
"kan,dah duga dah pasti dia matiin telponnya gak pamitan dulu sama
gua,gini nih kalo orang yang sering di sia siain,apessss akuu makk tapi untung ada nadia"ucap rey melanjutkan aktivitasnya.
__ADS_1
"ra?sepintar itukah kamu?"tanya ibu rara."ya bu emang ara pintar kan,ibunya aja yang gak pernah mandang ara,ara pintar gegara jitakkan ibu,hahaha"namun ibu rara hanya diam tidak percaya kalau anaknya mendapatkan beasiswa begitu jauh,tapi yasudahlah indah(ibu rara)sangat senang kalau anaknya pintar dan mandiri sendiri."ra kalau di jepang nanti jangan nakal,belajar yang benar,bikin ibu kecewa ibu pukul kamu pake coet biar retak otak kau"ucapan sadis ibu rara membuat anaknya menelan ludah."bagaimana kalau ibu tahu kalau ini hanya pura pura,emphhh bisa di kutuk aku"batin rara."tenang bu,ibu kek gak tau ara aja,gini gini ara bisa bela diri makannya gak ada cowok yang deketin ara,yakan?"ucapnya bangga,ibunya hanya menggeleng geleng dan meninggalkannya.
sedangkan jonathan,iya harus mencopot kumis palsunya di dalam mobil"auuuu....buset dah sakit amat,jangan sampai gua punya kumis...isshhh"dikit demi sedikit jo melepaskan kumis palsunya dannnn karna jo sangat tidak suka bertele tele ia mencabut kumisnya dengan satu cabutan sretttt."ahhhhh,huhh merah lagi,tapi gak papa lah,sakit juga ya".
__ADS_1
di rumah kediaman johan ayah jonathan dan juga aldo,menurut johan keluarganya sangat harmonis,dan di tambah 1 keluarga kecil lagi dan mempunyai bayi laki laki yang di lahirkan ayumi agas aldo badhra mahendra yang membuat suasana rumah menjadi sangat ramai.
jonathan sampai di rumahnya(kediaman keluarga mahendra)."welcome rumah yang indah,tapi penghuninya setan semua,kecuali gua sendiri"jo memasuki mobilnya di bagasi ."semenjak kedatangan tamu gak di undang rumahku sangat panas"ocehnya sambil berjalan menuju kamarnya."kakek om sudah pulang?"tanya agas ke johan,johan mengangguk iya dan mengajak agas"yuk ke om jonathan kakek anatar"agaspun senang karna ia pingin sekali bertemu jo.
__ADS_1
teriakan agas yang membuat jonathan menghentikan langkahnya dan berbalik badan."om jo,ini agas"ucap agas,jo menundukan kepalanya dan tersenyum ke agas."tau kok"ucap jo sambil mengacak acak rambut agas."om agas ikut ke kamar om ya,agas ingin main".jo pun mengeiyakan ucapan agas dan membawanya namun dengan satu syarat."izin ke bunda sama ayah dulu,om tunggu di kamar,okay?"mendengar itu agas langsung berlari menuju taman belakang untuk menemui ibunya dan ayahnya...
Nexttt.....^^?
__ADS_1