
Seminggu setelahnya,
Pagi itu, di sebuah kuil, telah berhamburan para tamu undangan dari beberapa sekutu yang menjalin kerjasama dengan Rhodes. Tak lupa pula, rakyat pun dipersilahkan namun hanya sebatas di luar karena tentu saja kuil itu tidak cukup untuk menampung banyak nya orang yang terus berdatangan.
Beberapa saat kemudian, suasana mendadak senyap. Para tamu sudah duduk tertata dengan rapi. Dari arah pintu, Agatha datang dengan Lucy sebagai pendamping. Ia mengenakan gaun seputih salju dan kerudung pengantin, dilehernya juga terdapat kalung berbatu safir yang dibeli Steven melalui pembuat emas terkemuka. Agatha kemudian berjalan anggun ke arah Steven yang disebelahnya terdapat pendeta.
Setelah berjalan, akhirnya ia mencapai Steven. Agatha tersenyum bahagia. Begitupun Steven. Pendeta memandang kedua mempelai itu dengan mata bahagia. Ia menghadap ke arah Agatha dan mengatakan.
"Nona Agatha apa Anda bersedia menghargai dan mencintai Yang Mulia Steven dikala senang maupun susah, sehat maupun sakit, kaya maupun miskin, hingga maut memisahkan."
"Saya bersedia." Balasnya dengan senyuman.
Kemudian, Pendeta beralih ke arah Steven.
"Yang Mulia Steven apa Anda bersedia menghargai dan mencintai Nona Agatha dikala senang maupun susah, sehat maupun sakit, kaya maupun miskin, hingga maut memisahkan."
"Saya bersedia." Sahutnya penuh api semangat.
Setelah ucapan itu, para hadirin langsung bangun dan riuh tepuk tangan pun menggema di seluruh penjuru kuil. Semua nampak bahagia.
Steven berjalan mendekat ke arah Agatha. Ia sedikit menunduk dan mendekati gadis yang baru saja sah menjadi istrinya itu. Steven kemudian mencumbu bibir ranum milik Agatha dan gadis itu pun membalasnya.
Disana juga hadir Raja Korintus yang berpura-pura memadu senyum. Sedangkan Lucius hanya menatap mereka dengan pandangan getir. Bagaimanapun ia harus tetap hadir di acara pernikahan sahabat lamanya. Sheila? Heh, gadis itu bahkan sudah di blacklist oleh Steven.
Acara tak berhenti hingga disitu. Prosesinya dilanjutkan dengan pertunangan Louis. Lelaki itu baru kembali seminggu yang lalu atas titah Duke. Dia bahkan tak menyangka bahwa pertunangannya begitu mendadak.
Louis dan Ghea saling bertukar cincin dan prosesi nya pun selesai.
***
__ADS_1
Agatha.
Steve, meskipun kau bukan pemeran utama di dalam novel, kau adalah pemeran utama di hatiku. Ah sejak kapan aku mengatakan hal menggelikan seperti ini.
Steven.
Sayang, tenang saja , kau tidak akan kekurangan apapun. Meski sibuk, aku akan mengangkat ribuan orang yang ahli dibidangnya untuk membantuku mengurus kerajaan hingga waktuku akan lebih leluasa bersamamu.
Lucius.
Tatapan datar.
Sheila
Bagus, Dewa mendengar doa ku dan Yang Mulia Lucius akan menjadi milikku. Nona Agatha , meski kau mantan tunangannya, aku lah yang akan memiliki Yang Mulia Lucius. Walaupun aku tidak diundang, aku masih bisa merayakan kemenangan di dalam mansion.
Anastasia & Louis
Duke Carrol.
Hahaha tidak salah kau memang keturunan Carrol. Semoga aku segera diberi cucu.
***
Dengan ini saya ucapkan novel 'Menjadi Antagonis Novel' tamat. Yeyyy terima kasihh atas semua dukungan kalian.
***
Oh iya sekalian mau promosi novel baru :
__ADS_1
Akibat memainkan game bajakan di laptopnya, Karina harus masuk ke dalam game itu. Parahnya, Ia menjadi antagonis yang memiliki banyak musuh. Ia harus menaklukan hati para pemeran pria atau mati dengan mengenaskan dalam sistem.
Karina berhadapan dengan Wendy yang juga terkena imbas akibat game bajakan. Namun, Wendy berperan sebagai Ketrin si protagonis wanita.
[ Selamat Datang di Game Lovely Katrin ]
[ Username Anda adalah Acasia ]
[ Posisi Anda sebagai antagonis dan musuh Ketrin~sang pemeran utama ]
[ Takluk kan hati pemeran utama jika tak ingin mati dan game over ]
Jendela sistem memberi pengumuman yang hanya bisa di lihat oleh Karina dan Wendy.
"Sial, sial , sial , game sialan akan kubajak sistem sialan mu ini" ~ Karina.
"Apa ini? Aku terjebak dalam game? A-Aku jadi pemeran protagonis? Yey Game ini mudah! Pangeran, Penyihir, Duke, Pembunuh tampan, panglima perang, akan aku taklukam semua nya dan mendirikan sebuah harem." ~ Wendy.
Namun semua nya tak mudah seperti membalikan telapak tangan. Mereka berdua menghadapi tingkat kesulitan yang sama.
Udah rilis ya. Bisa chek di profile saya.
***
Bila Berkenan bisa baca seri lain nya dari 'Menjadi Antagonis Novel' yaitu :
- Ibu Dari Pemeran Antagonis
- Penjahat Dalam Novel
__ADS_1
Jangan Lupa untuk like, komen(kritik saran), follow author dan tambah favorit ya. Terima kasih😘