
Moribus, Ep 3
Begin
--
Setelah 1 minggu Renka beristirahat. Kini dia sudah 100% sehat dan sudah mulai bisa beraktifitas lagi.
Setelah aku cek, untung masih belum ku terima item gift dari mereka.
Tapi apakah class restriction nya sudah hilang ?
Karena sekarang aku belum memiliki class, mungkin seharus nya bisa.
"Open Mail"
[Membuka Mail]
[Anda memiliki 3 item yang belum diterima]
[Terima/tidak]
"Terima"
[Item telah dipindahkan ke inventory]
"Inventory"
[Membuka inventory]
Whooshh~
[Inventory]
Anda hanya memiliki 3 Item.
[Staff of Celerity] Level tidak memadai.
[Gysmana Long Leather Gloves] Level tidak memadai.
[Grysmana leather boots] Level tidak memadai.
Deskripsi item :
Anda memiliki gear yang memiliki serangan tipe api. Magic attack dengan tipe api akan mendapatkan bonus damage. Anda memiliki 2 item proteksi. Resistance anda meningkat sebanyak 10%..
"Masih terkunci juga huh ? Tapi, untung bagiku karena restriction nya sudah hilang."
"Yosh"
"tapi..."
Renka melihat status nya.
Aneh, sudah berulang kali aku mengecek status ku tapi tetap saja, Mengapa aku yang hanya tidur bisa jadi player rank A? Apa yang sebenarnya terjadi saat gender change? Aku akan bertanya pada Karna-nee. Pikir renka saat itu
Renka pun beranjak dari tempat tidur nya.
"Waw, aku yang sekarang terlihat sangat cantik"
Renka melihat ke cermin yang berada di lemari.
Setelah cukup puas dengan penampilan nya, ia segera menemui Karna-nee yang berada di lantai 1. Setelah Renka bertemu Karna-nee di lounge, ia pun segera bertanya kepada Karna-nee. Namun Karna juga tidak tahu apa yang terjadi saat itu. Karna hanya mencium bau mana yang busuk dan melihat cahaya yang terang yang berasal dari tubuh Renka. Karna-nee menjelaskan apa yang terjadi hari itu.
Tepat setelah Renka teriak kesakitan, dia langsung kehilangan kesadaran selama 1 minggu. Disamping itu, anggota guild lainnya pergi ke hotspot untuk mencari beberapa penghasilan. Karna-nee mengajukan diri untuk menjaga Renka karna khawatir akan guild lain yang tiba tiba mengambush guild asmodeus dan mendeklarasikan perang dengan guild kita. 5 hari kemudian, mereka memberi kabar bahwa mereka sudah menghasilkan 5000 Drieghan silver atau 7 juta rupiah. Itu cukup untuk hidup sebulan, namun tidak cukup untuk guild yang akan melakukan raid. Jadi mereka pergi lagi menuju hotspot lain di kota kellath atau tasik. Disana, mereka mengasilkan 12,700 Drieghan silver yang setara 17 juta rupiah. Setelah mendapatkan 24 juta, mereka pergi menuju ke Grysmana (bandung) untuk menyiapkan perlengkapan dan memberi tahu guild hub bahwa guild kita akan segera melakukan raid di dungeon yang telah kita booking agar status dungeon rank e kita telah berganti ke 'sedang di raid oleh guild asmodeus'. Dan mereka pun lanjut menyiapkan barang barang lain.
***
Seketika, Karna-nee mendengar suara rapalan yang berada di dekat gerbang. Benar saja, mereka ternyata sedang di ambush. Renka yang masih kurang pengalaman tidak akan bisa banyak membantu. Karna-nee kaget karna dia tidak akan bisa mengalahkan guild itu sendirian. Karna-nee pun mempunyai sebuah rencana. Rencananya adalah, dia menyuruh renka untuk mengulur waktu dengan mengajak mereka berbincang bincang dan negoisasi untuk tidak menyerang guild kami. Sedangkan Karna-nee merapal mantra yang kuat.
Renka memulai rencananya. Ketika renka keluar dari pintu utama, para guild yang mengambush kaget. Mengapa ada sosok wanita yang sangat cantik disana dan dia mendekat kesini. Untung nya guild ini mempunyai barrier yang telah di buat oleh Valencia. Tidak kuat, namun cukup untuk mengulur waktu.
"Anu, mengapa kalian mengambush guild kami ? kami kan hanya guild kecil"
"Kita ingin mendapatkan Guild EXP agar Guild kami bisa naik level."
"Tapi apakah guild kecil kami dapat memberimu exp yang cukup?"
Sementara renka tengah mengulur waktu, Karna-nee pergi menuju ke lantai 3 dan mulai merapal mantra yang kuat.
"Kau tidak usah banyak cakap! Kau yang cantik tidak akan mengerti situasi kami!"
"Mengapa kau jadi bawa bawa penampilan fisik ku?"
"Kau mau berantem hah?"
"Kau tidak lihat kami sedang menghancurkan barrier Guild mu? kita literally lagi berantem sekarang"
__ADS_1
"oh iya"
"(15 menit lagi Ren.. coba tahan mereka sebisamu. Bila ini gagal, larilah sejauh mungkin)"
"(TAPI!! BAGAIMANA CARAMU MELAWAN MEREKA? BAGAIMANA DENGANMU)"
"(tenang saja aku ada ide..)"
"kau memang cantik tapi kau banyak bacot"
Tampak barrier guild asmodeus perlahan mulai hancur.
Crack~
"A-apa ? kalau begini terus, barrier nya tidak akan bisa bertahan.."
"Engkau yang memberi arahan, yang telah membimbing ribuan domba kejalan yang benar. Tidak hanya cukup dengan kekuatan hamba saja, tolong beri hamba arahan serta bimbinganmu, dengan ini akan ku akhiri semuanya,.. ENDLESS RAIN !!!"
[Mana anda berkurang sebanyak 750]
[Cooldown Timer: 5 Menit]
Lalu, Renka pun mendapat whisper dari Karna-nee.
[Renka spell nya sudah siap]
[Baik. Aku akan mulai menjauh]
Renka pun mundur
"Ha! Liat lah teman teman, wanita itu berlari seperti anak kecil hahahah"
"Rupa mu hanya cocok untuk menjadi budak kami"
Mari kita lihat nanti. Ucap renka di dalam hatinya.
Seketika ribuan panah datang dari langit
Ribuan panah datang ke ke dataran. Menghujam orang orang itu. Renka yang melihat ada kesempatan berteriak kepada Karna.
"KARNA-NEE! PINJAM KAN AKU SENJATAMU."
Karna melemparkan Short-sword nya ke Renka.
Renka pun mulai berlari menuju para anggota guild musuh.
[Anda telah naik level]
Ya tuhan, ini bukanlah cara terkeren untuk naik level. Pikir Renka saat itu
"Dua, tiga, empat...."
Untungnya mantra yang di cast oleh Karna-nee dapat membuat para member guild itu sekarat. aku tidak akan menyianyiakan ini.
HeeeeeeeeeaAAATTTT !!
"Sepuluh...... lima belas.. tigapuluh tujuh.."
Hosh hosh hosh
"aaaaAAAAAAAAAAAAAAAAA"
Renka dengan sangat cepat membunuh seluruh member guild musuh yang hanya memiliki HP sebesar 30% karena terkena efek bleeding [Endless Rain].
[Efek bleeding Endless rain telah habis].
Sfx – stab stab
Ring ~
[Anda telah naik level]
[Anda telah naik level]
[Anda telah naik level]
[Anda telah naik level]
[Anda telah naik level]
[Anda telah naik level]
***
Hosh Hosh Hosh
"status"
__ADS_1
Renka membuka status nya.
[Status]
[Renka Wijaya]
Rank A
Asmodeus Guild
Title : -none-
[Level 7]
"lumayan"
Renka mulai tersenyum kegirangan. Karena ini adalah pertama kalinya ia naik level. Begitu pun dengan Karna, dia juga mendapatkan exp.
"Status"
Karna membuka status nya.
[Status]
[Karna Farnami]
Rank A
Asmodeus Guild
Title : Overwhelming Eyes [Akurasi + 30]
[Level 68]
"araa? cuma level 2? itu kan padahal menghabiskan mana yang sangat banyak huuuu"
"Oiya. Ooyy Renka!, bagaimana keadaan dibawah ?"
"Aman Karna-nee hehee"
5 menit kemudian. Para anggota guild Asmodeus pun telah kembali ke Guild House mereka. Namun mereka kaget melihat keadaan yang sedang terjadi. Barrier Hancur, banyak mayat yang bergeletak dan mereka lebih kaget akan Renka yang diselimuti darah.
"Apa yang terjadi renka ?"
"Apa yang terjadi saat kami tidak ada?"
Akan kita jelaskan didalam, ucap renka.
Setelah mendengar apa yang terjadi, Farrid pun terkejut dan teriak
"AAPAA ?"
Tapi mereka lebih penasaran dengan Renka. Bagaimana dia bisa membunuh banyak anggota guild? Renka pun menjelaskan..
"Aku tadi agak mengulur waktu untuk Karna-nee merapal mantra nya. Lalu ketika Karna-nee sudah merapal mantra nya, ribuan arrow pun langsung menusuk tubuh orang orang itu dari langit dan hanya menyisakan sepertiga dari HP mereka. Disitu aku meminjam Short-sword milik Karna-nee dan langsung berlari ke arah mereka. Mereka sangat terkejut dengan skill hebat milik Karna-nee dan itu sangat membantuku agar dengan mudah mendekati mereka."
Setelah kejadian tersebut, mereka beristirahat selama 2 jam di lounge guild. Renka pergi untuk mandi, sedangkan Karna tidur dikamar nya. Valencia pergi untuk meng repair barrier guild, dan Hojo pergi ke dapur untuk menyiapkan hidangan. Setelah itu kami semua berkumpul di lounge guild untuk membahas tentang raid minggu depan yang akan datang sambil menunggu Hojo dan Valencia.
Rencananya, setelah membunuh boss dungeon nya, Kita akan langsung bergerak ke Futu Yiranair, alias kota api, untuk membantu renka leveling dan mendapatkan class Blaze Binder, serta membantu member lainnya untuk leveling disana juga.
Ke-esokan harinya
5 hari lagi menuju dungeon raid.
Rachel mengajak Renka untuk berburu Treant dan juga agar Renka bisa mendapatkan beberapa experience untuk naik level. Renka pun setuju, namun dia tidak memiliki class sekarang dia hanya menjadi beban untuk Rachel.
Ring~
[Hadiah dari Anggota guild, Rachel]
[Newbie Sword level 5]
[Terima/Tolak]
"aku tahu kau baru naik level, dan item yang kami belikan untuk mu masih level restricted. Untuk sementara kau bisa memakai ini."
"terimakasih. Aku selalu saja merepotkanmu."
"tidak apa. Kau kan anggota guild kami hihii."
"heh."
Renka tersenyum lebar.
Baiklah mari kita pergi. Ucap renka
"Yossshhh ayo kita berangkaatt !"
__ADS_1
see ya in the next episode~
AdventureQuest - Reality Adventure