
dirumah Leon memikirkan tentang wanita yang bernama kinan.dia sangat penasaran pada wanita ini .dia terus memandangi fotonya .
" benarkah dia targetku , ucap leon ."
wanita secantik ini , aku harus mendapatkannya apapun yang terjadi . besok aku akan memulai nya , lebih cepat lebih baik ."
Leon menghubungi nathan ,dia ingin memesan ruangan pribadi di sana.nathan sedikit curiga , dia tahu Leon itu seperti apa . tapi dia memperbolehkan Leon memesan ruangan disana .
" oke baiklah , besok sekitar jam 9 pagi cafe sudah mulai buka ,ucap Nathan ."
"pukul 9 ya , baiklah . kalau begitu aku tutup telfonya ."Leon mengakhiri percakapan mereka ."
setelah mendengar Leon akan datang ke cafe nya , dia berfikir untuk tidak melibatkan Kinan saat dia datang .dia tau bagaimana sifat dan kelakuan leon.disisi lain Kinan yang masih tidur ditempat Sebastian terbangun karena suara hujan turun . dia melihat Sebastian yang tidur disampingnya .Kinan terus menatap wajah Sebastian .
" wahh,,bisa bisanya wajah laki - laki ini bisa sebersih ini , sambil mengusap wajahnya Sebastian. apa yang harus aku lakukan , demi dirimu aku merelakan rasa sakit yang ku alami . seandainya kamu tahu ,jika dia adalah ayah kandungku . bagaimana reaksi mu . gumam Kinan."
hahhhh,Kinan menghela nafasnya, dulu demi balas dendam aku berusaha merayu dan mendekatimu , tapi perasaan ini tiba-tiba berubah , aku ingin terus bersama mu Sebastian."
tiba - tiba Sebastian membuka matanya ,dan melihat jika Kinan sedang duduk menatap dirinya , melihat Kinan terbangun dia juga ikut bangun dan duduk disampingnya.
" ada apa ,ucap sebastian sambil memegang tangan Kinan ,apa kamu mimpi buruk ?"
" tidak,, aku hanya terbangun karena suara hujan . melihat hujan di balik jendela sebentar membuat fikiran ku tenang . suara gremiciknya membuat aku melupakan beban yang aku simpan.oh ya,,apa ibu menghubungimu .?"
" ya ibu , telfon tadi .aku perlihatkan kamu yang sedang tertidur . biar ibu benar-benar percaya .dan ya aku kasih tau jika disini bukan hanya ada kita ,tapi ada bibi dan yang lain . aku fikir jika ibu tahu kamu tidur disini pasti akan berfikir yang tidak-tidak."
" hemmm,bukankah kita sudah melakukanya ,Kinan tertawa .jadi percuma sih bilang kayak gitu , bukankah itu bohong ."
" jangan bilang pada ibu , jika ibu tahu bagaimana nasibku .dia pasti kecewa padaku .Sebastian tertunduk lesu."
" heii lihat aku , Kinan memegang wajah Sebastian, aku mencintaimu karena itu kamu juga harus membantuku . agar kita bisa terus bersama-sama."
"Sebastian mendengar Kinan bilang padanya bahwa Kinan mencintai dirinya , Sebastian langsung memeluk Kinan. dan menci*** bibir Kinan ."
" Sebastian stop , bukankah tadi kamu sudah janji pada ibu .Kinan meledek Sebastian".
"ini hanya ciu***, apa aku juga tidak boleh melakukan nya ."
" sudahlah , ayo kita tidur .aku ngantuk .ucap Kinan."
" hei ,jawab dulu pertanyaanku ."
"boleh ucap Kinan," . cepat tidur jangan senyum-senyum sendiri ."
" baiklah, aku hari sangat senang . sering -seringlah menginap disni.ajak ibu juga.sekalian sajalah kalian pindah disini ."
" kamu harus menikahiku dulu , ibu pasti akan mau tinggal disini , jika kita belum ada ikatan resmi ibu pasti menolak .apalagi tau jika kita tidur bersama ."
" baiklah ,akan aku urus dengan cepat .agar kita bisa menikah ."
"sudah ,tutup mata dan tidurlah ucap Kinan ."
"baiklah ,selamat tidur sayang , Sebastian memeluk Kinan ."
" selamat malam Sebastian."
*
*pagi pun telah tiba . Kinan bergegas untuk bekerja ,setelah berpakaian rapi Kinan menuju ke meja makan . ternyata Sebastian sudah menunggu nya . mereka akhirnya sarapan pagi bersama , setelah selesai makan Sebastian mengantar Kinan ke tempat kerja nya." sampailah Kinan di cafe Nathan. cafe sudah mulai terlihat ramai , dia segera masuk dan melakukan pekerjaannya."
" kamu mau masuk begitu saja ,ucap Sebastian ."
" ada apa , lihatlah cafe sudah ramai , jadi aku harus cepat masuk ."
" wahhh jahat sekali , Sebastian memalingkan wajahnya ,"
" dasar anak kecil ,gumam Kinan sambil menghampiri Sebastian dan mencium pipinya .apa aku sudah boleh masuk?"
" baiklah, aku kan jemput jika sudah selesai.mungkin sedikit terlambat, hari ini aku ada rapat ."
" iyaa,,daaa Sebastian .Kinan melambaikan tangan."
"daaa ,ucap Sebastian ."
Nadia masuk ke cafe , dia mulai pekerjaannya . saat menaruh tasnya ,Kinan mendengar para pelayan sedang bergosip tentang seseorang .Kinan merasa penasaran dan bertanya pada para pelayan itu ."
" heii ada , sepertinya ada sedikit sesuatu .apa aku boleh tahu juga" .ucap Kinan menghampiri pelayan cafe."
__ADS_1
" Kinan , kamu belum dengar nya , si Leon cowo brengse** itu ada di cafe kita . dan aku gak mau melayani cowo seperti dia .bukan begitu teman-teman ."
" iyha , sudah tersebar rumor jika dia selalu melakukan hal senonoh pada pelayan yang mengantar minuman pada nya ."
" apa Nathan tau tentang ini ,ucap kinan''.
" mungkin saja , tapi kita juga nggak tau juga sih , "
" bukankah lebih baik kita , bicara pada Nathan .soal ini ."
" benar , emm kamu saja Kinan .kamu kan dekat dengan bos Nathan .bukankah begitu teman-teman."
" iya Kinan ,kita nggak berani bicara pada bos ."
" baiklah ,aku akan keruangan Nathan , "Kinan menemui Nathan di ruangannya ."
tok .tok .tok..
Kinan mengetuk pintu ruangan Nathan ,dia melihat seorang pria yang sedang duduk di atas meja Nathan , sepertinya mereka sedang mengobrol sesuatu .
" Nathan , apa aku boleh masuk?, ada yang harus aku biacarakan.''
" masuklah , ada jawaban dari dalam tapi itu sepetinya bukan suara Nathan, ucap dalam hati Kinan, Kinan membuka pintu ,dan dia melihat Nathan sedang berdua dengan laki-laki didalam. ruangan itu .
" ohhh,,maaf . aku akan menutup kembali pintu ya ,kalian teruskan mengobrol nya .permisi ucap Kinan sambil menutup pintu."
" hei tunggu , ucap leon . ya benar saja pria yang ada di ruangan Nathan adalah Leon .
"pergilah ucap Nathan ,aku akan menemui mu nanti ."
" emm baiklah ,"
" aku bilang tunggu ,menghampiri Kinan yang berdiri didepan pintu , tiba tiba dia mencium tangan Kinan."
" Kinan terkejut , dan melepas tangannya , apa yang kamu lakukan, ucap Kinan."
" Leon , aku sudah bilang padamu jangan bertingkah , aku sudah Sabar menghadapi mu .jadi jika kamu ingi teteap berada di cafe ini ,aku harap jaga tingkah lakumu."
"dalam hati Kinan , Leon .pria ini yang bernama Leon , pantas saja pelayan menggosipkanya.dari tatapanya padaku aku sudah bisa menebak , jika dia ada niat yang nggak beres ."
" hahhh ,Nathan menghela nafas .sudahlah , Kinan aku minta maaf atas perilaku orang ini .dan kamu bisa pergi dari ruangan ku ."
" tidak boleh ucap leon , sambil memegang tangan Kinan, aku mau perempuan ini yang ada diruanganku."
" tidak bisa , dan cepat lepas tanganmu . Nathan menghampiri Leon. dia melepas genggaman tangan Leon pada Kinan."
" heiii bukankah aku pelanggan disini , dan kalian memperlakukan seperti seorang penjahat. aku hanya ingin minum dan perempuan ini yang aku inginkan . maksutnya hanya membawakan minum diruanganku itu saja ."
" aku bilang tidak , aku akan menyuruh pelayan yang lain datang keruangan mu ."
" kenapa , apa perempuan ini istimewa ,ucap leon."
" sudah sudah ,kalian berisik , ucap Kinan . biar aku saja yang mengantar minuman pada pria ini . "
" tapi Kinan , Nathan terlihat tidak rela jika Kinan yang mengantar minuman keruangan Leon".
" pergilah ke ruangan mu , aku akan segera kesana , ucap Kinan menyuruh Leon pergi ke tempat yang dia pesan ."
" baiklah ,aku tunggu kedatanganmu ,Leon bergegas pergi menuju ruangannya ."
" Kinan kamu tidak tahu Leon itu seperti apa , di laki-laki yang berbahaya. aku sudah menyuruh pelayan yang lain untuk datang ke ruangannya . tapi kenapa kamu malah menwarkan diri ."
" apa kamu tahu ,para pelayanmu ketakukan dengan pria itu .aku datang kesini mau membicarakan tentang ini . jika bukan aku siapa lagi , tenanglah aku bisa bela diri jadi jangan khawatir .aku akan bereskan dia jika dia melakukan hal yang tidak pantas ."
" baiklah , dari pertama datang ,dia juga ingin kamu yang mengantar minumanya dia tidak mau pelayan lain. aku merasa pusing menghadapi bocah seperti dia. aku akan terus memantau dari cctv .jika dia berbuat yang tidak baik padamu aku akan segara kesana ."
" baiklah , kalau begitu aku pergi ambil minumanya , daa Nathan ." Kinan bergegas mengambil minuman dan datang keruangan yang dipesan oleh Leon."
di depan pintu Kinan sudah mendengar sesuatu yang tidak baik. didalam.ruangan itu terdengar suara wanita yang tertawa dan merintih . kinan akan tetap masuk kedalam karena ini sudah hal biasa yang pernah dia lihat.
tok tok tok ....
Kinan mengetuk pintu ,
"masuklah ucap leon ,"
" ini minuman yang Anda pesan , dalam hati Kinan ," bukankah ini berlebihan , dia lihat seorang wanita yang sudah setengah sadar . leher wanita itu penuh dengan tato yang dibuat oleh Leon . tapi anehnya wanita itu masih merayu Leon , padahal dia sendiri sudah seperti orang mau pingasan ."
__ADS_1
" akhirnya kamu sudah datang , maaf ya wanita ini memang seperti ini jika dia bersamaku.sebentar aku akan panggil temanku untuk mengurus wanita Ini."
Leon menepuk tangannya beberapa kali , masuklah 2 orang laki-laki .mereka membawa wanita itu keluar dari ruangan Leon .tapi aneh wanita itu berteriak pada Leon dia tidak mau pisah dengan leon.dia juga berteriak padaku dia kira aku akan merebut Leon darinya ."
" Leon sayang ,aku gak mau keluar dari ruangan ini ,ucap wanita itu ".
" kamu istirahat dulu , setelah aku selesai urusanku aku akan datang ketempat mu .jadi ikutlah mereka . mereka akan membawamu pulang ."
" kenapa , karena wanita kamu mengusirku."
" hei tenanglah , dia hanya pelayan . dia kesini hany membawakan minuman untukku . "
" jangan dekati leonku , ucap wanita itu sambil melotot pada kinan."
"dia bukan tipeku , jawab Nadia . aku disini hanya untuk bekerja ,jadi jangan khawatir setelah aku menuangkan minuman nya ,aku akan pergi dari ruangan ini . "
" Leon tersenyum mendengar jawaban dari Kinan, " sekarang pergilah aku akan pergi menemuimu,aku janji ."
"baiklah ,aku akan ikut mereka. daaa,,,Leon sayang." wanita itu menci** bibir Leon lalu pergi dari ruangan itu ."
" baiklah , dia sudah pergi . sekarang tuangkan minuman untukku ."
" baik . " Kinan menuangkan minuman untuk Leon, tapi saat di mau menuangkan minumanya tiba-tiba Leon merasa pusing dan berkeringat.kinan mendekati Leon dan menyentuh dahi Leon , suhu tubuh Leon terasa panas . dia meminta Kinan terus meletakan tangan didahinya .
" jangan pergi , disini saja sebentar saja."
" bukankah tadi kamu tadi baik-baik saja . kenapa sekarang kamu terlihat lemah , dasar pria aneh .ucap Kinan."
" aku menahannya tadi , gara-gara wanita tadi .jadi temani aku disini, tanganmu sangat lembut . biarkan tanganmu terus ada didahiku, biarkan menjadi obat untukku."
" apa bisa sebuah tangan menjadi obat , aku akan ambilkan obat untukmu ."
" sudahku bilang aku tidak perlu obat , tunggulah sebentar saja . Leon tertidur diruangan itu. "
" wah yang benar saja ,dia tertidur .aku tinggalkan dia atau aku temani dia disni ya ."
Kinan bingung melihat Leon tertidur , dia ingin keluar dari ruangan itu .tapi Leon sedang tidak enak badan jika ada apa-apa nanti dia yang akan disalahkan ."
Kinan menelfon Nathan , lalu Nathan datang keruangan itu . Kinan ingin pergi ke toilet dan Nathan yang menggantikan Kinan untuk menemani Leon , saat Leon sadar dia terkejut karena Nathan yang di sampingnya bukanya Kinan .
" loh bukanya dari tadi Kinan yang menemaniku ."
" dia lagi ditoilet , jadi aku yang ganti dia disini .kamu sudah sadarkan . waktu batas menyewa juga sudah habis . jadi pergilah ."
" hei kau jahat sekali padaku , aku baru saja bangun sudah kau usir saja ,"
" aku tahu niat mu kesini bukan untuk minum atau yang lain . jadi pergilah ."
" wahh, apa kau tau benar niatku kesini untuk apa , jangan berfikiran yang tidak-tidak. aku kesini berniat baik hanya untuk minum , dan aku dengar dari pengunjung yang lain bahwa Kinan sangat bagus . jadi aku tertarik padanya .itu saja ."
masuklah Kinan ke ruangan Leon .dia melihat Leon sudah bangun . dia meminta Leon untuk meminum obat yang sudah dia bawa ."
" sebelum pergi minumlah obat ini dulu ."ucap Kinan mendekati Leon dan Nathan ."
"baiklah , aku akan menurut padamu .Leon meminum obatnya ."
" sekarang kau boleh pergi , Nathan memang tidak suka dengan orang ini . dia hanya tidak mau ada masalah jika menolak dia datang ke cafe , anak buahnya cukup banyak ."
" iya iya aku sudah dengar , aku akan pergi dari sini . tapi ada syaratnya , berikan aku nomor handphone Kinan ."
" apa lagi maumu , bukankah aku sudah bilang jangan banyak tingkah. sekarang pergilah ."
" aku sudah bilang bukan , aku akan pergi jika Kinan mau memberikan nomor handphone nya . ayolah Kinan bukankah kita sudah berteman ."
" ini nomor handphone ku .jadi sekarang kamu bisa pergi ."Kinan memberikan nomor handphone nya pada Leon."
"sebentar aku akan mencoba menghubungi nomor ini , ya buat jaga-jaga saja."Leon menghubungi nomor handphone yang diberi oleh Kinan , dia berfikir jika Kinan tidak akan memeberikan nomor handphone nya dan ini nomor handphone orang lain."
drtt drtt drt..terdengar suara getaran henfon seseorang ..
" lihat ini memang benar nomor handphone ku ,aku tidak memberikan nomor palsu."
" syukurlah kalau begitu , aku sangat suka denganmu Kinan . aku pergi dan trimaksih . oh ya Kinan aku boleh menelfon mu kan ."
" yaa, jawab Kinan".
Leon pergi meninggalkan cafe Nathan , diluar dia tidak sengaja bertemu dengan Sebastian yang baru saja datang . Sebastian juga pernah mendengar tentang Leon .tapi dia belum pernah bertemu dengannya .
__ADS_1