Mengharap Cinta Dari Suami Keturunan Sultan

Mengharap Cinta Dari Suami Keturunan Sultan
Episode 17: Cemburu


__ADS_3

Hari kamis, pukul 07.01.


Seperti biasa, Karlha menyiapkan sarapan untuk keluarganya.


Berbagai sarapan ia masak, dan semua itu kesukaan nenek, Adel, dan Argian.


Setelah masakan Karlha siap, aroma dari masaknnya membuat seluruh orang menjadi lapar seketika.


Bahkan Karlha tidak perlu repot² membangunkan Argian, karna masakan Karlha lah yang telah membuat Argian terbangun.


" Wah, Karlha, aroma masakannya sangat menggoda, aku menjadi lapar " Puji Argian.


" Wah sungguh, terimakasih " Ucap Karlha.


" Aku makan yaa " Izin Argian.


" Sttttt, km harus mandi dl, setelah mandi, baru boleh makan " Kata Karlha.


" Tp nanti makanannya dingin " Kata Argian memberikan alasan.


" Makanannya tidak akan dingin, karna makanannya begitu panas " Jelas Karlha.


" Ta-tapi " Kata Argian yang tidak ingin mandi.


" Tidak, Argian, kau harus mandi dl, ayo sana " Kata Karlha.


" Baiklah² " Jawab Argian.


Setelah usai mandi, Argian turun kebawah dan menuju meja makan untuk sarapan bersama.


" Apa makanannya masih ada? " Tanya Argian.


" Masih kok, aku ambilin yaa " Jawab Karlha.


Karlha pun mengambilkan sarapan untuk Argian dan kembali duduk dikursinya lalu menghabiskan makanannya.


Tiba tiba nenek bicara..


" Argian, Karlha.. Sepertinya kalian ini belum pernah honeymoon yaa? Kenapa kalian tidak ingin pergi honeymoon untuk menghabiskan waktu bersama? " Tanya nenek.


" Honeymoon? Ahh ya ampun nenek, maksud nenek aku dan Karlha harus honeymoon untuk sering melakukan itu? Mengapa harus jauh jauh, kita bisa melakukannya di rumah saja bukan " Kata Argian.


" Ya memang bisa sih, tapi jika kalian honeymoon akan memberikan suasana yang baru, itu maksud nenek "


" Honeymoon itu apa sih? " Celetus Adel tiba tiba.


" Kamu masih kecil, belum boleh tau tentang itu " Jawab Argian.

__ADS_1


" Ihhh! Nyebelin! "


" Kalau begitu, nanti biar kami berdua pikirkan lagi, untuk kedepannya " Kata Karlha kepada nenek.


Singkat cerita setelah selesai sarapan, Argian pamit untuk pergi ke kantor.


" Aku pergi dulu "


" Iya, hati hati ya suamiku "


" Nggak mau ikut? "


" Hmm..enggak dehh "


" Ya udah aku berangkat dulu "


Suara mobil pun mulai terdengar menjauh.


Singkat cerita, sampailah mobil Argian di depan kantor.


Di depan pintu masuk, terlihat Tiara yang sedang menunggu Argian. Tiara mengenakan pakaian yang amat berbeda sehingga membuat penampilannya menjadi dikagumi oleh semua orang.


" Pagi, Boss! " Sapa Tiara.


" Jangan panggil saya begitu. Itu terlalu asing bagi saya "


" Penampilan yang tidak biasa ini, membuat orang terkagum kagum. Mengapa hari ini kau tampil berbeda? " Tanya Argian.


" Tidak ada yang spesial, aku hanya ingin terlihat seperti kekinian. Jadi bagaimana? Outfit ku cocok kan denganku "


" Tidak. Gantilah pakaianmu " Jawab Argian.


" Tidak akan. Cocokkan outfitku denganku? "


" Tidak. Gantilah pakaianmu "


Mereka terus mengulangi perkataan mereka dan berhenti di depan ruangan Argian.


" Sudah sudah cukup! Lebih baik jika kau bekerja dengan benar, kembalilah bekerja! Dan jangan lupa bawakan makan siang saya nanti "


Kata Argian sedikit ketus, kemudian meninggalkan Tiara dan masuk keruangannya.


Singkat cerita, waktu menunjukan pukul 12.20 siang. Terdengar suara ketukan di pintu ruangan Argian.


" Masuk! "


" Ini makan siangmu! " Rupanya itu Tiara yang mengantarkan makan siang untuk Argian.

__ADS_1


" Mengapa wajahmu begitu kusut? "


" Kau tidak menyadari bahwa aku kesal kepadamu!!!? "


" Mengapa kau kesal padaku? "


" Kau tadi membentakku, dan kau meninggalkanku masuk ke ruanganmu tanpa basa basi "


" Ayolahh. Aku hanya bercanda, ehemm.. Sebagai seorang Bos tentunya "


" Kau tidak akan meminta maaf kepadaku? "


" Baiklah baiklah. Maaf.. "


" Aku terima permintaan maafmu "


Tiba tiba pintu terbuka, dan ternyata yang membukanya adalah Karlha yang sedang berkunjung.


" Kalau begitu, aku akan lanjut bekerja "


Kata Tiara.


Setelah Tiara keluar, Karlha pun masuk ke ruangan Argian dengan wajah cemberut.


" Kenapa kok datang datang cemberut? " Tanya Argian.


" Kenapa kau sangat akrab dengan sekertarismu itu!? Apa sekarang Bos dan sekertaris bisa tertawa begitu lebar begitu!? "


" Apa kau cemburu, Karlha? " Tanya balik Argian.


" Eng-enggak aku enggak cemburu "


" Mengaku saja, aku bisa menerimanya "


" Ihhh enggak! Aku enggak cemburu! "


" Ya udah, aku minta maaf ya. Lain kali aku tidak akan seakrab itu dengan karyawanku. Apalagi jika wanita "


" Apa kau mengira aku cemburu! "


" Yaa begitulah.. "


~Bersambung~


Kalau suka nggak suka komennn y guys biar aku bisa mengembangkan diri.


Okayy? Byee se you next time🙌🙌♥️

__ADS_1


__ADS_2