Mimpi Si Putri Cantik

Mimpi Si Putri Cantik
HARI YANG CERAH


__ADS_3

Kukk..kurruyuuk.. kukk kurruyuuk..suara ayam yang membangunkan orang-orang yang tengah menikmati mimpi dibalik selimut hangatnya.


"Ahh sudah jam brapa ini,aku harus cepat-cepat bergegas ke rumah Putri"kata Arka yang terburu-buru padahal ini masih jam 6:00.Arka langsung melompat dari tempat tidur dan berlari menuju kamar mandi yang berdekatan dengan dapur.


Braakk..


Bunyi pintu kamar mandi yang tertabrak Arka karna tidak hati-hati.


"Aaww ah kakiku sakit sekali"ucap Arka tanpa sadar.


"Arka.. ada apa?suara apa itu?"teriak ibu Riana dari arah dapur.


"Aduh kenapa aku tidak berhati-hati sekali sih,tapi ini benar-benar sakit,shit!"gumamnya kembali.


"Tidak- tidak bu,tidak ada apa-apa hanya sedikit menyenggol pintu kamar mandi saja"jawabnya menenangkan ibu yang panik.


"Ah kau ini pelan-pelan lah sayang,kau membuat ibu takut,apa kau terluka?"tanya Ibu Riana.


"Tidak kok Bu,aku akan mandi dan pukul 10 aku akan pergi ke rumah temanku Bu"jawabnya sambil mengusap kakinya.

__ADS_1


"Siapa?apa ibu mengenal nya?"tanya ibunya kembali.


"Tidak bu,tapi nanti kalau waktunya sudah tiba ibu akan mengenalnya dengan sangat-sangat baik."ucap Arka seadanya.


"Dia cantik Bu,dia juga memiliki mata yang teduh dan indah,senyum yang manis,wajah yang menawan,dia baik Bu.Apa ibu tau kemarin aku menjahilinya dan wajahnya langsung memerah seperti kepiting rebus Bu hahah"sambungnya kembali tanpa sadar dan yah itu sukses membuat ibu Riana memperhatikan Arka dengan begitu dalam.


"Terus sayang bagaimana??apa kau menyukai gadis manis itu??tanpa ibu to the point.


Arka langsung tersadar dan berlari ke kamar mandi sambil berkata "Tidak ibu,tolong jangan seperti itu"ucapnya malu


"Lihatlah Arka sayang sekarang wajahmu yang memerah seperti kepiting rebus hahah"kata ibu mengejek Arka.


7:35


"Ayahh ibu ...ayah ibu yang tercinta dan terhormat tolong dengar kan aku"panggilnya sambil merapikan beberapa foto dan vas bunga.


"Apa princess ayah,kenapa hari gini sudah ribut sekali??apa kalian lelah?"Tanya ayah Juanda kepada Kedua Putrinya yang tak henti-hentinya memanggil ayah dan ibu secara bergantian.


"Hahah tidak ayah,katanya nanti temanku akan datang bermain ke rumah,apakah ayah mengizinkan nya?"tanya Putri lembut.

__ADS_1


"Apa kau tidak menanyakan nya juga kepada ibumu ini hei anak curut?"saut ibu yang menghampiri suaminya.


"Aa itu iya ibu bagaimana menurut ibu?"tanya Putri kembali.


Kalau dilihat,wajah Putri memang terlihat sedikit tenang,tapi sesungguhnya jantungnya hampir lompat ke jurang.


"Ohh Tuhan bagaimana ini, aku takut sekali apalagi jika ayah dan ibu tidak mengizinkan kan kak Arka bermain ke rumah"batin Putri yang resah sedari tadi.


"Suruh lah dia datang,sekalian nanti kita akan makan siang bersama disini,iya kan ayah?"jawab ibu Ayu yang membuat keresahan di hati Anaknya hilang zuzzz begitu saja.


"Iya sayang"jawab ayah singkat.


"Baiklah terimakasih ayah ibu"saut Putri senang.


"Hei kak apa kau akan pergi berjalan-jalan dengan temanmu itu?tanya Dinda kepada kakaknya.


"Tentu tidak!"jawab Putri sekenanya.


"Kak..kau ini,takut sekali..aku tak akan ikut jika kalian memang akan pergi berjalan-jalan"ucap Dinda santai.

__ADS_1


"Memang tidak adikku gembrot tidak akan ada jalan-jalan"jawabnya kembali.


"Sudahlah sudah jangan begitu turus"kata ibu menenangkan Putri dan Dinda.


__ADS_2