
setelah mereka selesai di wawancarai, dan kaki mentari sudah cukup lecet, plus pegel.Mereka pun pergi kerumah sakit.
" ayok dong cepetan" ucap samudra, sambil menarik tangan mentari untuk kerumah sakit.
" sabar" ucap mentari.
" eh bentar lu duduk di situ dulu" ucap samudra, menunjuk salah satu tangga
"ia" ucap mentari, sambil berjalan pincang, disebabkan oleh heels nggk berahklak
' sakit banget kaki gue huaa emak' batin mentari
tak lama,samudra datang membawa sendal
" apaan ni?" tanya mentari, saat melihat sendal laki berwarna putih yang terbuat dari karet
" apaan ni" tanya mentari lagi
" ya sendal lah masak uang" ucap samudra
" untuk" tanya mentari yang udah mulai lola otaknya
" untuk lu pakai maimunah" ucap samudra kesel
" hah? " tanya mentari masih loading
" ck sini lah" ucap samudra, lagi-lagi jongkok dan memakaikan sendal itu pada kaki mentari yang sudah lecet karena sepatu heels nya
__ADS_1
" dah selesai" ucap samudra, saat telah selesai memakaikan sendal pada kaki lecet mentari yang tadinya mulus
" bentar gue simpan heels lu dulu" ucap samudra, lalu pergi menyimpan heels mentari
' dia kalau baik ganteng juga ya' batin mentari tanpa sadar, sambil menatap punggung samudra yang berjalan menjauh
' astaga mentari, kamu udah gila suka sama aktor setres kek dia? sadar mentari sadar' batin mentari lagi sambil memukul pipi gembulnya
tak lama samudra datang dan melihat mentari memukul pipinya sendiri
" WOI CEWEK GILA, NGAPA LU KESURUPAN?" tanya samudra heran, saat melihat mentari memukuli pipinya
' demi apapun dia nggk ganteng, nggk ganteng sama sekali, tadi gue khilaf ' batin mentari lagi
" woi lu napa dah" tanya samudra
" nggk papa kok, udah yok masuk" ucap mentari samnil memasuki rumah sakit diikutin oleh samudra
" hwaah ada mayat" teriak mentari spontan memeluk samudra yang ada di belakangnya
" lo nggk papa" tanya samudra, pada mentari yang masih memeluknya
" gue sumpah takut sama mayat sumpah" ucap mentari sambil mengeratkan pelukkanya
" yakin karena itu? bukan karena lo suka sama gue?" tanya samudra geer
" astaga jangan geer deh serius gue takut" ucap mentari, masih memeluk samudra erat
" tapi mayatnya dah pergi dari tadi lo masih nyentel sama gue" ucap samudra, sambil menatap mentari yang masih memeluknya
__ADS_1
" ha? " bingung mentari lalu ia melihat ke belakang, ternyata benar sudah tak ada lagi mayatnya
" dih, gue kan nggk tau" ucap mentari, lalu melepaskan pelukkannya
" yaudah lah ayok masuk" ucap mentari, sambil memasuki ruang UGD diikuti oleh samudra
" ibu" panggil mentari, pada seorang wanita paruh baya yang sedang terbaring lemah
" mentari kemari nak, kamu kemana aja? terus kamu habis dari mana? kok pakai baju sebagus ini" ucap sang ibu, sambil membelai wajah cantik anak semata wayangnya
" ia mentari tadi habis pergi bu, oh iya kenalin dia samudra te" belum selesai mentari berbicara samudra memotongnya
" calon suami mentari buk" ucap samudra sambil memperkenalkan diri,bdan menampakkan senyum tampannya
' jim pengen gue jitak dia, kan kalau ibu tahu bisa bahaya, matilah' batin mentari kesel
' pasti dia lagi ngedumel tentang gue ho. ho. ho emang enak' batin samudra berbangga diri
" APA!?? " kaget sang ibu
bersambung
🌸🌸🌸
hai gaes ini udah episode ke 8 tapi belum juga ada yang baca 😞
rasanya author pengen nyerah, tapi author juga nggk mau nyerah gitu aja.
semoga aja kalian akan baca karya author kapanpun itu yaa.
__ADS_1
salam hangat NKL~