
Pagi hari yang cerah Karlha terbangun dari tidurnya, dan pagi pagi ia sudah mendapatkan telpon dari Argian.
Karlha fikir Argian ingin menghinanya atau sebagainya, tapi ternyata Argian ingin menjemput Karlha pagi ini untuk memilih baju pernikahan dan mengurus undangan undangan pernikahan.
Dengan sedikit heran karena mengapa saat Argian berbicara suaranya terdengar sangat bersemangat, tapi karena tidak ada waktu yang banyak Karlha bergegas untuk mandi dan memakai baju yang layak ia pakai.
Setelah itu, terdengar suara klakson mobil dan saat Karlha melihatnya ternyata itu Argian tetapi Argian tidak sendiri ia bersama seseorang yang merupakan neneknya.
Segeralah Karlha keluar dan saat ia membuka pintunya nenek Argian terlihat sangat senang melihat Karlha bahkan nenek Argian memuji Karlha terus menerus.
Lalu mereka segeralah berangkat ke toko baju pernikahan, disana mereka sudah disambut oleh beberapa orang.
Orang tersebut adalah pegawai dari toko baju pernikahan itu dan sudah bersedia untuk melayani mereka, memilihkan baju pernikahan mereka dan sebagainya.
Saat nenek Argian ingin melihat lihat, Argian mengatakan bahwa ia sebenarnya terpaksa jadi ini semua bukan kemauannya melainkan neneknyalah yang memintanya.
Tentu saja bagi Karlha sangat biasa mendengarnya karena ia tahu pasti ada sesuatu mengapa Argian mengajaknya memilih baju pernikahan.
__ADS_1
Setelah mereka menyelesaikan urusan baju pernikahan dan undangan, nenek Argian meminta Argian untuk mengantar Karlha dan dirinya ke mall untuk belanja.
Tentu saja Karlha terkejut yang awalnya tidak bertanya ingin belanja atau tidak tiba tiba langsung mengajak.
Akhirnya mau tidak mau Argian harus menuruti keinginan neneknya, beberapa jam sudah berlalu, dan Argian sangat terkejut karena melihat neneknya dan Karlha membawa banyak tas belanja mereka yang sampai menumpuk sekali ya walaupun mereka juga ditemani dua penjaga.
Lalu mereka memutuskan untuk mengantar Karlha pulang saat Argian dan Karlha sedang berjalan Argian bicara sambil berbisik bisik.
" Hey, apakah kau yang memoroti nenekku, katakan saja!" Kata Argian
" Tolong soal hal ini jangan menuduhku, nenekmu yang memaksaku" Kata Karlha.
Sesampainya di rumah Karlha, kalian tahu apa yang dilakukan Karlha saat Argian dan neneknya telah pergi? sepanjang ia jalan ia hanya mengatakan " ILEON!" yang artinya ya ampun.
Beberapa hari telah berlalu tak terasa hari dimana Karlha akan menikah dengan orang yang sangat sangat sangat membencinya tidak mencintainya dan menikahinya hanya sebatas titipan orang tuanya bukan karena dasar cinta.
Pernikahan itu telah terjadi setelah selesai, dikamar Karlha menangis dan ditambah lagi Argian membentaknya supaya dia diam.
__ADS_1
Malam itu Karlha dan Argian tidak melakukan apa apa.
Saat mereka tidur Argian menatap ke arah Karlha dan ia sangat ingin melakukan sesuatu pada Karlha tapi bukan menyakitinya.
Pagi telah datang cahaya yang lembut mengenai wajah Karlha dan ia terbangun, saat ia sudah sepenuhnya terbangun ia terkejut dirinya sudah tidak berpakaian, dan ia juga melihat Argian sudah tidak berpakaian.
Lalu ia bertiak sangat kencang sehingga telinga Argian sakit.
Karlha baru ingat dirinya adalah istri Argian, tapi juga ada pertanyaan yang ingin dia katakan kepada Argian yaitu, mengapa Argian melakukan itu padanya sedangkan Argian membencinya tetapi ia tak berani mengatakan itu.
Dan sekarang Karlha tahu masih ada kasih sayang didiri Argian jadi, Argian belum terlalu membencinya. Sekali lagi Karlha percaya bahwa keadilan akan datang keorang yang baik dengan cara yang berbeda, unik, atau sebagainya.
Ini adalah kisah mereka......
Hiii !. Gimana seru nggak guys semoga seru yak 😊😊. Kalau kalian suka jangan lupa like, komen, beri hadiah ya oke...... sampai jumpa 🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️.
...----------------...
__ADS_1
BERSAMBUNG ~~~