Menikahimu Karena Janji Bersamamu Karena Cinta

Menikahimu Karena Janji Bersamamu Karena Cinta
mulai sekarang kamu adalah anakku


__ADS_3

fatim memeluk lututnya sambil menagis sesenggukan


ibu hani yang mendengar suara seseorang menangis mencari arah suara dan menemukan fatim sedang menangis dilantai


ibu hani memang ingin melihat reaksi fatimah dan reaksi fatimah ini diluar ekpektasinya


jika fatim adalah perempuan matre,pasti ia tidak akan peduli dengn apa yg terjadi diantara zifa dan satriya.


tapi kenapa fatim malah menangis sampai seperti ini.


ibu hani masih merasa fatim hanya ber akting saja dan mendekati fatim dilantai


"fatim"ibu hani memanggil fatima,fatima menengadahkan wajahnya,terlihat matanya sangat sembab dan jilbabnya basah karena air matanya


ibu hani memegang pundak fatima,"fatima kenapa?"


fatima tak menjawab ibu hani dan malah langsung memeluk ibu hani sambil sesenggukan dalam pelukan ibu hani


ibu hani yg kaget dengan tingkah fatimah hanya bisa membalas pelukan fatima sambil mengelus jilbab yg dikenakannya


flash back on


malam itu saat malam pertam pernikahan satriya dan fatima


"bu satriya,boleh saya bicara sma ibu??"mertua fatima mengajak ibu satriya untuk berbicara


"boleh bu,ada apa ya??"ibu satriya menghampiri mertua fatima yg duduk diteras


"bu...fatimah adalah menantu saya dari anak saya satu satunya, apa ibu tahu itu?"


bu hani melihat kedalam mata mertua fatima


"jadi,fatima bukan anak ibu??"ibu hani yang memang tidak tahu merasa aneh dengan pernyataan ibu mertua fatima


karena setahu ibu hani merekalah besannya karena acara pernikahan satriya dilakukan dirumahnya


"bukan,waktu fatim meminta ijin untuk pulang kerumahnya setelah masa iddahnya selesai saya memaksanya untuk tetap disini agar bisa menemani saya, saya sudah kehilangan anak saya. saya tidak bisa lagi kehilangan fatim dan juga cucu cucu saya"


"oh" kata itulah yg hanya bisa keluar dari mulut ibu hani


"semua orang sering meragukan keputusannya karena tetap berada disini, mereka semua mengira fatim tetap disini karena takut kehilangan hidup layak dan harta yg selama ini ia nikmati. padahal setelah kematian anak saya,fatim menjadi perempuan yg sangat pekerja keras. hari harinya selalu ia habiskan untuk bekerja. dia tidak lagi memikirkan dirinya sendiri,tapi hanya memikirkan kami dan anak anaknya.ibu tau tidak apa pekerjaan fatim"

__ADS_1


"bukankah fatim seorang perangkat desa?",ibu hani menjawab karena mendengar cerita dari satriya


"fatim bukan hanya seorang perangkat desa, pulang mengabdi dia masih sering ke kebunnya mengurus tanah pertaniannya, hari minggu saat tidak ke kantor desa ia juga masih menjual gorengan di sekolah najwa. sambil menjaga najwa sekolah. karena selama ia ke kantor desa sayalah yang mengantar najwa sekolah,sedangkan najwa libur saat hari jumat"


ibu hani hanya mengangguk angguk kan kepalanya. ia sebenarnya tidak benar2 paham bagaimana susahnya pekerjaan fatim selama ini


dan ibu hani masih merasa belum percaya pada ucapan ibu mertua fatim. ibu hani masih merasa ibu mertua fatim melebih lebihkan ceritanya agar ibu hani menyukai fatim


apalagi pada kenyataannya fatim malah mengajukan mahar yang sangat banyak dan sangat mahal pada satriya


itu sebabnya menurut ibu hani fatima hanyalah perempuan matre yang menginginkan kesenangan dan ingin menggantungkan hidupnya pada laki laki mapan seperti satriya


"ibu juga harus tahu,sejak suaminya meninggal dia tidak pernah menerima bantuan dari saya .andai saja dia mau sebenarnya saya pun masih mampu menghidupi dia dan kedua anaknya dengan penghidupan yang layak"


"hmm.."ibu hani kembali mengangguk ngangguk


"selama ini ia sangat kuat didepan saya,walaupun mengahapi semua cercaan dan fitnahan dari tetangga,tapi saya tahu sebenarnya fatim sangat rapuh, saya masih sangat sering mendengarnya menangis ditengah malam dalam sholatnya"ibu mertua fatim memegang tangan ibu hani


"saya berharap pernikahannya kali ini bisa membawanya dalam rumah tangga yg samawa,memberikan kehidupan yg bahagia untuknya,saya berharap satriya bisa menjadi imam yg baik untuk nya, saya juga berharap ibu bisa menganggap fatim seperti anak ibu sendiri, seperti saya yang sudah menganggap nya seperti anak saya sendiri"


"saya harap juga begitu bu,"ibu hani memegang tangan ibu mertua fatim yang memegang tangan kanannya dengan tangan kiri ibu hani.


'andai saja fatim sebaik yg ibu pikirkan'batin ibu hani


flash back off


ibu hani kaget dengan guncangan bahu fatim yg masih menangis dalam pelukannya


karena tangisan fatim juga ibu hani tersadar dari lamunannya.


ibu hani sepertinya sudah mulai merubah fikiran buruknya tentang fatim


"mi...fatim udah tahu semuanya mi,,"


fatim sudah tidak menggunakan masker lagi,dan sudah ingin menunjukkan wajahnya pada satriya hari ini. maskernya sengaja ia lepas saat ingin mengantarkan minuman pada satriya


"fatim...sudah ya! jangan nangis lagi"


ibu hani menghapus air mata fatima


cantik,itulah kata pertama yg terbersit dalam benak ibu hani saat pertama kali melihat wajah fatima

__ADS_1


"mi,fatim salah apa mi?kenapa sih mi takdir fatim sangat buruk?"fatim semakin sesunggukkan


ibu hani sekarang merasa iba kepada fatim


"dari kecil fatim sudah menjadi yatim,sejak kecil fatim sudah tidak merasakan kasih sayang seorang ayah, setelah menikahpun fatim harus kehilangan suami fatim,dan untuk kedua kalinya fatim harus gagal dalam pernikahan sebelum fatim memulainya mi, kenapa mi,, kenapa takdir fatim sangat buruk mi??"


deg deg


ibu hani tidak menyangka jika hidup fatim sudah berat sejak kecil


ibu hani sepertinya harus mengubah cara berfikirnya tentang fatim mulai sekarang


ibu hani jadi merasa bersalah karena dengan sengaja ingin memperlihatkan kedekatan satria dg zifa


"sudah ya fatim,mulai sekarang ada umi disini. satriya mungkin belum mencintai fatim sekarang, tapi umi yakin suatu saat satriya pasti akan menerima fatim dengan hati terbuka. fatim yang kuat ya!!"


ibu hani juga merasa bersalah karena sebenarnya satria berjanji untuk menikahi janda yang sudah punya anak karena apa yg menimpa ibu hani.


ibu hani akhirnya mengubah cara berfikirnya pada fatim dengan memposisikannya seperti ibu hani saat masih menjanda dulu


menjadi janda memang sangat berat, semua hal yang dilakukan akan dianggap salah oleh kebanyakan orang. mereka bahkan dengan sengaja berkata kasar ataupun memfitnah janda


dan anehnya itu malah dilakukan oleh sesama perempuan yang seharusnya mengerti perasaan sesama perempuan


bukankah tidak ada satupun perempuan yang mempunyai cita-cita menjadi janda


mereka menjadi janda karena takdir yang tidak berpihak pada mereka


memang benar ada beberapa janda yang menjadi pelakor


tapi juga tidak sedikit janda yang bisa mempertahankan harga dirinya


bukankah pelakor tidak sedikit yang masih berstatus perawan


tapi kenapa selalu janda yang di salahkan


ibu hani kembali mengusap air mata fatim,


''mulai sekarang kamu punya umi disampingmu, apapun yang terjadi umi akan berusaha mendukung fatim, karena mulai sekarang fatim adalah anak umi juga"


fatim kembali memeluk ibu hani

__ADS_1


"terimakasih mi"


__ADS_2