Menikahimu Karena Janji Bersamamu Karena Cinta

Menikahimu Karena Janji Bersamamu Karena Cinta
jadi karena ini kau menikahiku


__ADS_3

sah...


sah...


kalimat itu kemaren terdengar bersahutan disebuah ruangan keluarga, rumah yg sudah ditinggali fatimah selama 11tahun ini.


rumah keluarga suami pertamanya yang sudah meninggal 2tahun yang lalu. dan sebenarnya memang mertuanya yg paling mendukung fatimah untuk menikah lagi


kini fatimah kembali menikah,,hari ini keluarga satria meminta ijin kepada keluarga fatimah untuk langsung membawa fatimah ke kota dengan alasan bulan madu selama 1 bulan penuh


"adek najwa gak pa pa ya tinggal sma nenek dulu,,ami mau oma bawa dulu sebentar ke kota,,boleh ya sayang"


ibu satria menggendong najwa sambil meminta ijin,


"gak pa pa dong oma,najwa kan besok harus sekolah,,jadi gak boleh ikut,,kalo najwa ikut kasian nenek sama kakek kesepian oma"


najwa memang anak yang sangat pengertian walaupun usianya masih 5 tahun tapi dia sudah mengerti


apalagi hanya 1 bulan,,karena beberapa bulan yg lalu fatimah juga pergi mengikuti pelatihan perangkat desa baru selama 1 bulan lamanya


fatimah bukan tega meninggalkan najwa begitu saja,tapi karena beberapa alasan dia harus bisa meninggalkan najwa waktu itu,,karena sekarang dia harus menghidupi kedua anaknya


apalagi salah satu anaknya sudah berada di ponpes,jadi yg pasti membutuhkan biaya yg tidak sedikit.


walaupun sebenarnya mertuanya adalah orang yg sangat mampu,, tapi dia lebih memilih tidak bergantung pada mereka.


keberadaannya yg tetap bertahan dg keluarga suaminya bukan karena hal lain, tapi karena suami pertamanya adalah anak satu satunya sehingga jika fatimah pergi dari sana dan membawa anak anak nya ikut serta maka bisa dipastikan mertuanya akan sangat kehilangan dan kesepian.


jadi karena itulah sampai sekarang fatimah masih tinggal dirumah mertuanya itu.


setelah meminta ijin kepada seluruh keluarga akhirnya keluarga satria membawa fatimah.


diperjalanan fatimah memilih diam,karena banyak sekali hal hal yg berkecamuk dalam fikirannya


dan tidak berapa lama fatimah akhirnya tertidur


"fatimah,,ayo bangun!!sudah sampai."satria membuka pintu disamping fatimah dan membangunkannya


fatimah keluar dari mobil itu dan tertegun melihat rumah yg sangat besar didepannya,


bahkan jika 10 rumah di desa nya digabungkan pasti masih lebih besar rumah ini. batinnya


satria yg tidak sabar melihat fatimah yg mematung,dengan cepat meraih tangan fatimah sehingga terlihatlah pemandangan yg sangat indah


mereka seperti sedang hendak menyebrang berjalan ber iringan,,dengan wajah satria yg fokus kedepan dan fatimah yg melihat ke arah satria

__ADS_1


ini kali ke dua mereka bersentuhan,yang pertama saat bersalaman setelah ijab qobul,dan yg sekarang


malam pertama mereka dilalui begitu saja,mungkin karena keduanya kecapek an sehingga mereka tertidur begitu saja,tanpa aktifitas malam


"ehem"ibu satria berdehem membuat satria tersadar dengan apa yg telah dia lakukan


"cie...pengantin baru,masuk rumah aja kayak orang mau nyebrang"ayah satria menambahkan


satria segera melepas tangan fatimah, dan seperti salah tingkah.


"ehmmm mi,aku ke atas dulu ya! mau ngantar fatimah kekamar"


"iya,,sana nak fatim.istirahat dulu gih sana!"


"baik mi,permisi mi bi"


fatimah menunduk pada ibu dan ayah mertuanya,dan mengejar satria yg terlebih dulu kelantai atas


satria membuka salah satu pintu kamar,,


"kamu istirahat aja dulu,,nanti kamu taruh baju kamu dilemari yg di sana."


satriya menunjukkan sebuah lemari yg berada di pojok kamar itu,dan langsung keluar kamar.


dikamar itu ada 2lemari dipojok kamar ,dan keduanya berukuran besar


fatimah berjalan kearah lemari yg ditunjuk satriya,ia membuka lemari itu ternyata kosong,,


"sepertinya lemari ini terlalu besar untukku"fatimah bergumam sendirian,fatimah menyeret koper yg ia bawa dan segera memasukkan bajunya.


dia melihat sekelilingnya,dan pandangannya tertuju pada sebuah pintu diarah yg lain.


fatimah membuka pintu tersebut ternyata kamar mandi,di dalamnya terdapat sebuah shower dan buth up.


ukuran kamar mandi itu seukuran dengan kamar fatim di kampungnya.


fatim mengambil jubah mandinya di dalam lemari dan menggantungnya dikamar mandi itu.


fatim keluar kamar mandi dan duduk di atas ranjang besar satriya. dia kembali melihat kesekelilingnya. karena merasa bosan akhirnya fatim memutuskan untuk turun dari kamar itu


Ditangga fatim melihat sekeliling rumah mencari satriya. tapi tidak menemukan satria dimanapun


fatim pergi kebelakang ternyata ada umi yg sedang membuat minuman dan makanan ringan.


"umi..."fatimah menyapa umi,umi seperti setengah kaget tapi kemudian tersenyum

__ADS_1


"umi sedang buat apa?? apa ada yang bisa fatim bantu?"fatimah mendekati umi


"buat minuman untuk satria dan zifa,"ibu hani tersenyum pada fatimah


ibu hani yang masih belum begitu bisa menerima fatim karena mahar yang dia rasa terlalu banyak. punya rencana untuk memperlihatkan kedekatan zifa dan satria.ia pun dengan sengaja menyuruh fatim mengantar makanan dan minuman itu pada mereka.


"ini fatim antarkan sama satriya,sekalian kamu bisa kenalan sma temen dekat satriya kan!!"


ibu hani memberikan nampan kepada fatimah,fatimah dengan segera membawa nampan itu kearah yg ditunjukkan ibu hani yaitu taman belakang


fatimah perlahan mendekati satriya yang sedang duduk membelakanginya dengan seorang wanita.


karena melihat gadis itu memeluk satriya fatimah menghentikan langkahnya tepat dibelakang keduanya.


"sat, bukankah janjimu sudah kau penuhi. lalu kapan kamu akan menceraikannya?? dan menikahiku?"zifa memeluk satria sambil menangis


ia menoleh kebelakang dan mengetahui jika fatimah berada dibelakang mereka.


zifa berusaha agar satria tidak melihat kebelakang agar tidak mengetahui keberadaan fatimah. ia tersenyum mengejek kearah fatimah


fatimah tertegun dengan kalimat perceraian sehingga memutuskan untuk diam tidak menyapa mereka.


"zif,aku..."kalimat satriya terputus


"aku tahu sat,kamu menikahinya hanya karena janjimu saat ibumu dinikahi seorang perjaka dulu,ia kan??


aku juga tahu kalau perasaanmu masih sama kepadaku seperti dulu"


"zif,aku..."kalimat satriya kembali terputus


"sat,aku tahu kenapa kamu memilih janda dari kampung. karena orang kampung tidak mungkin menuntutmu benar kan?,sat..janjimu untuk menikahi janda sudah kamu penuhi,lalu apalagi sekarang??kamu dari dulu tidak menikahiku karena janji itu kan?"


satria hanya membelai rambut zifa dan tidak menjawabnya


fatimah yg mendengar semuanya diam diam air matanya menetes dengan sendiri dipipinya


setelah 2 tahun menjanda bukan pernikahan seperti yang dia impikan, kehilangan sosok suami karna maut memisahkan sampai saat ini masih menyisakan luka dihatinya


dan sekarang ia harus mendengar hal yang perempuan manapun tidak ada yg pernah menginginkannya


tidak ingin semakin sakit mendengar kata kata yang akan keluar lagi dari keduanya fatim memutuskan untuk masuk kedalam rumah kembali


fatim meletakkan nampan itu di meja kemudian terduduk dibawah,,kakinya terasa lemas saat ini


fatim menangis sesenggukan banyak hal berseliweran dalam fikirannya

__ADS_1


"jadi karena alasan ini ia menikahi orang kampung sepertiku"


__ADS_2