Merayu Bos Besar

Merayu Bos Besar
permasalahan


__ADS_3

Dion tetap menyuruh anak buahnya untuk mengawasi Sebastian . di vila sebasitan pun ada anak buah yang mengawasinya . Sebastian tidak akan tinggal diam . dia merasa terganggu karena banyaknya orang yang mengikutinya kemanapun . Dion yang ternyata sudang tiba di kota. A , membuat geram Sebastian .dia akan menemui Dion langsung untuk memberi pelajaran padanya .


'' cari alamat Dion sekarang juga ,ucap Sebastian pada Nathan .''


"baik ,aku akan segera menemukan alamatnya"


Nathan mencari informasi tentang dimana tempat tinggal Dion . setelah 1 jam dia mencari informasi ,akhirnya Nathan menemukan lokasi Dion . setelah Sebastian mendengar Dimana Dion tinggal , dia langsung menuju kelokasinya ."


" tambah kecepatannya , aku ingin cepat bertemu dengan pria brengsek itu ."


"jangan bertindak kasar dulu , kita tanya dengan baik-baik , jika dia tidak mengaku lakukan saja sesukamu ".ucap Nathan ."


" apa dia juga datang ke cafe mu,?"


" sebenarnya beberapa hari yang lalu ada 4-6 orang yang masuk didalam cafe , aku curiga pada mereka karena mereka terlihat mencari seseorang . saat Kinan membawakan minuman pada pelanggan . mereka semua menatap ke arah Kinan . aku sudah memberitahu anak-anak soal ini . jadi mereka mengawasi orang 6 orang itu . setelah mereka menghabiskan minumanya, mereka pergi begitu saja . "


" apa Dion mengincar Kinan, jika saja dia berani mendekati Kinan . aku tidak akan tinggal diam."


" kita harus lebih berhati -hati . aku juga tidak ingin Kinan terlibat dengan Dion maupun Leon . daripada Dion ,Leon lebih berbahaya."


" benar, aku hanya mendengar gosip dari orang lain tentang Leon . tapi dari informasi yang kamu dapatkan , kita harus lebih waspada padanya ."


" aku akan menambah penjaga di didalam maupun diluar cafe ."


" itu ide yang bagus , dan jangan lupa ,tambahkan cctv di dalam maupun diluar cafe . untuk berjaga-jaga jika ada sesuatu yang kita lewatkan ."


" aku mengerti."


*


*


*


Sampailah Sebastian dan Nathan di rumah Dion . para penjaga menyuruh Sebastian dan Nathan untuk menunggu diluar . mereka akan melapor pada Dion dulu sebelum mereka masuk . setelah Dion mengizinkan mereka berdua masuk , bertemulah Sebastian dengan Dion . didalam rumah itu ada Leon juga, Dion yang sedikit memanas melihat kedatangan Sebastian , melihat kakaknya terlalu emosi Leon membuat suasana sedikit mencair dengan candaanya . tapi Sebastian tidak ingin berlarut larut mengobrol dengan mereka berdua. Sebastian menegaskan jika Dion tetap menyuruh anak buah mereka mengawasi Sebastian , dia tidak akan tinggal diam . Dion yang mendengar ancaman dari Sebastian sedikit gugup . karena dia tau Sebastian itu seperti apa , tapi demi harga dirinya Dion tetap berkata kasar , dia juga mengancam Sebastian dengan nama Kinan."


" bukankah aku sudah peringatkan , jangan pernah mengusikku , ataupun kekasihku . apa kamu tuli ,,!"


" Jadi dia benar kekasihmu , aku masih tidak percaya jika Sebastian memepunyai seorang kekasih . bukankah selama ini hanya wanita simpanan saja yang ada disampingmu .Dion tertawa dengan keras ."

__ADS_1


" apa kau sudah selesai tertawa , aku tidak bercanda . jika saja kamu berani menyentuh sehelai rambutnya, aku tidak akan segan-segan padamu lagi ."


" tunggu - tunggu , sahut Leon yang tidak ingin ada perkelahian didalam rumahnya .


maaf atas kelancangan kakakku , tuan muda Sebastian pasti juga tahu seperti apa kakakku . aku yakin kakak tidak akan berani menyentuh ataupun bertemu dengan Kinan. "


" Leon , ucap Dion yang terlihat sangat marah , apa maksudmu . kenapa kamu minta maaf pada pria seperti itu . dimana harga dirimu , jangan minta maaf atas namaku . aku tidak Sudi minta maaf padanya . apa kau fikir aku takut dengan ancaman mu . lihat saja apa yang akan aku lakukan dengan wanita yang bernama Kinan itu , aku sudah tidak sabar ingin melihat seperti apa wajahnya ."


DORRRR.....


Sebastian menembak sebuah vas bunga yang berada di samping Dion. Leon sangat terkejut , pria yang di hadapinya bukan pria yang bisa di ajak negosiasi .


" siaalll, kenapa pelurunya meleset .ucap Sebastian."


" kau mau membunuhku sekarang , teriak Dion .''


"lebih cepat lebih baik , sebelum kamu bertemu dengan Kinan , sebaiknya aku membuatmu hilang dari bumi ini . aku akan lakukan sekali lagi ."


DORRRR...


akhhh,,, teriak Dion.memegang Legan tanganya ."


"kakak , ucap Leon .mendekati kakaknya ."


*


*


Sebatian dan Nathan meninggalkan rumah dioan , disisilain Leon yang panik karena lengan kakaknya tertembak peluru dari Sebastian . Leon bergegas membawa Dion kerumah sakit , sesampainya dirumah sakit Dion segera mendapatkan tindakan operasi untuk mengeluarkan pelurunya . Leon sangat marah pada Sebastian , tapi dia tidak bisa begitu saja menyerang Sebastian . dia harus mem umat rencana jika ingin membalas perbuatan Sebastian . operasi Dion berjalan dengan lancar , dia di bawa keruangan perawatan . Leon menunggu kakaknya hingga dia sadar kembali ."


*


*


*


" kakak , bagaimana tangan kakak ? kakak baik - baik saja kan ."


" iya kakak baik-baik saja , jangan khawatir .''

__ADS_1


" maafkan aku , ini semua salahku kakak jadi tertembak ."


" ini bukan salahmu , karena pria brengse* sombong itu yang membuat kakak seperti ini. aku akan balas dendam padanya . lihat saja apa yang akan aku lakukan."


" kakak tidak usah repot-repot memikirkan caranya , aku akan membalaskan perbuatan Sebastian pada kakak . kakak cukup istirahat saja dengan tenang , agar kakak bisa pulih kembali ."


" baiklah , tapi jika kamu membutuhkan bantuan kakak . kakak pasti akan membantu ."


" aku mengerti , "


*


*


*


Sebastian dan Nathan kembali ke cafe , mereka bercerita tentan Dion dan Leon kepada Kinan , agar Kinan tahu bahwa mereka orang yang berbahaya . Kinan terkejut mendengar cerita Nathan dan Sebastian . karena Leon dan Dion tidak akan tinggal diam begitu saja . mereka pasti akan membalas perbuatan Sebastian . Kinan memarahi Sebastian , karena Sebastian menembak Dion Samapi Dion masuk rumah sakit . Nathan memeberi penjelasan pada Kinan , agar Kinan tidak menyalahkan Sebastian . setelah memberi penjelasan , akhirnya Kinan mengerti ."


*


*


*


" Jadi begitu , ucap Kinan ."maaf karena aku tidak tahu hal seperti itu . tapi bukankah Maslah ini bisa di laporkan pada polisi . jika Sebastian telah menembak Dion, kalau polisi menangkap Sebastian bagaimana."


" mereka tidak akan melaporkanya , karena Dion juga banyak melakukan tindakan yang berbahaya , dia tidak akan mengumpankan dirinya sendiri ."sahut Sebastian ".


". benar , dia sudah beberapa kali masuk catatan kepolisian . jika ada Maslah seperti ini dia tidak akan melibatkan polisi . ucap Nathan."


" kenapa semua orang jadi begini , bukankah sebelumya tidak ada masalah dengan Dion dan Leon."Kinan penasaran dengan awal muka permasalahanya."


" aku dan dion dari dulu tidak saling suka , dan saat ada persaingan bisnis , Dion yang tidak ingin mengaku jika dia kalah . dia menyuruh anak buahnya untuk mengawasi ku . karena itu aku datang kerumahnya , dan apa yang tidak ingin aku dengar dia mengucapkanya dengan keras .dia memancing emosiku dengan dirimu Kinan . aku tidak akan melepaskan orang yang menyakitimu ."


" Dion mengancamu dengan namaku, kenapa dia bisa tahu jika aku kekasihmu ."


" apa kamu lupa dengan Leon , ucap Nathan ."Leon adalah adiknya , dia pasti sudah memberikan informasi tentang kamu pada Dion."


" aku mengerti sekarang . Kinan terlihat cemas."

__ADS_1


" jangan khawatir , bukankah aku sudah menembak lenganya , pasti mereka akan berfikir duakali untuk merencanakan sesuatu ."


bersambung,,,,,


__ADS_2