Menikah Di Umur 16 Tahun

Menikah Di Umur 16 Tahun
sudah berani kau rupanya sayang


__ADS_3

johan sangat senang mendengarnya,sejujurnya dia tidak mau kalau warisannya di serahkan semua ke anak tirinya(aldo)tapi apalah daya sebuah janji."bagus jonathan,percepatlah pernikahannya,jangan lupa pula kau membawa calon istrimu,ku tunggu".ucap johan dan pergih meninggalkan semuanya,sedangkan aldo ia memasang wajah kesalnya,namun ia harus berpura pura bahagia."kak aku turut senang akhirnya kau menang dalam pertandingan ini".ucap aldo,ia pun ikut pergih dan di ikuti oleh ayumi dan agas,tinggallah jonathan sendiri di sofanya,memasang muka licik dan tersenyum ala pyscho jonathan."janganlah berpura pura bahagia aldo,aku tahu kau sangat tidak senang,dasar bermuka dua"ucap jonathan,jo membaringkan tubuhnya di sofa dan memejamkan matanya.


pukul 02.30 malam


semua orang sangat ramai."jonathan bersiaplah,pakai jasmu".ucap ayumi lalu pergih,jo sangat senang kalau ia menikah dengan rara secepat ini.pernikahannya di mulai di sebuah gereja,rara yang cantik dan elegan dan juga pedampingnya sangat tampan dan gagah.pendeta mengucapkan ucapan janji suci kepada pengantin."kau sudah menjadi suami istri".ucap pendeta.namun setelah ia menikah ada sebuah kecelakaan yang menimpahnya,sebuah truk besar menabrak mobil keluarga jonathan."sayangggg"teriak jonathan.

__ADS_1


jo bangkit dari tidurnya dengan pakaian yang sudah basah dengan air gerahnya,jo sangat lemas ketika ia bermimpi."tidak,aku tidak akan membiarkan mimpi itu menjadi kenyataan,rara...aku harus menelpon rara".tapi ketika jonathan nelihat jam di ponselnya sudah pukul jam 3 pagi."apa aku harus menelponnya,bagaimana kalau dia sedang tertidur,kan sama saja aku membangunkannya,suami macam apa aku"ucap ceplosnya,padahal rara sendiri tidak bisa tertidur entah kenapa,ia sulit sekali tidur."duhhhh kenapa gak bisa tidur sihhhh,apa harus aku meminum obat tidur,lama lama mata aku buang juga nih"ucap ceplosnya."jo tidur apa tidak ya,emmm mau nelpon tapi takut...takut dia GE'ER,GE'ER diakan selangit,ihh amit amit deh,barin ajalah."rara membulak balikkan tubuhnya agar bisa tertidur,tapi ahh tetap saja."ahhhhhhhhh susah bangat sihh".rara pun mengacak acak rambutya.


sedangkan jo,ia melihat ke jendela sambil berdiri,mundar mandir kesana kemari sambil memikirkan mimpinya."apaaaaa?jerawat?tidak mungkin apa ini hanya mimpi juga,ahh ku harap begitu,jerawat ini sangat menghalangi ketampananku".jo berniat membuang jerawat namun ia tidak tahu membuang jerawat bagaimana,tanpa fikir panjang jo memencet dahinya dan menjerit kesakitan."sialan".gumam kesalnya."telpon ajalah,gak baik kalau di tundq tunda,terserah dia marah atau tidak".jo jalan mengambil ponselnya.


"kenapa kau tidak tidur".tegas rara."

__ADS_1


"kenapa kau tidak tidur!".jawab jonathan.


"kauu ini,ohh baiklah,kau pasti rindu denganku?jujur saja!"ucap rara."ehemm,sudah berani kau rupanya".jo menjawabnya dengan muka memerah dan agak malu,sedangkan rara ia biasa saja."ya bodo amat,memangnya pria saja yang bisa,wanita juga bisa kali,jangan meremehkan ku ya jonathannn"ucapnya."aku tidak meremehkanmu sayang"tidak mau kalah,jo pun berbicara seperti itu."ahh sayang"ucap kembali rara,jo hanya tertegun mendengar ucapan rara dan segara ingin sekali jonathann......


Nexttt....😅😆

__ADS_1


__ADS_2