
Dewi ingin berbicara berdua dengan henriy ,namun henriy tidak mau Kinan pergi dari ruangannya . akhirnya Dewi mengalah , Kinan tetap berada diruangan henriy .
padahal Dewi ingin membicarakan soal Sebastian pada henriy , tapi Dewi tau jika Kinan sedang dekat dengan Sebastian . dia hanya bertanya masalah-masalah kecil pada henriy .
" baiklah ,jika kamu tetep ngotot dia ada disini . aku saja yang mengalah .biarkan dia mendengarkan apa yang kita bicarakan .
ucap Dewi ."
" tuan henriy ,saya tidak mau jadi orang yang menguping pembicaraan orang . jadi saya ingin keluar dari ruangan ini ."
" tetaplah disini , dan jangan bicara lagi ." ucap henriy pada Kinan.
Dewi duduk disebelah henriy , dia bertanya tentang masalah-masalah kecil .dan pertanyaan terakhir Dewi tentang Sebastian .
" sekarang jawab pertanyaanmu yang tadi , kenapa anak buahmu ada didepan kantor Sebastian . "
" memang kau tau ,kalau itu anak buahku ."
mungkin mereka bukan anak buahku , melainkan orang lain yang mengirim mereka .jangan menuduh orang yang gak bersalah ."
" tapi wajah mereka mirip orang-orang mu. yang pernah disewa oleh ayah , untuk menjaga ibu.
aku masih ingat wajah-wajah mereka ."
" mungkin juga ,itu benar orangku . tapi bukan aku yang menyuruh mereka . bukankah banyak yang menyewa Anak buahku . apa sudah jelas jawabanku .
" emmm ,iya bisa juga ya. tapi siapa yang menyuruh merek . mereka sepertinya mencurigakan ."
" akhir-ahkir ini banyak yang menyewa anak buahku , tetapi cuma orang itu yang lumyan banyak lah membawa anak buahku .
kalau memang mereka dikirim untuk ,memata-matai kantor Sebastian ,jika mereka ketahuan . dia pasti langsung mencariku . dia pria berbahaya.
" maaf ,, memotong pembicaraan kalian , apa aku boleh keluar ?"
aku bosan didalam sini ."
ucap Kinan ."
" ya ,,kalau mau keluar keluar saja .!!
itu pintunya ,,!!
" aku tidak bertanya padamu ,tapi pada tuan henriy .!!
" ada yang ingin aku bicarakan padamu, Dewi kau saja yang keluar ."
" ehhh,kok jadi aku yang di usir .aku masih ada pertanyaan untukmu .jadi dia saja yang keluar .
" cepatlah ,,sambil menarik tangan Dewi ,!!"
setelah membawa Dewi keluar ,henriy langsung menutup pintunya , dan menguncinya dari dalam .
" tuan , apa tidak papa membiarkan wanitu di luar ??"
" sudahlah , telinga ku sakit denger dia ngomong terus . aku kesini ingin menyegarkan kepala ku. malah bertemu dia .
" dia mantan tuan henriy ,,?
maaf kalau aku tanya seperti ini , soalnya tuan sendiri yang bilang kalau ditinggalkan oleh wanita itu ."
" tidak papa .!"
memang itu benar , di lebih memilih Sebastian daripada aku . padahal kita sudah berhubungan cukup lama .
biarkan saja wanita cantik masih banyak ,bukan dia saja .
" betul itu tuan , kalau tuan sama wanita itu tidak cocok sama sekali . tuan tampan gagah baik hati . dan wanita itu seperti nenek sihir ."
mendengar perkataan Kinan ,henriy pun tertawa terbahak bahak. entah kenapa henriy merasa senang dan nyaman didekat Kinan .
__ADS_1
didalam ruangan itu henriy dan Kinan saling bertukar cerita .tapi Kinan tidak menceritakan jika dia dekat dengan Sebastian .
setelah Dewi di usir dari ruangan henriy , Dewi memesan minuman di cafe .
" dasar wanita penggoda,wanita ular .
kenapa semua pria dekat dengan wanita itu .
kemaren Sebastian , Nathan dan sekarang henriy . ahkkkk sebel banget sama wanita itu .
silahkan ,ini pesanannya ,,!!
ucap pelayan cafe ..
"syukurlah minumannya sudah datang ,aku bisa menyegarkan hati dan kepalaku .
emmm, minuman di cafe Nathan memang paling beda. nanti teman-teman akan aku ajak kesini juga.
Kinan dan henriy masih ada diruangan itu .Sebastian yang tahu hari ini Kinan sudah mulai bekerja .dia mendatangi cafe Nathan.
** bukankah itu tuan muda Sebastian , iya itu Sebastian , ya ampun tampan sekali .
tapi gosipnya dia sudah punya kekasih .
benarkah . bukanya memang banyak wanita yang dekat dengan dia . sebelum tuan muda menikah ,masih ada peluang untuk mendekatinya .ucap para tamu cafe.
Dewi yang mendengar para tamu membicarakan Sebastian , mencoba mendekati mereka .
" permisi ,, ada apa ya ,!!
tanya Dewi pada tamu cafe .
" lihat itu ada tuan muda Sebastian , tidak biasanya dia datang di siang hari . biasanya dia selalu datang dimalam hari ."
" Sebastian ,,,! ya ampun aku bisa bertemu dia disini. , mungkin kita memang jodoh .
ucap dalam hati Dewi .Dewi mendekati Sebastian .
" haii ,,kita ketemu lagi , mungkin kita memang berjodoh !!"
" wanita ini ,, ucap dalam hati Sebastian ."
aku disni ingin menemui seseorang.
kalau Dewi disini, dengan siapa ? atau ada janji dengan teman .
" iya tadi aku sudah bertemu dengan temanku. tapi temanku sedang sibuk didalam bersama dengan wanita .
jadi aku menunggu dia disni ."
" ohh, kalau begitu aku mau mencari Nathan dulu ,!! ucap Sebastian .
Dewi yang tau jika ,Sebastian datang untuk mencari Kinan , dia memberitahu Sebastian jika Kinan berduaan bersama henriy .
" apa kau mencari Kinan .,,??"
kalau memang kamu kesini mencari Kinan , dia ada diruangan 1A bersama henriy.
Sebastian , langsung menuju ruangan 1A untuk mengecek kebenaranya .
" Nathan Diman, tanya Sebastian pada pelayan cafe .
" bos , masih ada diluar .sebentar lagi bos akan datang ."
" cepat telfon bos kalian ,suruh dia datang di cafe ."
Dewi yang melihat Sebastian marah ,mendengar Kinan bersama pria lain . dia senang Karna ini bisa jadi keuntungan buat Dewi .
Sebastian bergegas menuju ruang 1A .Dewi yang melihat Sebastian berjalan menuju keruangan kinan , dia mengikutinya dari belakang . setelah sampai di ruangan 1A Sebastian mencoba membuka pintunya langsung.ternyata pintu itu sedang dikunci dari dalam .
__ADS_1
" Kinan,,,,teriak Sebastian dari luar ruangan.
mendengar Sebastian teriak begitu keras , Kinanpun mendengarnya dengan jelas .
"ada yang teriak didepan pintu , cepat buka pintunya ,ucap Kinan."
" sudahlah ,biarkan saja . pasti dia orang gila.
duduklah disni temani aku , kalau boleh jujur aku sangat nyaman mengobrol denganmu .
" tapi dia terus berteriak , aku tidak mau ada masalah di cafe ini . jadi tolong bukalah pintunya . agar tau siapa yang berteriak didepan pintu ."
" dobrak saja ,jika tidak dibuka.!!
mungkin mereka lagi asyik berduaan, dan tidak ingin di ganggu ,ucap Dewi .
pintupun di dobrak ,padahal henriy sedang ingin membuka pintunya . untunglah pintunya tidak mengenai henriy .
" kau,,,dan pria ini .!!
apa kamu bisa jelaskan ,tanya Sebastian pada Kinan .
" Sebastian , kamu kesini ??
kenapa tidak menghubungiku dulu.
jika aku tahu kamu datang , pasti aku akan menunggu di dalam cafe . Karena ruangan pribadi berada dibelakang cafe .
" kau tidak mau menjelaskanya ,?
baiklah , aku akan pergi ,kalian bisa melanjutkannya .
" tunggu ,, aku tidak mengerti maksudmu .
aku bersama henriy hanya mengobrol biasa .
benarkan henriy?"
" jangan salah paham dulu sebastian , aku dan Kinan hanya mengobrol biasa .
" tapi kenapa pintunya dikunci dari dalam ,kalau memang kalian hanya mengobrol biasa .
maaf memotong pembicaraan kalian ,ucap Dewi".
" diamlah nenek sihir .jangan mencoba membuat situasi jadi lebih parah .kau juga tau sendiri bukan hanya aku yang berada didalam ruangan ini . bukankah kamu juga baru saja keluar darisini ."
" aku memang barusaja mengobrol bersama henriy , tapi setelah selesai aku pergi . dan kamu masih di sini ,di ruangan ini ."
disini juga tidak ada cctv , jadi kalau kalian berbuat yang macam-macam , tidak ada yang tahu .bukankah henriy sedang sedikit mabuk?"
" Dewi cukup,, jangan menyudutkan Kinan .
Kinan memang menemaniku , tapi kita hanya mengobrol bisa . tidak lebih ,jadi jangan berfikir yang tidak -tidak ,ucap henriy ."
" apa kau bisa dipercaya ,dasar pria brengsek!!
Sebastian memukul henriy , "
Kinan yang tau henriy dipukul oleh Sebastian, dia berlari menghampiri henriy .
" sebatian ,cukup .kenapa kamu memukul henriy . dia tidak salah apapun. kita berdua memang tidak melakukan apapun .jadi tolong hentikan .!!
Sebastian yang melihat Kinan menghampiri henriy , membuat dia lebih marah .lalu Sebastian pergi meninggalkan Kinan dan henriy .dia malah pergi bersam Dewi .
"baiklah , aku akan pergi dari sini ,
Sebastian meninggalkan ruangan itu , dia menggandeng tangan Dewi .
" Sebastian ,kau mengajakku kemana? tanya Dewi .".
__ADS_1
" kita akan bersenang senang ucap Sebastian."