Monster In Love

Monster In Love
Episode 03. Aku Ingin berteman


__ADS_3

Hai para pembaca yang cantik dan tampan


Biasakan untuk Like dulu baru baca lalu Komen setelah membacanya 😁😊🙏 tinggalkan jejak setiap episodenya 😊


Kritik dan saran di sangat di butuhkan jadi berikan masukkan dan pendapat kalian 😍🙏


Selamat membaca


...****************...


Arka yang telah sampai di rumahnya langsung duduk di sofa mengatur nafasnya yang terputus-putus karna habis berlari. Arka tinggal sendiri di sebuah rumah yang cukup besar.


"Apa-apa monster itu? Apa jangan-jangan dia berniat membunuhku dan memakanku" guman Arka memikirkan apa yang di lakukan Rara tadi sambil melihat pergelangan tangannya, terlihat memerah bekas ditarik Rara tadi.


"Aku harus bersiaga, aku tak ingin mati di tangan monster itu" batin Arka


Setelah rasa capenya hilang dan nafasnya teratur, Arka bangun dan berjalan ke dapur, Arka membuka kulkas mengambil botol air putih lalu meminumnya.


Melihat kulkas yang kosong Arka jadi teringat bahwa stok makanannya telah habis dan belanjaannya kemaren malam terjatuh di gang.


"Sial!!!. . . Plastik belanjaanku!!! Pasti terjatuh di gang itu, aduh..... Masa aku harus belanja lagi" ucap Arka sambil menutup kembali kulkasnya


Arka berjalan masuk ke kamarnya berniat menganti pakaiannya dan bersiap belanja, membeli bahan makanan.


"Ini semua karna monster itu, awas aja kalau aku bertemu lagi" batin Arka sambil menganti bajunnya


Setelah selesai ganti baju Arka keluar dari kamarnya tak lupa juga membawa dompet dan kunci mobilnya, Arka keluar dari rumah lalu ke bagasi di samping rumahnya dan mengeluarkan mobilnya. Arka berangkat ke supermart dengan mobil karna ia takut jika ia berjalan kaki akan bertemu kembali dengan monster itu.


Sore hari

__ADS_1


Arka masuk ke perkarangan rumah dan memasukkan mobilnya ke dalam bagasi lalu keluar dengan membawa dua kantong penuh yang berisi belanjaannya dan masuk ke dalam rumah dan langsung ke dapur.


Setelah selesai memasukkan stok bahan makanannya dan sudah membersihkan dapur, Arka duduk di sofa ruang tvnya.


Inilah kehidupan sehari-hari Arka hanya sebatas ke sekolah, pulang dan belajar kembali terkadang jalan dan bermain bersama Bram. Arka sudah terbiasa dengan kesendirian dan rutinitas kehidupannya yang ia jalani sudah satu tahun ini tanpa ayah dan ibunya.


Hari mulai malam Arka masuk ke kamarnya berniat mau mandi, Arka mengambil anduk dan mempersiapkan baju gantinya lalu masuk ke kamar mandi.


20 menit berlalu ahkirnya Arka selesai mandi dan berpakaian dan saat Arka sedang mengeringkan rambutnya tiba-tiba suara benda jatuh berasal dari dapur.


"Bbrruukk. . ."


Arka kaget "Aahh. . . Apa itu?" guman Arka sambil berjalan keluar kamar


Arka berjalan menuju dapur dan betapa terkejutnya Arka melihat dapurnya kotor, isi kulkas berhamburan dan ia melihat sesorang sedang duduk di depan kulkas sambil memegang potongan daging yang ia beli tadi


"Hai...... Arka!" ucapnya sambil tersenyum tak berdosa


"Apa yang kau lakukan di sini? dan bagaimana kau bisa masuk ke rumahku apa yang kau lakukan dengan dapurku?" ucap Arka syok melihat Rara duduk dengan manis sambil memakan daging sapi mentah yang Arka beli dan simpan di kulkas untuk persediaan makanannya.


"Aku tadi masuk . . ."


"KELUAR!...." teriak Arka membuat Rara terkejut


Arka langsung mengambil pisau dan mengarahkannya ke Rara, "Aku bilang keluar atau aku tak segan-segan membunuhmu" ucapnya lagi


Rara langsung bangun dan mengelap bibirnya, "Kenapa kau marah?"


"Dasar monster aku bilang keluar" ucap Arka dengan nada marah namun tangannya bergemetar memegang pisau itu sejujurnya ada ketakutan terlihat di mata Arka namun ia berusaha memberanikan

__ADS_1


"Aku hanya ini berteman denganmu Arka" ucap Rara tersenyum


"TIDAK..... sudah aku katakan aku tak ingin berteman dengan monster sepertimu"


"Baiklah" ucap Rara menunduk dan secepat kilat menghilang dari dapur itu, Arka tercengangan melihat hal tersebut dan ia mulai mengusap matanya beberapa kali sambil melihat sekeliling dapurnya.


"Kemana ia hilangnya, apa dia benar-benar sudah pergi" ucap Arka sambil memperhatikan jendela dapurnya.


Arka seketika menutup dan mengunci jendela dapurnya, lalu mulai membersihkan dapur berantakkan oleh Rara tadi.


"Bagaimana ia masuk dan membuat dapurku menjadi seperti" ucap Arka sambil melihat potongan dagin bekas Rara makan seketika perut Arka menjadi mual, Arka berlari ke arah wastafel dan memuntahkan isi perutnya. Setelah muntah Arka menyalakan keran air dan membasuh wajahnya dan mulutnya.


"Sial!!! Gara-gara monster itu aku jadi seperti ini" guman kesal Arka pasalnya tadi di supermarket Arka sempat makan karna tadi berniat untuk tidak masak malam ini namun makanan itu harus keluar lagi karna melihat sisa daging mentah yang Rara makan tadi.


Dengan menahan mualnya Arka membersihkan bekas daging yang berserakan di lantai, Arka memasukkan semuanya ke dalam plastik bersama semua daging yang ia beli tadi lalu ia berjalan keluar rumah hendak membuangnya.


"Astaga perutku mual sekali, dia makhluk apa?" guman Arka sambil membuang sampah di tong sampah di depan rumahnya.


"Aku di kenal dengan bangsa lcyan" sebuah suara membuat Arka terkejut dan terjatuh.


"Aaarrrhh....... Jangan makan aku" ucap Arka kaget.


"Hahaha. . .Arka kau lucu" ucapnya sambil tertawa.


"KAMU..... kenapa masih di sini?" tanya Arka sambil berdiri dan menatap Rara orang yang mengagetkannya.


"Aku tak punya rumah dan aku masih lapar" ucap Rara sambil tersenyum


"Aku tak peduli... yang jelas menjauhlah dari rumahku atau aku lapor kepolisi" ucap Arka beranjak kembali ke dalam Rumah.

__ADS_1


__ADS_2