Menikah?

Menikah?
sahhhhh


__ADS_3

Hari berlalu begitu cepat, para tamu mulai berdatangan memenuhi tempat yang sudah di persiapkan untuk acara pernikahan. dihotel yang disewa orang tua Kevin.


rina yang terlihat cantik dengan kebaya putih modern, riasan simpel namun elegan memancarkan pesona seperti mutiara yang terbenam ....


Rina mulai gugup saat menyadari dirinya akan menjadi istri dari seorang pria yang baru dia temui 2 hari yang lalu . Kemudian rina turun dari tangga didampingi Marni disebelahnya


"Karina kamu gausah gugup sayang kamu itu sangat cantik seperti bidadari hari ini ucap ibu rina berusaha menghibur putrinya"


Degup jantung Karina seketika berdetak kencang, nafasnya tiba-tiba memburu seakan akan mau putus,melangkah bersama kedua orang tuanya menuju tempat pelaksanaan ijab kabul, apalagi saat melihat begitu banyak tamu yang sedang memperhatikannya dan berbisik-bisik seakan enggan untuk menatap rina,


rina menyadari tatapan seorang pria tampan yang sudah lama menanti kedatangan nya bersama seorang penghulu


Rina telah sampai didepan penghulu disebelahnya ada Kevin yang sedang memerhatikan dirinya entah kagum atau apa aku pun tidak tau namun mata itu tak berhenti menatap Rina


"Bagaimana Kevin siap ?" Tanya penghulu


"Kevin mengangguk menandakan ia setuju"


Tanpa berlama lama ijab qobul pun dimulai, suara Kevin terdengar memenuhi seisi ruangan saat mengucap ijab qobul.


"Bagaimana saksi sahh? "Seru penghulu


"Saaaaaahhhhh" jawab seluruh yang hadir di ruangan itu


Semua yang terjadi dirasakan bagaikan mimpi bagi rina, karena hanya dalam hitungan menit dia telah resmi menjadi istri dari Kevin,


Siang pun berlalu berganti malam Karina duduk diam diatas kasur seorang diri, begitu banyak pertanyaan yang berterbangan di atas kepalanya


"Kevin diruang sebelah?, dari tadi kita belum bicara aduhh!, aku nggak tau gimana Perasaannya?, bagaimana tanggapan dia tentang pernikahan ini ?


ini cuma nikah kan? Hanya semacam setatus diatas kertas ? hanya sepotong kertas? tapi kenapa Kevin tidak berbicara apapun? percakapan terakhir kita saat dia membawa ipedku  ku


sebelum menikah kita tidak boleh bertemu, setelah menikah kita harus bagaimana, didalam novel bilang malam pertama itu indah, nggakk aku nggak mau aku belum siap menggendong anak !!


ah sudahlah aku harus mandi dulu ucap Karina lalu bergegas masuk kekamar mandi dan menyalakan shower membasuh seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Tak berselang lama, Kevin datang dan masuk ke kamar, namun ia tidak mendapati seorangpun dikamar nya.


"Dimana Rina ?tanya Kevin dalam hati


Samar samar terdengar ada suara dari dalam kamar mandi. Kevin mendekati kamar mandi, ia mendengar Rina sedang bernyanyi kecil.


"la....la...la.....la...la..la.."nyanyian Rina terdengar dari luar kamar mandi.


Tiba tiba sajah ada yang mengetuk pintu kamar mandi


Tok


Tok


Tok


Rina terkejut bukan kepalang karena dirinya masih berendam dalam bethtub, dan tentu sajah tanpa sehelai benang pun.


"Eits siapa diluar? Tanya rina dengan suara keras


"Hei kalo mandi jangan lama-lama, pakai nyanyi segala, dasar cewek kalo mandi lama banget , cepetan !" Ucap Kevin


syukur lah dia sudah mau bicara tapi sekalinya bicara kaya orang sinting Gumam Rina


"Iya bentar ,cerewet amat jadi orang, nggak sabaran banget si !" Jawab Rina kesal


Kevin kemudian pergi menjauh dari kamar mandi dan membiarkan Rina menyelesaikan mandinya.


Kevin duduk santai diatas sofa yang terletak di sudut hotell yang sudah disediakan sembari memikirkan Rina


"semenjak lamaran itu gue belum bicara apa-apa ke rina, gue nggak tau perasaannya gimana sekarang ! apa dia menerima lamaran orang tua gue? Apa dia terpaksa menerima gue ? begitu banyak pertanyaan yang memenuhi isi kepala Kevin membuat si empunya merasa pusing.


Seperti cerita novel  pada umumnya, adegan selesai mandi akan di perlihatkan disini . Sudah sekitar 30 menit Rina berada didalam kamar mandi, dan harus segera keluar Karen tubuhnya sudah mulai kedinginan. Selma itu Rina mandi? Sebenarnya apa yang Rina lakukan di dalam sana?


Adegan ini pun akan segera dimulai dimana Rina kebingungan mencari bajunya ia hanya membawa handuk. Mungkinkah semua cerita dalam novel ada adegan seperti ini? Entahlah yang jelas saat ini Rina panik.

__ADS_1


"Apa Kevin masih diluar sana ? Gumam Rina sambil gigit jari. Iya mendesis beberapa kali Soraya mondar mandir barang kali menemukan ide.


Rina akhirnya berdecak karena tak kunjung menemukan ide. Iya maju dengan sedikit Badannya di rendahkan lalu menempelkan daun telinga pada pintu kamar mandi. Rina berkedip-kedip dan mulai mendengar kan suara diluar sana tapi sayangnya tidak ada yang bisa Rina dengar dengan jelas. Suasana diluar sana tampak sepi.


"Apa Kevin tidak ada?" Oh mungkin dia keluar


Cukup lama Rina kembali berpikir hingga pada akhirnya memutuskan untuk keluar dari kamar mandi.


Dirasa sudah yakin,Rina kemudian meraih kenop pintu, ia mengambil napas dalam-dalam lalu perlahan mulai menekan kebawah hingga pintu tersebut perlahan terbuka.


"Kenapa lama sekali"


Saat itu juga Rina terkejut hingga hampir saja terpeleset karen lantamar mandi yang licin. Hal ini tidak ada dalam bayangan Rina yang akhirnya malah terjatuh dalam pelukan Kevin saat ia spontan menarik lengan Kevin ketika tubuhnya sempoyongan.


Jantung keduanya sudah berdegup tidak karuan. Mata masing-masing saling pandang seolah sedang bertukar pikiran. Rina membisu bahkan kelopak matanya sulit sekali untuk berkedip. Tatapan Kevin begitu dalam dan Rina bohong jika ia mengaku tak terpesona. Satu tangan Kevin sudah merangkul pada pinggang Rina, sementara satu tangan lagi tengah menahan pada kusen pintu supaya bisa berdiri tegak.


"Apa kamu lupa bawa baju sayang "


Kening Rina langsung berkerut dan detik berikutnya ia baru sadar dan langsung mendorong tubuh Kevin dengan kuat. Berjalan menerobos Kevin yang berdiri di ambang pintu.


Tanpa melihat maupun berbicara Rina langsung pergi menuju lemari untuk mengambil pakaiannya. Posisi yang berjalan menunduk, tidak diketahui kalou saat ini mata Kevin sedang menatap tubuh Rina yang hanya terbungkus handuk hingga bagian pahanya yang putih mulus terlihat.


Sebelum pikirannya semakin kacau kemudian kevin buru-buru masuk kedalam kamar mandi


***


Setelah selesai Rina mengganti baju ia duduk dipinggiran ranjang ..


"Kelihatan nya Kevin baik baik sajah mengenai ini semua ! dia lebih tenang dariku dan juga makin nyeselin ! seperti biasa candaan yang sering ia lontarkan seakan mengatakan kita akan baik baik sajah,


menghapus perasaan negatif yang dari tadi menumpuk di kepalaku, kurasa aku terlalu banyak berpikir ucap Karina dalam hati


15 menit kemudian Arya masuk kekamar hanya menggunakan handuk yang melilit menutupi Joni, memperlihatkan perut kotak kotaknya, walaupun Kevin masih SMA tapi dia memiliki stuktur tubuh yang ideal dengan tinggi badan 175


"Aaaaaaaa Kevin lu gila ya Lo kalo mau goda gue liat liat dulu kalii ini masih jam 7 orang-orang belum pada tidur teriak Karina sambil menutup wajahnya menggunakan bantal

__ADS_1


"Hahaha apa si rin lu baru liat gw telanjang setenga badan ajah udah kesetanan gimana kalo Lo liat Joni guee ngiler luu ucap Kevin bergegas memakai baju


"Dasar mesummm" ucap Karina


__ADS_2