
Tak lama mereka semua telah selesai makan dan sekarang berada diruang tamu dengan desain sederhana namun terlihat mewah.
"Ayah apa kau lelah hati ini?"Tanya Dinda yang di angguki oleh ayah.
"Lalu bagaimana dengan ibuku,apakah lelah hari ini?tanya aPutri sambil memeluk ibunya.
"Tidak sayang ibu dan sayang ayah,biasa saja..lekaslah kalian tidur ini sudah larut"jawab itu mencium pucuk kepala kedua putrinya.
Putri menjawab ibu hanya dengan memanyunkan bibirnya dan mengangguk pelan.
"Baiklah aku akan menyusun tempat tidurku,dan bersiap-siap untuk tidur"
"Malam ayah malam ibu,"tambahnya lagi.
"Oh ya aku melupakan sesuatu,,dan malam Dinda adikku tersayang yang mirip seperti nenek lampir" timpalnya kembali sambil berlari usai mencium pipi ayah dan ibunya.
"Kau kau aku membencimu"ucap Dinda kesal.
"Sudahlah sudah jangan bertengkar terus,kalian ini membuat ibu pusing"balas ibu yang membuat ayah tersenyum diam-diam.
Setelah sampai dikamar,Putri merapikan tas sekolahnya,beberapa map yang berisi tentang rankingnya,dan beberapa pakaian yang sedikit berantakan.
Sesudahnya Putri langsung berbaring di kasurnya dan memeluk guling kesayangannya.Tiba-tiba dering handphone mengejutkan dirinya yang hampir jatuh kedalam mimpinya.
__ADS_1
Drrt.. Drrrtt..Ting Ting!!Ting Ting!!
Putri langsung menyaut handphone dan melihat notifikasi apa itu.Sungguh matanya langsung terbelalak dan jantungnya hampir meluncur ke darat.
"Ah kak Arka benar-benar menchat aku,bagaimana ini??aku balas atau ku biarkan dan jika dia bertanya aku pura-pura tidak membalas karna sudah tidur..ahh bagaimana ini??"gumamnya dalam hati yang bingung sendiri.
"Ahh balas saja sudah selesai"tambahnya lagi.
deg..deg..deg..jantungnya bergema bagai bermusik ria
"Malam adik cantik..sedang apa,sudah tidurkah??"
isi chat dari Arka
Lima menit
"Malam juga kak Ka,yah baru saja akan tidur"balas Putri santai.
Arka yang saat ini sedang berada diruang tamu rumahnya langsung berlari kekamarnya yang membuat orang tuanya bingung.
"Sayang apa yang terjadi,apa kau baik-baik saja?"suara ibu Riana memanggil Arka.
"Ak..aku..aku baik Bu,hanya melupakan sesuatu saja"jawab Arka gugup.
__ADS_1
"Baiklah,jangan tidur lama-lama ya sayang,nanti papamu akan ceramah sepanjang malam"kata ibu santai meninggalkan pintu kamar Arka.
"Ada apa dengan Arka sayang??"tanya Brian papanya Arka kepada Riana.
"Tidak apa-apa,hanya saja dia melupakan sesuatu saja"ucap Ibu Riana.
"Ah baiklah,apa aku mengganggu mu Putri cantik??"balas Arka kembali kepada Putri secepat kilat.
Dua menit kemudian."Tidak kak,tidak masalah hanya saja aku ingin segera tidur"balas Putri yang bingung sendiri.
.......
"Oke tidurlah,bsok aku menunggumu di persimpangan sekolah,aku ingin bertemu orangtuamu"balasnya kembali karna ketepatan esok adalah hari Minggu hari libur.
"Mau apa kesini?"balas Putri singkat
"Aku ingin tau saja,kenapa kau yang takut manis?"timpal Arka yang senyum-senyum sendiri.
"Ahh baiklah terserah kau saja kak"balas Putri malas.
Namun tidak ada yang tau bahwa sebenarnya Putri tengah lasak seperti orang kesurupan di atas kasur nya karna dari tadi hanya berguling kesana dan kesini.
"Oke okay ,tidurlah, besok kita bicarakan kembali,semoga kekasihku ini tidur yang nyenyak dan mendapat mimpi indah"balas Arka yang hanya di read oleh Putri.
__ADS_1