MENIKAHI AKTOR?

MENIKAHI AKTOR?
acara


__ADS_3

mentari pun selesai di permak, gaun biru langit, sepatu heels, tas biru langit, hiasan rambut, dan anting mewah. Melekat di tubuhnya







(yang di kenakan oleh mentari)


sedangkan yang di kenakan samudra adalah jas hitam dan sepatu hitam




" nah lumayan nih, jadi kan aku nggk kaya bawa gembel" ucap samudra saat melihat mentari


" WAH PARAH LO MAKSUDNYA APAAN? SELAMA INI GUE KAYA GEMBEL GITU? " tanya mentari, sedangkan samudra mengangguk tanpa rasa bersalah, mentari pun menginjak kaki samudra menggunakan heelsnya


" AUH SAKIT" ringis samudra memegang kakinya


' ternyata ni heels berguna juga, ho,ho,ho' batin jahat mentari


" udah yok" ucap samudra, sambil menarik tangan mentari dan berjalan pincang


" iya iya pelan pelan, lo pikir nggk sakit nih pake sepatu ini" kesal mentari.

__ADS_1


mereka pun masuk ke mobil mewah samudra.


di sepanjang jalan kenangan kita selalu bergandeng tangan (kok jadi nyanyi sih, ulang ulanglah)


di sepanjang jalan, mereka tak ada ngomong sama sekali


' nih cowok ngapa dah diam aja? biasanya ngomel ngomel kek orang kesurupan' batin mentari


" eh, lo ngapa diam aja" tanya mentari bingung


" ya suka suka dong, oh iya lo bisa ngomong yang sopan? ingat gue bos lo, kalau sampe lo nggk sopan sama gue. Gue bakal berhentiin pengobatan ibu lo" ucap samudra dengan tatapan kejam


' astaga pengen gue remesss mukanya terus gue acak acak, liat aja kalau sampe ibu udah sembuh bakal gue tendang dia' batin mentari


" ngerti nggk" tanya samudra


" iya ngertii banget" ucap mentari, sambil memaksa buat senyum


" bagus" ucap samudra


" turun" ucap samudra menyuruh mentari


" iya iya" ucap mentari


mereka pun masuk kedalam ruangan, yang di penuhi dengan reporter


" PAK,,PAK GIMANA DENGAN BERITA SCANDAL APAKAH ITU BETUL?" tanya salah satu reporter saat melihat samudra telah berjalan kearah mereka


" PAK, PAK APAKAH KALIAN BAKAL TETAP TUNANGAN? ATAU PERSAHABATAN KALIAN HANCUR?" tanya salah satu reporter lagi


banyak sekali pertanyaan yang terlontarkan saat samudra ingin berjalan dan duduk

__ADS_1


samudra dan mentari pun sampai di kursi yang telah di sedia kan


" PAK,,PAK SIAPA WANITA DI SAMPING BAPAK INI?" tanya salah satu reporter


" dia adalah calon istri saya yang sebenarnya, dia lah pelita hidup saya yang sebenarnya, dia lah wanita yang saya sayangi dan cintai setelah keluarga saya" ucap samudra, sok di romantisin, sampai wajah mentari enek melihatnya.


' huek gue mau muntah dengernya astaga, tenang mentari kamu harus terus tersenyum ramah' batin mentari, terus tersenyum


" WAH,, KALAU BEGITU APAKAH BERITA SCANDAL ITU BOHONG?" tanya salah satu reporter


" ya berita itu hanya sebuah ke bohongan" ucap samudra


" tapi pak, bukankah mbk nasya lebih cantik dari wanita ini" ucap seorang reporter wanita memandang rendah mentari


' woi reporter gila lu kaya cantik aja' batin mentari emosi, namun di luar ia tetap menampakkan senyum paksanya


" tak apa walau dia kurang cantik,kurang menarik, setidaknya di orangnya tulus, benarkan sayang?" ucap samudra tanpa dosa


' woi aktor bodoh, kenapa kau juga ikut ikuttan menjelekkan aku? rasanya ingin aku teriak dan lepas dari sini' batin mentari lagi


" iya" ucap mentari sambil tersenyum dan mengangguk


" BAIK PAK KAPAN PERNIKAHAN KALIAN AKAN TERLAKSANA" tanya salah satu reporter


" pernikahan kami akan terlaksa mungkin minggu ini, soalnya kami belum memikirkannya. Karena ibu pihak wanita lagi sakit. Ya pokoknya dalam waktu dekat" ucap samudra


' astagaa apa katanya dalam waktu dekat?' batin mentari


bersambung


hai gaes, makasi ya buat yang udah baca, jangan lupa tinggalin like, komen, dan vote

__ADS_1


kalau ada salah kata mohon maaf


salam hangat NKL~


__ADS_2