
hai teman teman
ini adalah novel pertama aku
cerita tentang pernikahan yang terpaksa tapi dengan alasan yang berbeda
episode pertama ini bukan hanya pengumuman ya,tapi juga ada sedikit cerita tentang satria
anggaplah ini sedikit perkenalan tokoh utama
semoga kalian suka ya!!
SATRIYA
hari ini adalah hari pernikahan satria dengan seorang wanita yg baru beberapa minggu dia temui
bahkan mereka sama sekali tidak saling kenal,
tapi pernikahan ini bukanlah pernikahan paksa seperti dalam cerita,
ini adalah pernikahan yg satria sendiri menginginkannya.
bahkan tidak sedikit yang menentang keputusannya ini.
tapi entah kenapa dia sudah merasa yakin saja dengan wanita itu.
walaupun sebenarnya ini bukanlah pernikahan karena cinta pandangan pertama seperti dalam sebuah novel cinta.
bahkan sebenarnya satriyapun tidak mengetahui bagaimana wajah wanita yg dia nikahi hari ini!!
fatimah itu saja yg dia tahu dari calon istrinya ini!!
satria mematut dirinya di depan cermin,
entah pikirannya melayang begitu saja,mengingat lagi kenapa dirinya tiba2 begitu yakin dengan perempuan yang akan ia nikahi ini.
beberapa hari sebelum datang ke desa tempat tinggal fatimah karena sebuah proyek dari perusahaannya,satria didatangi mimpi beberapa kali di dalam mimpinya itu ia dikejutkan dg kehadiran seorang wanita yg berlarian di jalan setapak yang terjal disebuah perbukitan .walaupun beberapa kali terjatuh dan terlihat baju putih yg ia pakai kotor. wanita itu tetap berusaha bangkit dan kemudian kembali berlari keatas, lalu satria memanggilnya dan perempuan itu menoleh sebentar dan tersenyum sambil melambaikan tangan mengajaknya ke puncak.
dan setelah itu satria terbangun dari mimipinya itu.dan mimpi itu mendatanginya beberapa kali.
walaupun satria tidak begitu mengingat dan melihat wajah perempuan itu,entah kenapa dia seperti melihat wanita itu pada diri fatimah. dan walaupun dia tidak pernah melihat senyum fatimah satria seperti merasa yakin bahwa senyum itu adalah miliknya.
"apa mungkin itu dia???"
__ADS_1
satria menarik nafas panjang mengingat mimpinya dan kembali melihat dirinya di depan cermin yang memantulkan wajahnya yg sedang tersenyum.
"Apa aku sudah gila percaya pada mimpi aneh itu,"satria membenarkan kopiah putih yang dia pakai, yang senada dengan baju yang ia kenakan sekarang. satria malah menyalahkan dirinya sendiri yg tersenyum karena mengingat mimpinya itu
"aku menikahinya hanya karena janjiku, itu saja!!" satria meyakinkan dirinya sendiri
"bagaimana mungkin aku jatuh cinta pada perempuan yang tidak pernah aku kenal?? bahkan wajahnya saja aku tidak tau!!"satria kembali meyakinkan dirinya lagi
"10 gadis perawanpun pasti dengan mudah aku dapatkan, mana mungkin aku malah jatuh cinta padanya,huft.."
dia menghembuskan nafasnya dengan kasar!
"aku menikahinya hanya karena janjiku, aku menikahinya hanya karena janjiku"
satria kembali mengulang ngulang perkataannya. seperti ingin meyakinkan dirinya sendiri
"kenapa aku harus terjebak dengan pernikahan seperti ini?? kalau tau harus begini,aku pasti tidak akan pernah berjanji seperti itu!! hah,,"lagi lagi ia membuang nafasnya dengan kasar!
ia merutuki dirinya sendiri karena sudah berjanji yang tidak tidak dulu.
mungkin itu semua dikarenakan dia yang masih labil waktu itu,karena waktu itu dia masih umur 16 tahun saat mengucapkan janjinya
satria kembali melihat pantulan dirinya dicermin,,'seperti apa sebenarnya dia'satria semakin penasaran dengan wajah fatimah
tinggi rata2 orang indonesia,dg wajah oriental indo belanda. ayahnya yang asli belanda dan ibunya orang madura jawa timur.
sejak usia 10tahun satriya sudah memjadi yatim dan ibunya sedang mengandung 5bulan.
ayah satriya adalah perokok berat sehingga ia mengalami sebuah penyakit yang disebut bronkitis.yaitu radang di saluran paru -parunya
jadi karena itulah satriya tidak pernah merokok dalam hidupnya.
selama ini, satriya menjadi pribadi yg ramah terhadap semua rekanan bisnisnya namun dia juga tegas sehingga rekan bisnisnya yang sangat segan kepadanya
sebenarnya sejak duduk di kelas SMA satriya menyukai tetangganya. dan bahkan mereka selalu bersama sampai sekarang.tapi karena merasa terikat dengan janji yang dia buat waktu itu,akhirnya satriya memendam perasaannya selama ini!
dan sejak duduk dibangku kuliyah,satriya memilih menjaga jaraknya dari zifa
ZIFA
zifa itulah nama gadis pujaannya. zifa adalah gadis yang periang,cantik, dan pintar. banyak pria yang suka padanya.
sebenarnya zifa juga menyuķai satriya tapi dia juga memendam perasaannya, karena zifa adalah salah satu orang yang tahu dengan janji satriya.
__ADS_1
karena itulah zifa melampiaskan ketidakberdayaannya menjadi seorang play girl,,
dan satriyalah tempat ia berkeluh kesah tentang semua pacar - pacarnya itu!!
ibu satriya menganggap zifa sudah seperti anak kandungnya sendiri,karena mereka selalu bersama bahkan sejak masih TK.
hari ini adalah hari yang paling menyakitkan untuknya,, orang yang selama ini dia cintai akan menikah dengan orang lain. akhirnya zifa memutuskan untuk tidak menghadiri pernikahan satriya.
walaupun ayah dan ibu satriya mengajaknya kedesa fatimah untuk menghadiri akad nikah satriya
ayah dan ibu satriya membawa seserahan dan juga mas kawin yang akan dibawa nya kepada fatimah,,yakni emas 1kg,uang 1m,1 mobil strada, cincin dengan berlian ashoka, dan juga akta tanah yang dibeli satriya beberapa waktu lalu di desa fatimah.
karena mas kawin sebanyak inilah ibu satriya merasa jika perempuan yang akan dinikahi satriya adalah perempuan matre sehingga ibu satriya sangat tidak suka pada fatimah.
apalagi memang ibu satriya belum pernah bertemu dengan fatimah sebelumnya, hari ini adalah pertemuan pertama mereka dan juga hari pertama dia akan menjadi mertua dari perempuan matre pilihan anaknya
"yah,,bagaimana kalau sebenarnya perempuan itu ingin memanfaatkan anak kita???"
ayah satriya menoleh sebentar pada istrinya
"tenanglah bu,bukankah kita juga belum bertemu dengan dia!!apa kamu juga lupa bagaimana orang tuaku dulu tidak menyukaimu??"
ayah satriya tersenyum sambil fokus menyetir
ibu satriya mengingat kembali masa-masa dulu,,saat suaminya itu yang masih perjaka ting tong menikahinya yang sudah punya anak 2
bahkan waktu itu satriya sudah berusia 18tahun
dan adik perempuannya 2tahun
jadi suaminya itu sebenarnya adalah ayah tiri satriya
ibu satriya memang dulu menikah muda,
saat usianya masih 15tahun dan diusia 17 tahun diapun memiliki anak satria
jadi saat menikah yang ke dua
usianya masih 35 tahun.
suaminya itu tidak lain adalah teman semasa masih sma yang memang sudah memendam rasa pada ibu satriya. ridwan itulah nama suami ke duanya itu.
dengan pernikahannya dengan pak ridwan yang sudah 15tahun,ibu hani dikaruniai anak perempuan yang sudah berumur 10tahun.jadi satria punya 2 adik,alin 17tahun, dan arini 10tahun
__ADS_1