Menikahi Budak Tak Berguna

Menikahi Budak Tak Berguna
Tragedi Dermaga


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❀️🌹


πŸ’ HAPPY READING πŸ’


Di saat malam hari telah tiba, kini Darius sudah berjaga di dalam ruangannya di sebuah dermaga. Seperti apa yang dia katakan pada Maria siang tadi.


Di juga menelpon Seggy, untuk meminta bantuan tambahan anak buah. Karena mengingat siapa Maria, membuatnya merasa yakin jika anak buahnya saja tidak akan cukup untuk bisa membunuh wanita itu.


Malam yang gelap, dan suasana yang sangat mencengkram, terlihat dua mobil yang masuk ke dalam dermaga.


Mereka adalah anak buah dari Seggy yang mengirimkan bantuan untuk Darius.


Miru, bawahan wanita dari Seggy kini berjalan masuk ke dalam ruangan Darius bersama dengan 3 penjaga yang lainnya.


Menatap Darius dengan penuh senyum, apa lagi terlihat jelas Darius sangat ketakutan saat ini dengan gerakan memainkan pisau lipatnya.


β€œKamu butuh bantuan ya?” Tanyanya, dengan wajahnya yang terlihat sangat sombong, menganggap jika Darius sangat lemah, sampai harus meminta pertolongan dari kakaknya.


Mendengar pertanyaan itu, Darius hanya tersenyum menggelengkan kepalanya, merasa jika Miru sangatlah percaya diri dengan kekuatannya.


β€œDi mana Seggy? Kenapa dia hanya mengirim kalian?” Tanya Darius, tanpa menjawab pertanyaan dari Miru.


β€œKenapa harus bos Seggy yang turun, jika kita saja sudah cukup.” Miru terlihat sangat sombong malam ini, entahlah mungkin dia tidak menyukai Darius, karena bosnya juga tidak menyukai adiknya itu.


**


Sedangkan di sisi lain, Maria sudah siap dengan membawa tas berisikan banyak peluru, dan membawa dua Barrett M82, 10 gas air mata, dan 2 pistol biasa dan tak lupa, pisau sabit kesayangannya, yang sudah memakan ratusan jiwa. Dia persiapkan untuk melawan Darius yang menyiapkan sekitar 50 Penjaga yang siap melawan dirinya yang hanya satu orang saja.

__ADS_1


Maria mulai mengendap - ngendap di samping tangki, dia bersembunyi karena melihat satu penjaga yang sedang berjaga.


Melihat peluang yang sangat besar, Maria langsung maju. Kreekkkkkkk, dengan kekuatan penuh, Maria memelintir kepala penjaga 1 hingga tewas.


Lalu dia mulai mengeluarkan Barrett M82nya, megang dengan satu tangan, dan kembali memperhatikan sekelilingnya.


Namun, di detik selanjutnya, Maria mulai menaikan senjatanya, dan memantau mencari kembali penjaga yang bersiap menyerangnya.


Maria mengokang Barrett M82 miliknya, dan terus berjalan ke depan dengan perlahan namun pasti, mencari mangsa yang siap untuk di bunuh.


Hingga dia menemukan lagi penjaga 2 dan langsung bersembunyi untuk mencari celah menambaknya.


Namun, penjaga 2 itu, malah berjalan ke sisi lain, hingga membuat Maria mengikutinya.


Dorrr, satu tembakan Maria lepaskan dan telat di jantung pria itu hingga tewas seketika. Namun, di saat itu pula muncul penjaga ke tiga.


Dan dua tembakannya itu, ternyata terdengar sampai ke dalam ruangan Darius, hingga membuat semua yang berada di dalam situ terkejut, karena ternyata perang mereka sudah di mulai.


β€œDia di sini.” Lapor salah satu penjaga, terdengar dari alat bantu kominkasi yang ada di masing - masing dari mereka.


Miru yang melihat itu, langsung membalikkan tubuhnya, menatap ke arah anak buahnya.


β€œKe posisi sekarang!” Perintah Miru pada mereka.


β€œAku yang mengatur pergerakan mereka! Bukan kamu!” Sentak Darius, tidak ingin di dahulu oleh Miru.


Dan jelas kalimat Darius itu, membuat Miru merasa tersinggung, dan menampilkan wajah kesalnya menatap Darius dengan marah.

__ADS_1


β€œTetap diam di sini! Sampai aku menyuruh kalian bergerak!” Timpalnya lagi, menunjuk wajah Miru agar tidak macam - macam dengan dirinya.


Miru tidak menjawab apa - apa, dia hanya cukup menampilkan wajah marahnya. Karena Darius sudah berani memerintahnya seperti itu.


Sedangkan Darius, mulai merasa khawatir, jika Maria benar - benar akan maju, dan membunuh semua anak buahnya.


**


Pisau Sabit kesayangan Maria



Barrett M82



*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganyaπŸ₯° jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»*


__ADS_2