Menikahi Malaikat Maut Cantik

Menikahi Malaikat Maut Cantik
EPISODE 10


__ADS_3

"jangan-jangan........".ucap Lisa terpotong ketika bell pintu rumah Cantika ditekan oleh seseorang berkali-kali.


Ting......


tong......


Ting .....


tong....


cantika , Killa , dan Lisa saling menatap , lalu Cantika berdiri keluar dan membuka pintu "kak Kenzi!".ucap Cantika ketika melihat kenzi dalam keadaan setengah mabuk.


"duh ma-af , kenzi nya ke blabasan sampai ....... ma-buk".ucap Joe merasa bersalah , sambil melihat Cantika .


'bener-bener , goda-an '.gumam Joe dalam hati ,sambil menatap Cantika dalam-dalam tanpa Cantika sadari.


Zaky yang sadar dengan tinggah Joe langsung menyenggol tangan Joe dengan siku nya . Joe kaget dan menatap Zaky , betapa terkejutnya Joe melihat pandangan Zaky .'sabar bro , sabar.....gue temen loe bukan musuh loe ".ucap Joe dalam hati dengan senyum takut , ingin rasanya dia pergi.


"apa kalian akan tetep disini ? kalo gak mau masuk gak papa , tapi tolong anterin kak Kenzi ke kamar yah , so pliase!".ucap Cantika memohon pada kedua sahabat suami kontraknya itu


"maaf , Joe itu memang suka bikin orang geram".ucap Zaky sambil menatap Joe seakan akan membunuh .


"adduuuuuuuh!".ucap Joe meringis kesakitan setelah Cantika membalik badan , dengan tegap tapi meringis. ternyata Zaky menginjak kaki Joe dengan sangat keras dengan sengaja.


Joe dan Zaky pun selesai membopong kenzi ke ranjang lalu pergi , Cantika turun dan mendatangi teman-temannya.


"eh guys , lanjut besok lagi aja yah , ini kak Kenzi mabok".ucap Cantika malas , ingin dia bersama teman-temannya.


"yaudah , gapapa kok ".jawab Lisa dan Killa sambil berdiri pergi membawa berkas dan flashdisk yang mereka bawa ke dalam kardus .


___


"huh , awas aja kalo Kaka macem-macem !".grutu Cantika sebal melihat sang suami yang dalam keadaan setengah mabuk . setelah keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


"kak Ken!".Cantika memanggil Kenzi sambil menaruh handuk yang terpasang di rambutnya , dan meraih hair dryer di meja rias .


"hmmm".jawab Kenzi dengan deheman pelan sambil berdiri mendekati Cantika.


"berhenti!".teriak Cantika pada sang suami kontraknya , yang mendekatinya dengan tidak sadar itu.


'bagaimanapun dia lelaki normal , dia juga tidak sadar dengan apa yang dilakukannya , aku dalam masalah besar kalo begini'.gumam cantika dalam pikirannya sambil melihat tubuh sang suami kontraknya yang semakin mendekat.


"hei , kau istriku , aku berhak atas segalanya tentangmu".ucap Kenzi dalam keadaan setengah sadar .


Cantika lalu pergi dan mengunci pintu kamar dengan Kenzi didalamnya. Cantika pergi ke kamar sebelahnya , "Untung aja kamar utamanya dua , kalo gak tidur di kamar tamu kan gak lucu!".ucap Cantika sambil merebahkan badannya di tempat tidur.


brak . brak. brak . brak . brak.


kenzi memukul-mukul , pintu dengan kedua tangannya ,"bukak can!".teriak kenzi , namun nihil , Cantika sudah tidur terlelap.


"can!".teriak kenzi lagi , sambil meng gebrak-gebrak pintu .kenzi lalu duduk menyandarkan punggungnya ke pintu dan tertidur.


___


terlihat Cantika menaiki anak tangga satu persatu , dengan hati-hati sambil membawa gelas dan botol berisikan air di dalamnya , Cantika lalu membuka pintu yang sedari tadi di gebrak-gebrak sang suami .


"nih minum dulu ".ucap Cantika menyodorkan gelas yang dia bawa . kenzi menerimanya Tanpa berkomentar , lalu Cantika menuangkan air putih di gelas kenzi.


"udah nih".ucap Kenzi sambil menyodorkan gelas bekas minumnya , namun bukannya diambil oleh Cantika , Cantika malah menuangkan air lagi di gelas itu.


"minum!".ucap Cantika tegas sambil menatap sang suami . kenzi yang hanya pasrah mengikuti ucapan sang istri.


kenzi kembali menyodorkan gelasnya , dan Cantika kembali menuangkan air , namun kenzi tetap diam hingga yang ke delapan kalinya "ngapain sih ".ucap Kenzi mulai kesal.


"udah cepet minum , siapa suruh kemarin malem ke blabasan".ucap Cantika dengan tatapan tajamnya , kenzi hanya diam , lalu dia kembali menyodorkan gelasnya , kaki ini Cantika mengambil gelas itu dan meletakkannya dapur.


Cantika kembali kamar , terlihat kenzi duduk di kursi sebelah jendela sambil memandangi pemandangan diluarnya . "mandi gih".ucap Cantika. namun tak mendapat tanggapan dari sang suami , Cantika pun menarik tangan sang suami .

__ADS_1


"lepasin kenapa sih".ucap Kenzi memberontak dan melepaskan tangan sang istri yang sedang menariknya .


Cantika yang marah lalu mendorong kenzi , namun kali ini kenzi tidak memberontak , dengan pakaian yang masih terpasang lengkap di badan kenzi , Cantika lalu mengguyur kenzi dengan menyalakan shower di kamar mandi .


kenzi yang sudah basah lalu menarik Cantika ke hadapannya pas , bahkan kepalanya hanya berjarak beberapa centi , hingga ikut basah , mereka lalu saling menatap selama beberapa detik .


deg....


jantung cantika seakan berhenti berdetak karena sesak , dia menahan nafas karena terkena air shower dan kaget , Cantika lalu keluar dari guyuran shower .


huh ..... huh ...... huh .... huh .... huh.... huh ....


cantika terengah-engah setelah adegan panas yang dinilai nya begitu 'menjengkelkan' .


"gila dingin banget!".ucap Cantika setengah teriak setelah nafasnya normal kembali .


setelah lima belas menit terguyus air shower "udah mandi kalo udah , terus berangkat ke kantor!".ucap Cantika .


"ntar dulu , belom pake sabun nih ".jawab Kenzi .


"yaudah tinggal pake , apa susahnya".jawab Cantika jutek seraya keluar dari kamar .


sepuluh menit kemudian kenzi turun dari tangga lengkap dengan jas kerjanya. "nih sarapan dulu , mau roti apa nasi ".ucap cantik mempersilahkan sang suami makan setelah selesai mempersiapkan makanan.


"nasi aja deh , sama ayam kecap , terus pake sambel mangga muda deh".ucap Kenzi sambil menunjuk-nunjuk makanan yang disebutkan.


cantik pun mengambil piring dan segera mengisinya tapi "tapi buat bekal , sarapannya roti aja deh pake selai cokelat".ucap Kenzi jahil , terlihat wajah Cantika yang kesal .


'lucu banget sih'.gumam kenzi Dalam hati sambil menahan senyum karena merasa geli dengan wajah Cantika saat ini.


Cantika lalu mengambil selembar roti dan mengolesnya dengan selai coklat dan melapisinya dengan selembar roti lagi. dan memberikannya pada piring kenzi.


Cantika pun masuk ke dapur dan mengambil kotak makan , dan menyiapkan bekal sang suami . setelah itu kenzi pun berangkat.

__ADS_1


Cantika sengaja tidak mempekerjakan ART dia hanya mempekerjakan satpam dan tulang kebun , yang membersihkan rumah juga pembantu panggilan yang datang tiap pagi , kalau gak datang palingan tukang kebun yang bersihin rumah.


Cantika hanya memasak saja , lainnya dia serahin ke tukang kebun , terserah mau dibersihin sendiri atau pun mempekerjakan orang , yang penting bersih . dan memberikan uang .setelah menyerahkan uang pada tulang kebun Cantika pun berangkat ke kantor.


__ADS_2