
"hari keberangkatan Bara pun tiba mayang mengantarkan suami nya itu kebandara bara yang tak mau lepas dari istri nya di sepanjang pejalan hanya memeluk istrinya yang susah untuk bergerak karna perut nya yang membesar dan suaminya yang manja itu membuat mayang harus extra sabar "
" sesampainya di bandara Bara memeluk istrinya untuk pergi ke pesawat pribadinya "markus dan viona yang melihat itu pun merasa sedih melihat boss sekaligus sahat nya yang seperti itu mba mayang yang sabar ya pasti Mas Bara akan baik" saja nanti kalau markus ke London pasti akan menemui Mas Bara "" "makasih ya vio lalu viona pun memeluk ku Mas Bara yang kini sudah di dalam pesawat"
__ADS_1
"setelah aku sampai rumah aku memilih diam di dalam kamar menangis karna merasa kehilangan suami yang aku cintai, ibu mengetuk pintu dan aku menyeka air mata ku" "ibu boleh Masuk mayang?" iya bu Masuk lah ibu yang sudah Masuk pun langsung memeluk ku aku pun menangis semakin kuat kesedihan yang ku tahan Ahirnya kukeluarkan juga "yang sabar sayang berdoa lah Semoga suamimu cepat kembali semua pekerjan nya cepat selesai" amin.... Bu "
" Bara yang ada di dalam pesawat pun hanya diam tak mau berbicara apa pun meskipun dia pergi bersama sekertaris ayah nya France nama sekertaris itu " France yang melihat Bara diam pun dia tak berani berbicara apa pun hanya diam seribu bahasa higa mereka sampai di Heathrow Airport London" maaf tuan anda harus ke apartments keluarga adones terlebih dahulu sebelum ke apartments anda"
__ADS_1
"Bara yang mendengar Itu pun mengerutkan dahinya" maaf tuan tadi tuan besar berlesan agar menemui keluarga paman anda dan mengucapkan Salam agar mereka melihat kalo anda benar" ada di London sehinga mereka percaya apa yang tuan besar katakan pada mereka "Bara pun hanya mengikuti apa yang sekertaris itu katakan"
" sayang biarkan bara Masuk dan duduk dulu pasti Bara sangat capek dan lapar ucap tante marlena dan om hery ayo Bara Masuk dan beristirahat lah dulu "maaf om aku harus Segera ke apartments soal nya aku mau istirahat dan berbicara dengan Mama, mama pasti hawatir kalo aku sampai telat mengabari nya" oh baik lah Bara kalo begitu minum lah dulu "baik tante terima kasih
__ADS_1
" Bara yang sudah sampai di apartments nya pun langsung menuju kekamar nya rere yang ikut dengan nya pun tak tau malu nya ikut kekamar sedangakan Bara sudah melepas semua baju nya yang akan mandi karna lenket badan nya dirasa "rere yang melihat itu langsung memeluk Bara," apa yang kau lakukan di kamar ku lepaskan "
" sayang kita kan sebentar lagi akan menikah jadi jangan malu" Bara yang mendengar itu pun terkejut karna ucapan rere tentang pernikan mereka "apa yang kamu katakan tadi siapa yang menikah dengan mu?" tentu saja kamu sayang apa kamu belum tau kalo kita akan menikah nanti setelah pertunangan kita jadi aku tidak masalah kalo kita melakukan nya sekarang toh nantinya kamu akan menjadi milik ku"
__ADS_1