MENUJU KESUKSESAN

MENUJU KESUKSESAN
05


__ADS_3

“Aku tidak boleh melihat orang dari luarnya saja siapa tahu dia anak orang kaya”… kata bapak bicara dalam hati


“Berapa harga ruko bapak itu”… lanjut tiffan


“Sebelum tuan muda menanyakan soal harga lebih baik kita melihat sambil mengecek keaadan ruko itu tuan”


“Tidak perlu paman saya sudah melihatnya, lebih baik paman menyebutkan harganya sekarang soalnya saya ada kesibukan lain”


“Baiklah jika tuan muda menginginkanya saya menawarkan harga 500 juta tuan”


“Oke deal siapkan surat-suratnya uangnya saya kirim sekarang”


“Baik tuan muda”


Setelah selesai membeli ruko itu tiffan menghubungi adam tetangga yang sering membantu tiffan.


Adam adalah tetangga tiffan dia sering membantu tiffan, dia baru lulus dari kuliahnya.


“Kak adam apakah kah kak adam sibuk”… tanya tiffan di telphone


“Ada pan fan aku tidak sibuk”… jawab adam


“Apakah kak adam sudah mendapatkan pekerjaan”


“Belum fan Yah namanya juga lulusan baru sulit mencari pekerjaan sekarng”


“Aku ada pekerjaan buat kak adam nanti saat aku pulang tunggu didepan rumah ya kak”


Adam pun pulang kerumahnya untuk membahas lebih lanjut masalah pekerjaan, setelah sampai dirumah


“Fan kau kah itu dari mana kau dapat motor yang keren ini”… adam terkejut melihat tiffan mengendari motornya


“Baru saja kubeli tadi pagi, yah aku dapat rejeki nomplok”


“Bagaimana caranya kau bisa dapat uang banyak”


“Aku memenangkan lotre”…jawab tiffan santai


“Sungguh keberuntungan yang tinggi”

__ADS_1


“Sudahlah kak aku bukan mau membahas itu, aku mau kak jadi menejer restoran yang ak buat nanti, apakah kak adam mau”…


“Benarkah itu kau akan membuat resatoran sendiri”… bertambah kaget lagi adam mendengar hal itu


“Iya kak ak sudah mempunya tempat yang strategis tingal direnovasi saja selesai, aku mau kak adan mengurus semuanya, saol menu apa saja yang dijual serahkan padaku nanti”…


“Kapan rencanaya mau direnovasi”


“Lebih cepat lebih baik, besok akan aku kirim uang untuk merenovasinya kakak urus semuanya”


“Baiklah besok aku akan melau bekerja kepadamu”


Setelah menyerahkan urusan restoran ke adam tiffan pun masuk kedalam rumah dan beistrahat


Pagi hari tiba tiffan sudah siap-siap berngkat kesekolahnya, tiffan mengendarai motornya menuju kesekolah.


Setelah samapai disekolah banyak sekalai siswa yang terkejud melihat tiffan mengendari motor yang mahal, siapa yang tidak terkejud melihat tiffan yang miskin tiba-tiba bisa menggunakan motor mahal.


“Tiffan kah itu”


“Apakah mataku salah liat”


Banyak sekali ocehan para siswa yang tidak percaya akan hal itu tiffan sama sekali tidak peduli dengan ocehan itu,


Setelah memarkirkan motornya tepat setelah itu bel pun berbunyi tiffan berjalan meunuju kekelasnya.


Setelah masuk kedalam kelas tiffan duduk disebelah ketrin.


“Bagaimana keadaan mu fan”… tanya ketrin


“Baik-baik saja”


“Kau harus menjelaskan ke aku nanti bagaimana tiba-tiba kau menjadi kaya”


“Baiklah hehe”… jawab tiffan cengengesan


Jam istirahatpun tiba


“Fan aku lupa membawa bekal ayo kekantin aku teraktir”… kata ketrin

__ADS_1


Ketrin memang setiap hari membwak bekal untuknya dan juga tiffan tapi hari ini dia lupa karna buru-buru.


“Harini aku yang akan meneraktir mu”… kata tiffan


“Oiya ya sekarang kan kamu orang kaya hahaha”


“Kaya atau tidak aku tidak akan berubah”


Mereka berdua pun jalan menunu kantin, saat dikantin tiffan dan ketrin memesan makanya masing-masing setelah duduk dimeja makan max dan genknya mendatangi mereka berdua.


“Bolehkah kami bergabung”… tanya max menyilangkan tanganya didada


Ketrin melirik kearah max lalu melirik kearah tiffan meminta pendapat, tiffan menanggukan kepanya


“Boleh saja tidak masalah”… kata ketrin


Merakapun melanjutakan makanya bersama max dan genknya.


“Fan karna kamu memiliki motor kawasaki ninja h2 aku menantangmu balapan motor sepulang sekolah, apaka kau berani?”… kata max tiba-tiba


“Kenapa aku harus menerima tantangan mu”… jawab tiffan


“Hahaha max mana mungkin dia berani melawan mu balapan dia mendapankan motor itu hasil menang lotre saja”… kata salah satu teman max


Semua orang mendengar perbincangan itu, banyak yang iri karna tiffan beruntung banyak juga yang jijik karna menurut mereka lebih baik uangnya dipakai untuk kebutuhan dari pada hanya untuk menyombongan diri.


‘(TING)’


‘(Mendapatkan misi kalah kan max diarena balap motor)’


“Kebetulan sekali aku mendapat kan misi yang bagus, sekalian memberi pelajaran kemereka”… kata tiffan dalam hati


“Baiklah aku akan menerima tatangan itu”… kata tiffan


“Fan kau serius menerima tatangan itu, sudah fan jangan dipedulikan tatangan max itu”… kata ketrin khawatir


“Tenang saja ket aku akan baik-baik saja”


“Kamu memang keras kepala, baiklah tapi hati-hati”…

__ADS_1


Setelah pulang sekolah merekapun bertemu diarena balap terdapat banyak penonton disana memang setiap harinya ada saja lomba balap terjadi disana


__ADS_2