleh kenzo dan melajukan mobil itu meninggalkan kenzo yang belum bergerak sedikit pun


kenzo menatap rizky dan william yang sudah menjauh darinya membuatnya membuka pintu mobil lamborghini hitam itu dan masuk lalu menjalankan mobil itu


kenzo menjalankan mobil itu pelan hingga dia melihat kerumunan orang menghalangi jalanan membuatnya berhenti


cekiiiit


mobil kenzo berhenti dengan sempurna


tap tap tap


langkah kaki kenzo mendekati kerumunan serta bertanya ada apa membuat kerumunan itu membuka jalan untuk kenzo


"tuan apa anda mengenal gadis ini" tanya seorang warga yang menopang tubuh seorang wanita yang pingsan di tangannya


kenzo mendekati warga itu lalu memerhatikan dengan seksama wajah gadis itu


"wanita ini, apa yang terjadi" batin, kenzo


kenzo menatap sekeliling lalu bertanya


"apa yang terjadi" tanya kenzo.


mendengar pertanyaan itu seorang bapak-bapak keluar dari kerumunan itu lalu berjalan mendekati kenzo dia berkata


"gadis ini tadi tidak sengaja terserempet motor membuatnya pingsan. karena kami tidak mengenalnya jadi kami berniat membawanya kerumah sakit, beruntung mas sepertinya mengenal gadis ini jadi kami akan meminta mas untuk membawa gadis ini kerumah sakit atau kekeluarganya" ucap bapak-bapak itu. menjelaskan


"pak maaf saya tid.. "


belum sempat kenzo menyelesaikan perkataannya kerumunan orang-orang itu berhamburan membantu memasukkan annisa kedalam mobil kenzo

__ADS_1


"kenapa sekarang menjadi seperti ini" batin, kenzo berfikir


karena tidak bisa menolak massa dia mengendarai mobilnya dan berjalan menuju rumah sakit tapi


enghh


suara sadar annisa membuat kenzo menatapnya


"sudah sadar" dingin kenzo. menatap annisa


akh... teriak annisa. bangun dan memegang kepalanya yang sedikit sakit


"aku di mana" tanya annisa. menatap sekeliling


"mobilku"


annisa menatap kenzo yang menyetir mobil itu lalu berkata


"pak kenzo" kaget annisa. tidak percaya


annisa kaget melihat kenzo yang menyetir mobil dan dia menatap isi mobil itu


"ini, mobil pak kenzo" batin, annisa


annisa terus menatap kenzo dengan bingung ingin bertanya atau berterima kasih membuat kenzo menginjak rem dan


tuk


jidat annisa menghantuk kursi di depannya


"pak apa yang bapak lakukan" tanya annisa. memegangi jidatnya


"tapi pak nanggung itu kampus sudah kelihatan" annisa menunjuk kampus yang hanya berjarak satu blok dari mereka


"turun" ucap kenzo. tidak peduli


annisa turun dari mobil itu dan menutup pintu dengan kasar membuat kenzo membuka kaca mobilnya lalu berteriak


"jika pintu mobilku rusak kau harus menggantinya, tapi aku rasa walaupun kau menjual tubuhmu juga tidak akan mampu"


kenzo menyindir annisa lalu menjalankan mobilnya menuju kampus pria


annisa mematung mendengar perkataan kenzo dan kembali sadar saat seorang wanita menepuk bahunya


phakk


"apa yang membuatmu melamun" tanya yuri. menatap kearah tatapan annisa


"tidak" sahut annisa.


yuri berfikir karena tidak percaya dengan perkataan annisa tapi tidak ada jawaban di benaknya membuatnya menatap annisa ingin bertanya


tapi angin kencang, membuat rambut poni annisa yang menutupi kening annisa kini sedikit terbuka


"ini kenapa" khawatir yuri. menyentuh kening annisa


aaa.... teriak annisa kesakitan kemudian dia menurunkan tangan yuri


"ini semua gara-gara pak kenzo" geram annisa.

__ADS_1


yuri yang khawatir itu kini menarik tangan annisa menuju kampus dan membawanya ke ruangan uks tanpa menghiraukan tatapan dan bisikkan orang lain


mereka terus berjalan hingga di depan ruang uks yuri masuk dengan menarik tangan annisa dan menyuruh annisa untuk duduk di ranjang uks


dia berjalan mengambil kotak p3k dan mengobati luka di kening annisa


"apa yang di lakukan pak kenzo sampai kepalamu memar dan juga ada merah bengkak seperti bekas terhantuk" tanya yuri. mengobati annisa


"ini" ucap annisa. menyentuh memar di dahinya


"ini akibat aku terserempet motor sialan itu" kesal annisa.


"dan kalau ini gara-gara pak kenzo, dia ngerem mendadak dan kepalaku terhantuk kursi hingga memerah seperti ini" geram annisa. menyentuh dahinya yang bengkak


yuri kaget mendengar ucapan annisa membuatnya berteriak tidak percaya


"apa, kau naik mobil si tuan angkuh" teriak yuri. tidak percaya


annisa mengangguk mengatakan ya tapi dia teringat sesuatu membuatnya berlari keluar


"kameraku" ucap annisa. berlari


annisa terus belari menuju parkiran karena takut kenzo sudah tidak bersama mobilnya, benar saja setelah annisa sampai di parkiran kenzo sudah tidak ada di parkiran


"sekarang bagaimana" ucap annisa. membuka pintu mobil


pintu mobil yang di buka annisa itu tidak dapat dia buka karena di kunci oleh kenzo membuat kesal annisa dan menendang ban mobil kenzo


"sialan" ucap annisa. menendang ban mobil


dia berjalan menuju kantor tapi kerumunan siswa dan siswi di mading kampus membuatnya heran dan bertanya kepada salah satu dari mereka


"ada apa di mading" tanya annisa. menarik tangan salah satu siswa


"kamu belum tahu" ucap siswa itu. membuat annisa menggelengkan kepalanya


"tidak" sahut annisa


"itu berita heboh hari ini tentang dewi kampus yang memukul seorang siswi hingga masuk rumah sakit" ucap siswa itu. menjelaskan


annisa terdiam mendengar itu dan melangkah meninggalkan siswa tadi lalu bergerak ke ruangan uks


"siapa yang menyebarkan fitnah itu" batin, annisa


tap tap tap


annisa melangkah masuk kedalam uks dengan keadaan melamun membuat yuri berkata


"nisa jangan melamun" ucap yuri. membuyarkan lamunan annisa


ah.... kaget annisa sadar dari lamunannya


annisa kemudian menatap yuri bingung dan berkata "apa yuri belum mendengar kabar itu" batin, annisa


annisa lalu membuka berita kampus di ponselnya dan memperlihatkan kepada yuri membuat yuri kaget melihat itu


"ini kenapa berita ini menjadi begitu besar" kaget yuri. menutup mulutnya


.

__ADS_1


__ADS_2