
"ahaha dia orangnya memang sangat bersih jadi gitulah sampai bulu ketiaknya pun tidak ada yang menempel di tubuhnya,ohh yasudah lanjut pak mau bicara apa?"canda ibu rara,jo pun menanggapinya dengan ketawa karna mengingat ucapan rey kalau jo itu harus ramah mudah ketawa,jadinyq jo mengubah sikapnya di depan ibu rara."ahh ya saya sampai lupa hahaha...jadi gini bu,anak ibu mendapatkan beasiswa ke jepang karna saya lihat anak ibu cukup pintar,jadi selama dia sekolah SMA di di jepang,dan kalau mau lagi melanjutkan studynya saya berminat untuk memasuki rara ke korea selatan,gimana?apa ibu setuju?"ucap jo.mendengar perkataan sang guru(jo) ibubya tidak percaya rara?sepintar itukan dia,perasaan kerjaannya itu mandang si orang korea mulu,kapan belajarnya,anak bodoh itu bermain licik rupanya,dia cerdas tapi saya sendiri gak tau,ohh mungkin sayanya yang ******:v..."gimana bu apa ibu berminat?"ucap guru(jo)lagi."ahhh,bisa kita tunggu rara keluar tidak,karna semua keputusan ada di tangannya"tak lama rara pun keluar memakai baju berwarna putih dan celana training hitam tak lupa dengan rambutnya yang panjang dia ikat gulung ke atas."itu dia...raa kesini cepat"teriak ibu rara."iyaa sebentar....uhhh pasti ngebicarain beasiswa itu kan".saat rara duduk di hadapan jo,jo pun tidak bisa berhenti menatapnya dan itu membuat rara ilfil."apa dia berpakaian seperti itu kalau di rumah,menakjubkan,pliss sayang,seharusnya kamu itu jangan berpakaian itu,aku tidak tahan melihatnya"jo hanya melamun dan melamun padahal rara dan ibunya memanggil dia beberapa kali,tak tahan lagi rara mengibaskan tangannya plakkk yaaa rara menampar jo."raaaaa"ucap tegas ibunya."tak apa bu,dari pada dia ke sambet terus kesurupan,nanti siapa yang akan susah?aku sama ibukan?"rara ketawa kencang di hatinya baru kali ini dia menampar jo sangat kencang,bagi rara itu tidak seberapa saat jo mencium rara di dalam mobil,anggap saja itu sebuah pembalasan.jo pun melanjutkan pembicaraannya lagi"apa kamu setuju ra?"ucap jo,rara bingung dan melihat ke ibunya,ibunya mengangguk isyarat kalau rara di beri izin saat jo melihatnya,jo pun mengepal tangannya,menggigit bibirbya dan berkata di dalam hati yesss gua di restuin."baiklahh baiklah saya mengerti,pasti ibumu sudah memberi izin,benarkan?"ucap PeDe jo,rara dan ibunya tersenyum kepada jo."jodoh emang gak kemana"batin jo senang....."upss yasudah saya permisi pulang"jo pun berjabat tangan dengan ibu rara,ketika jo berjabat tangan dengan rara,jo bersempat sempatnya modus"selamat ra"rara menjabat tangan jo,dan jo memegang tangan rara dengan lembut,rarapun merasa jijik dan melepaskan tangannya lalu menggosok tangannya ke bajunya,jo melihatnya lalu menatap rara dengan sinis"papaan dia,lain kali tangan gua,gua kasih parfum bangke biar lu kejang kejang sekalian"batin jo.
__ADS_1
jo pun pamit,dan memasuki mobilnya,tak lama di mobil jo menelpon rey,rey mengangkat telpon dengan cepat.
__ADS_1
berhasillllll teriak jo,rey menjatuhkan hpnya di atas meja"untung gk pecah hp gua,emang sialandangkalan tuh si jo"ucap rey.
__ADS_1
nextt....
__ADS_1