MENUJU KESUKSESAN

MENUJU KESUKSESAN
18


__ADS_3

“Bagaimana dengan kerusakan ini kak”… tanya zeyn sedikit merasa bersalah


“Biar tukang kebun yang mengurusnya, ayo masuk kedalam sudah cukup latihanya, kakak sudah lapar”… kata tiffin


Meraka pun masuk kedalam rumah, saat malam tiba tiffin hendak keluar menuju rumah ketrin, saat diobrolan pagi tadi dengan ketrin, tiffin dan zeyn diundang kerumah untuk makan malam. Tiffin pun menuju keruang tamu hendak mengajak zeyn ikut bersamanya kerumah ketrin.


“Zeyn kamu mau ikut nggak kerumah kak ketrin”… tanya tiffin


“Ikut lah, masa nggak”… jawab zeyn


“Kalo mau ikut ganti baju dulu sana!”… kata tiffin yang melihat zeyn cuma pakai boxer dan kaos kutang saja


“Okee, tunggu sebantar kak jangan ditinggal ya”


Setelah zeyn selesai mengganti bajunya mereka berdua pun berangkat kerumah ketrin, saat sampai dirumah ketrin tiffin melihat gerbang yang sudah terbuka, mereka bingung kenapa rumahnya terlihat sangat sepi.


“Kayak ngga ada orang dirumah ini kak”… kata zeyn


Tiffin berjalan menuju pos satpam yang menjaga rumah ketrin, saat sampai dipos tiffin terkejut melihat dua satpam yang tergeletak pingsan di sana.


“Apa yang terjadi disini”… gumam tiffin


“Ada apa kak”… tanya zeyn


Melihat tiffin diam dan menatap kebawah lantai zeyn pun mengikuti pandangan tiffin dan zeyn terkejud juga melihat itu.


“Zeyn kamu tunggu disini dan bangunkan mereka berdua”… kata tiffin


Tiffin pun bergegas masuk kedalam rumah ketrin ia kawatir dengan ketrin dan keluarganya, saat sampai didalam ia berkeliling mencari keberadaan ketrin dan orang tuanya tapi dia tidak menemukan mereka sama sekali, tiffin pun kembali kepos satpam menemui zeyn.


Dan terlihat kedua satpam tadi telah sadar dari pingsanya.


“Kak kata satpam ini kak ketrin dan orang tuanya diculik”… kata zeyn


“Siapa yang menculik meraka pak”… tanya tiffin kepada satpam itu


“Saya tidak tau, meraka bertiga menggunakan penutup kepala”… jawab satpam itu


Tiffin lalu mengeluarkan handphonnya hendak menghubungi rolan.


“Halo bos besar, ada apa menghubungi saya”… tanya rolan ketua kelompok ahli komputer ditiger


“Aku meminta bantuan mu mencari keberadaan ketrin dan orang tuanya, mereka telah diculik seseorang, aku harus segera menyelamatkan mereka”

__ADS_1


“Baik bos serahkan kepada saya, dan tolong bos kirim nomor ketrin atau orang tuanya kepada saya biar lebih mudah menemukan keberadaan mereka”


Tiffin meminta bantuan rolan karna tiffin sudah tau keahlian rolan dalam melacak seseorang.


Setelah telphonya terputus tiffin dengan segera mengirim nomor ketrin kepada rolan, sambil menunggu rolan menemukan keberadaan mereka tiffin bertanya kepada satpam bagaimana kronologinya.


“Bagaimana mereka bisa diculik pak?”… tanya tiffin


Satpam itu pun mejelaskan bahwa ada tiga orang yang memakai baju hitam dengan penutup kepala mereka memaksa masuk setelah mereka masuk satu orang melawan dua satpam sedangkan duanya lagi masuk kedalam menculik ketrin dan orang tuanya, mereka mempunya ilmu beladiri yang hebat jelas satpam itu.


Setelah beberapa saat telphon tiffin berbunyi, ada pesan masuk dari rolan, tolan berhasil menemukan keberadaan ketrin dan orang tuanya lewat signal hp ketrin, betapa terkejutnya tiffin melihat alamat yang dikirim oleh rolan.


“Sialann kau max”… kata tiffin melihat alamat rumah max yang rolan kirim


“Apakah kakak sudah menemukan keberadaan kak ketrin dan orang tuanya”… tanya zeyn


“Iya aku sudah tau dimana, kamu tunggu disini saja kakak akan menyelamatkan mereka”… kata tiffin


“Tidakk, aku akan ikut bersama kakak, aku tidak akan merepotkan kak pliss bawa aku menyelamatkan kak ketrin”


Melihat keseriusan zeyn yang ingin membatunya menyelamatkan ketrin dan orangtuanya tiffin pun pasrah dan mau tidak mau dia mengajak zeyn.


“Baiklah ayok berangkat”


Mereka pun masuk kedalam mobil dan menuju kerumah max dengan kecepatan yang luar biasa, dengan skil mengemudi tiffin dia terlihat santai menyelip beberapa mobil didepanya, zeyn yang disamping melihat cara tiffin mengemudi hanya bisa diam dan dia terlihat tegang.


Stelah menjatuhakan beberapa penjaga tadi tiffin segera mendobrak pintu yang lumayan besar itu, dengan sekali tendang tiffin berhasil membuka pintu itu.


Mereka berdua pun masuk kedalam rumah tersebut setelah mereka masuk kedalam ruang keluarga, tiffin dan zeyn terkejut melihat max dan ketrin memakai baju pengantin sedangkan kedua orang tua ketrin diikat disana, ada juga rusdi ayahnya max dan tiga orang berbaju hitam yang tidak tiffin kenal, dan ada satu satu lagi yang tampak tidak asing dimat tiffin.


Ya itu adalah adam asisten rusdi dia adalah orang yang tiffin lihat saat dirumah sakit. (Ada di bab 1)


“Tiffinn”… kata max dan ketrin bersamaan


“Kenapa ada dua bocah yang menerobos rumahku, apakah kau mengal kedua bocah itu max”… kata rusdi ayahnya max


“Anak itu sepertinya aku pernah melihatnya tapi dimana ya”… kata adam dalam hati


“Aku kenal yah, dia adalah orang yang aku benci disekolah”… kata max


“Tiffin lari dari sini bawa zeyn bersamamu”… kata ketrin ketakutan


“Tidak ket aku akan membawamu dan orang tuamu pergi dari sini”… kata tiffin

__ADS_1


“Apakah kau yakin bisa membawa mereka pergi dari sini”… kata max dengan sinis


“Bagaimana cara kalian masuk kedalam rumahku”… tanya rusdi


“Mudah saja menghabisi beberapa penjaga diluar sana, dengan hanya sekali tinju ku meraka sudah jatuh ketanah mengecewakan sekali bukan”… kata zeyn


“Omong kosong, apa yang kalian gunakan untuk menjatuhkan penjagaku diluar”… tanya rusdi


Tiffin membisikan sesuatu ditelinga zeyn.


“Zeyn kamu bantu kak ketrin dan orang tuanya kakak akan menghajar mereka”… bisik tiffin


Zeyn hanya mengancungkan jempolnya.


“Sekarang”… teriak tiffin memberi kode kepada zeyn


setelah itu tiffin berlari menuju max ia menedang perut max, max terpelanting kebelakang.


“Akhhh, tolong aku yah”… teriak max


Melihat anaknya ditendang oleh tiffin, rusdi memerintahkan ketiga orang tadi menghabisi tiffin, sedangkan ia sendiri membantu anaknya max, dan adam hanya diam melihat situasi ini dia tidak tau harus berbuat apa, ketiga orang itu langsung menghadang tiffin.


“Apakah kalian dari kelompok mafia elang hitam”… tanya tiffin melihat ada tato elang di tangan mereka


Tanpa menjawab pertanya tiffin mereka beritiga maju menyerang kearah tiffin.


‘Swuss, bugh’


‘swuss, bugh’


‘swuss, bugh’


Tiffin menghindar dan menyerang ketiga orang itu, setelah beberapa saat menghindar dari serangan mereka akhirnya tiffin terkena tendangan dari salah satu mereka bertiga, tiffin terdorong kebelakang beberapa langkah. Melihat kakanya ditendang zeyn maju menolong tiffin.


“Aku akan membantu kak”… kata zeyn


Mereka berdua pun maju melawan tiga orang itu, mereka berdua terlihat kompak saling melindungi dan menyerang musuh, setelah beberapa saat tiga orang tadi terjatuh karna serangan tiffin dan juga zeyn.


Melihat tiga orang itu tidak mampu melawan lagi tiffin melangkah menuju rusdi dan max, dan membisikan sesuatu kepada mereka berdua


“Kali ini aku akan mengampuni kalian berdua, tapi jika sekali lagi kalian mengganggu ketrin dan orang tuanya, akan kupastikan kalian tidak akan melihat matahiri lagi”… bisik tiffin


Rusdi dan max hanya diam ketakutan melihat bagai mana alex dan zeyn menghajar ketiga orang itu, mereka tau kemampuan tiga orang anggota elang hitam yang mereka sewa tidaklah lemah tapi tiffin dan zeyn mampu menghajar mereka.

__ADS_1


Tiffin kembali melihat ketiga orang tadi.


“Malam besok aku akan bertamu kemarkas kalian, jangan lupa siapkan hidangan untuk menyambut kedatangan ku”… kata tiffin


__ADS_2