
PUTRI JUANDA WIJAYA
Putri adalah nama panggilan yang paling ia sukai ketika orang-orang menyebutkan namanya.Yahh..siapa yang tak kenal dengan Putri,sosok gadis kecil yang terkenal ramah,baik,rajin,dan cantik.Tak lupa kecerdasannya juga membuatnya dikenal banyak guru disekolahnya.Ia juga termasuk gadis yang ceria, namun siapa sangka dibalik keceriaannya diam diam dia telah menyembunyikan banyak air mata.
Diusia 6 tahun Putri menginjakkan kakinya di Sekolah Dasar.Gadis kecil yang sangat aktif dan ceria,namun saat ketika sedang belajar ia asik menggambar apa yang ada disekitarnya sehingga tidak fokus dan mendapat nilai yang tidak bagus.
"Ibu akan membakar seluruh baju sekolah dan juga buku-buku itu karna kau anak bodoh,dan malas belajar, di pikiranmu hanya bermain saja"marah sang ibu yang disulut emosi
"Tidak bu,ku mohon jangan,aku akan belajar lebih rajin lagi"tangis Putri tersedu-sedu
Sejak kejadian itu, Putri menjadi anak yang memiliki kepribadian yang berbeda dari anak-anak seusianya.Putri menjadi sedikit lebih pendiam dari biasanya jika bergabung keluarganya,dan terlihat kembali menjadi ceria jika sudah bersama teman-temannya atau dengan orang lain.
__ADS_1
Yah..ketika anak seusianya tengah asik bermain dia tidak ikut bergabung dan hanya memperhatikan teman-temannya dari kejauhan.Ketika anak seusianya belajar dibantu ayah dan ibu namun Putri tidak,dia belajar sendiri.
Putri lemah akan pelajaran matematika khususnya dalam pembagian, sehingga setelah belajar dia akan mengerjakan kembali tugas bagi-bagi yang diberikan ayahnya.Siapa yang tau bahwa gadis kecil ini akan tidur larut setiap malamnya.
"Putri bangun"ucap Ayah dari luar
Putri terbangun dari tidurnya karna terkejut dan langsung bergegas mengerjakan tugasnya sebelum berangkat sekolah yang tak lain adalah mencuci piring,menyapu rumah dan mengepel.
Tepat 7.00 Putri yang sudah siap berangkat sekolah menunggu temannya Ani di depan rumah.
Ani juga teman sebangku dan teman bermain Putri dirumah.
__ADS_1
Putri yang keluarganya hidup sederhana dan Ani yang serba kecukupan.Hari ini Ani membawa sedikit makanan untuk Putri sekaigus berangkat sekolah bersama.Setelah Ani tiba mereka pamit dan langsung berangkat sekolah.
Seperti biasa belajar dan belajar membuat Putri mudah bosan.Sembari memperhatikan guru diam diam ia memperhatikan jam dinding yang terletak tepat di atas papan tulis.
Tak lama bel istirahat berbunyi,teman temannya lari berbondong-bondong menuju kantin,namun tidak dengan dia.Yah Putri diam menunggu kantin kembali sepi,karna pada dasarnya Ia tidak menyukai keramaian dan keributan.
Waktu terus berlalu dan tak terasa jam pulang sekolah tiba.
Putri dan Ani bergegas pulang dengan bergandengan tangan.Ada rasa bahagia dan bebas ketika mereka pulang bergandengan tangan sambil berlari-lari.
Tiba di persimpangan jalan mereka berpisah,dan tak memakan waktu yang lama kini tiba di rumah masing-masing.
__ADS_1
Seperti biasa Putri akan langsung istirahat sejenak dan segera membereskan pekerjaan rumah agar tidak terlambat mengaji.
Hari ini tidur siangnya cukup nyenyak,sampai suara ketukan pintu membangunkan gadis manis.Siapa lagi yang datang jika bukan Ani teman dekatnya.Dengan semangat Putri berlari membuka pintu dan bersiap siap untuk mengaji di Madrasah yang tak jauh dari tempat tinggal mereka.