
Gelap dan kosong.
Tempat yang sangat aneh, Dimana aku sebenarnya?
Terasa sesak dan pengap, Ada apa denganku?
Aku ingin bergerak! (Tidak bisa)
Aku ingin melihat! (Gelap)
Aku ingin mendengar sesuatu! (Dengarkan jeritan putus asa mereka)
Arghhhhhhhh.......
Gruoooooohhhh.......
Tolooonggg......
Graaahhhh......
Hentikan! Singkirkan suara – suara itu! (Dengarkan saja!)
Hoooooooo.......
Tidak! Hentikan itu! (Tidak akan)
Tubuhku mati rasa, biarkan aku merasakan sesuatu lagi! (Rasakan rasa sakit ini)
Tidak! Tidak! Tidak! Hentikan! Arghhhh... Sakit! Sakit sekali! (Kau yang memintanya)
Hentikan semua ini! Biarkan aku pergi!
(Kau tidak akan bisa pergi)
Kenapa? Arghhh... Hentikan! Arghhh... Sakit! Singkirkan mereka! (Tidak akan)
Tidak! Arghhh... Tolong! Tolong bebaskan aku!
Arghhhhhhh..................
(Kau tidak akan bisa bebas, Penderitaan ini akan berlangsung, SELAMANYA!)
__ADS_1
Api berkobar ganas, panas yang membara membakar, melalap segala jiwa. Semua akan hangus, semua akan menderita, semua kan binasa. Rasakan saja dan nikmati semua rasa sakit yang kau rasakan ini dalam keabadian.
....
Qin Zhao menatap langit, sebenarnya ia tidak terlalu yakin akan satu hal.
‘Seperti apa diriku sebenarnya?’
Pertanyaan ini selalu terpikirkan ketika Qin Zhao merenung, sejak dulu ia akan sering merasa marah tentang suatu hal sepele. ‘Apakah aku emosian?’ ‘Tidak juga’ Qin Zhao sebenarnya tidak suka menonjolkan atau memamerkan sesuatu yang menurut orang lain akan dianggap luar biasa, dia lebih suka mencari lebih banyak hal baru dan tidak akan membanggakan hal yang sudah ia punya.
Ia tidak mudah tersinggung, dia lebih suka menyingkir dari masalah yang merepotkan, dia juga tidak suka melakukan hal – hal yang tidak berguna yang membuatnya jarang berinteraksi. Dia tidak suka diganggu dan lebih suka menyendiri jika memungkinkan, kepribadiannya ini membuat orang lain tidak bisa memahami apa yang sebenarnya dipikirkan Qin Zhao.
Namun kali ini berbeda, dia sangat Marah!
Sejak ingatan masa lalunya kembali, pemahamannya tentang Naruto naik ke level berikutnya. Dia menyukai beberapa sifat karakter yang menurutnya istimewa. Semakin ia (di masa lalu) menyukai karakter itu, semakin juga ia merasakan semacam kehidupan yang hadir dari karakter anime tersebut.
Qin Zhao dalam ingatannya (Arai) menganggap karakter semacam itu lebih dari keluarganya sendiri, bahkan mungkin menjadi bagian dari hidupnya, sebesar itulah cinta yang dimiliki Qin Zhao di masa lalu terhadap karakter – karakter itu.
Sedangkan Qin Zhao sekarang yang menatap langsung karakter itu dari dekat, sudah dipastikan dia merasakan lebih dari yang ia rasa di masa lalu.
Suara detak jantung bayi malang itu, kehangatan tubuhnya, kemurniannya, dan kelembutan kulitnya.
Qin Zhao merasakan segalanya, kehidupan kecil ditangannya yang sangat rapuh dan penuh dengan bau darah, ia merasakannya, kesedihannya, penderitaannya.
Qin Zhao meninggalkan area berdarah itu setelah membakar hangus semuanya, dia tidak berniat kemana – mana lagi, ada satu lagi yang ingin ia lakukan di dunia kacau ini, namun sebelum itu ia harus menyelesaikan keinginan masa lalunya yang juga mengubah keinginan dan kepribadiannya sekarang.
Jadi total ada 2 hal yang harus ia selesaikan sebelum merencanakan untuk pergi dari dunia ini, sejujurnya tempat seperti ini tidak cocok untuk tumbuh kembang bayi yang akan ia rawat, setidaknya menurut Qin Zhao.
Dia ingin tempat tumbuh terbaik untuk bayi – bayi itu, ada puncak lima warna, negeri kilau bunga, kolam dewi, istana awan dan masih banyak lagi tempat – tempat yang menakjubkan di sembilan surga. Tempat menakjubkan yang sama sekali berbeda bagai surga dan bumi dibandingkan dengan tempat kotor ini.
Qin Zhao tidak tega melihat bayi itu hidup di dunia ini, ia ingin membawanya ke sembilan surga, ingin memberi segala hal terbaik di dunia.
......................
Saat ini Qin Zhao pergi ke sebuah tempat yang sangat terpencil, tempat yang sangat jauh di antara pegunungan, disana ia mendapatkan sebuah tempat yang menurutnya masih layak ditinggali, jika menurut ingatannya tempat ini pasti lebih baik dari gunung miyoboku.
Dia mengambil tempat yang dia rasa sebagai pusat energi berkumpul, semua binatang spiritual disekitar sudah diusir oleh Qin Zhao dengan mudah, dia membuat sebuah rumah yang layak dengan sedikit pemikiran spiritual. Rumah ini memiliki lingkungan yang sangat sehat bagi bayi, sinar matahari hangat menyelimuti. Qin Zhao duduk atas kursi santai, dia menutup matanya, mulutnya menggumamkan sebuah teknik.
“Jiwa Emas: Membagi!”
Sinar emas mengalir dari tubuhnya, bayangan hitam Qin Zhao perlahan berubah menjadi warna emas berkilau, warnanya semakin terang, di detik berikutnya bayangan itu berdiri. Bayangan itu memiliki tubuh dan bentuk yang sama dengan Qin Zhao, setelah beberapa saat akhirnya bentuk tubuh yang awalnya sebuah bayangan emas berubah menjadi bentuk nyata Qin Zhao. Bayangan emas terbentuk hingga ke 4 kalinya, terdapat 4 Qin Zhao lagi di depan Qin Zhao yang sebenarnya, jadi total ada 5 Qin Zhao.
__ADS_1
Setelah membagi kekuatan jiwanya menjadi 4, kekuatan jiwanya juga terkuras sebanyak 4 kali lipat lebih banyak dari sebelumnya. Qin Zhao tidak main – main, ke 4 bayangan itu bukanlah bayangan biasa, namun Qin Zhao yang sebenarnya dengan jiwa yang terpisah, jiwa yang asli atau inti jiwa yang memiliki keputusan, namun pikiran ke 4 Qin Zhao sebenarnya tetap sama dan tidak akan berubah.
Karena itu tidak perlu memikirkan efek samping apapun, hanya konsumsi tenaga yang lebih besar saja, menurutnya itu juga sepadan dengan hasilnya.
Qin Zhao menggunakan pikirannya untuk mengambil Daun Kehidupan dari dalam cincin penyimpanannya.
Sriiiing....
Cahaya hijau bersinar, sebuah daun muncul dari cincin penyimpanan Qin Zhao, daun hijau itu bermunculan, dari hanya 1 sampai 4 daun yang melayang diatas telapak tangan Qin Zhao.
ke 4 daun itu bersinar lebih terang, dalam beberapa detik berikutnya muncul sebuah bayi dari dalam cahaya tersebut. Dengan lembut Qin Zhao mengambil bayi itu, dia mengambil bayi yang ternyata setelah 6 bulan berada dalam daun kehidupan, yang mulanya rambut bayi itu belum menunjukkan warnanya atau karena memang baru lahir dengan sedikit rambut, namun kini memiliki rambut berwarna merah muda sehat.
Mungkin karena kehidupan yang sulit saat ini menyebabkan kurangnya nutrisi untuk pertumbuhan rambut, namun berkat perawatan daun kehidupan kini tidak hanya rambut yang menjadi lebih sehat, bahkan tubuh mungil itu tetap terawat dan tumbuh sehat.
Dia membelai rambut itu dengan penuh kasih sayang, sama dengan belahan dirinya yang kain, ke 3 bayi itu berada dalam gendongan ke 3 belahan Qin Zhao. Sedangkan salah satu belahan Qin Zhao sebelumnya sudah pergi, dia sudah mengetahui apa yang harus dilakukannya. Salah satu belahan tersebut berniat melindungi ibu dari bayi Hinata yang sedang mengandung, dan sisa belahan Qin Zhao akan membantu Qin Zhao dalam merawat ke 4 bayi itu.
......................
Daun Kehidupan berisi kekuatan kehidupan yang terkumpul oleh pohon kehidupan selama ribuan tahun. Kekuatan kehidupan ini sangatlah berharga, bagi manusia fana daun ini dianggap sebagai harta yang tak ternilai, menyeduh daun kehidupan dan diminum sebagai obat bisa membuat si peminum bebas dari segala macam penyakit mematikan, tentu saja efeknya juga ada batasnya.
Namun yang lebih menakjubkan bagi daun ini adalah kekuatan penambah umur, seorang lelaki tua yang sekarat dan meminumnya akan membuatnya bertahan hidup lebih lama ratusan tahun.
Dengan efek sebegitu menakjubkannya, membuat daun kehidupan menjadi barang yang sangat langka bagi non abadi. Qin Zhao juga memahami seberapa berharganya daun ini, sebelum ia menjadi abadi, Qin Zhao selalu membuat persediaan daun kehidupan, baginya daun kehidupan adalah nyawa kedua, sangat jarang ada kultivator yang menjualnya karena seberapa berharganya daun ini.
Dan yang lebih menakjubkannya, Qin Zhao mendapatkan daun kehidupan yang paling murni, hadiah dari ratu peri yang juga merupakan seorang abadi. Qin Zhao bahkan memodifikasi daun ini agar memiliki ruang didalamnya menggunakan teknik ruang dengan tujuan memberikan tempat lebih baik untuk obat - obatan berharga.
Namun kali ini ia mengambil daun kehidupan yang lebih istimewa, daun kehidupan yang juga ia beri teknik waktu dan jiwa, membuat apapun yang ia simpan di dalamnya akan tetap bertahan tanpa terganggu perubahan waktu, bahkan akan terus meningkatkan kualitasnya dengan bantuan teknik jiwa.
Bayi - bayi itu mendapatkan perlakuan ini, contohnya bayi sakura, yang sebelumnya rambut di kepalanya tumbuh jarang namun sekarang sudah kembali sehat, rambut berwarna merah mudanya terlihat sangat mengkilap dan sehat.
Namun Qin Zhao dapat yakin bahwa kualitas tubuh Sakura juga menjadi lebih kuat dibandingkan dengan bayi fana lainnya, terbukti dengan energi murni yang mengalir di dalam darahnya.
Meskipun tubuh bayi itu tetap tumbuh, namun tulangnya memperlihatkan bahwa bayi itu tidak memiliki pertambahan umur, seluruh tubuh semakin sehat akan tetapi tidak memengaruhi usianya, bisa dibilang produk awet muda. Qin Zhao senang melihatnya, namun ia juga ingin melihat bayi itu bisa tumbuh lebih cepat, mau bagaimana lagi, banyak keadaan bahaya dan mendesak, yang membuatnya memilih menyimpan bayi itu ditempat yang aman.
......................
Dia menatap bayi dengan rambut merah muda di lengannya, dia terlihat sangat imut, pipinya sudah tidak berkerut bahkan terlihat gemuk, sangat manis.
Dadanya bernapas naik turun, tangannya terkepal, sesekali bahkan menguap, melihat bayi yang tertidur memberi pengalaman baru bagi Qin Zhao.
Seolah merasa diperhatikan, mata bayi itu sedikit terbuka, menyipit melihat kearah Qin Zhao. Mata hijau bayi Sakura terlihat sangat indah, apalagi jika melihat bahwa bayi itu masih sangat murni, kilau menakjubkan dari mata indah itu membuat Qin Zhao terpesona.
__ADS_1
"Lihat - lihat! Rambutmu tumbuh dengan sangat sehat, pipi gemuk tembem mu sangat imut Sakura hahaha.... Mata mu berkilau sangat indah, aku tidak sabar melihatmu tumbuh dewasa."
Ekspresi Qin Zhao dipenuhi dengan senyum kebapakan, dia menyukai bayi digendongannya layaknya harta tak ternilai.