Mr. ARROGANT IS MY LOVE

Mr. ARROGANT IS MY LOVE
04


__ADS_3

Malam ini rumah Hana terasa sepi, karena Bapak, ibu dan Kakak nya sedang pergi bersenang-senang dengan Uang hasil menjualnya.


Tring( pesan ).


" *hai Hana, kamu sedang apa? " Reynal.


" aku sedang membaca buku, kamu sendiri? " Hana


" aku sedang menungguimu di bawah pohon " Reynal*


Menerima balasan pesan Reynal, Hana pun segera melihat ke luar jendela dan benar saja jika Reynal sedang berdiri di sana dan melambaikan tanganya.


Hana segera keluar rumah dan menghampiri Reynal.


" kamu ngapain disini? " tanya Hana


" mau makan malam diluar atau sekedar cari Angin? " tanya balik Reynal


" sebentar, aku ambil sweeater dan ponsel ku dulu. " Jawab Hana dan segera masuk kedalam rumah untuk mengambil barangnya.


Tak lama kemudian Hana kembali menemui Reynal.


" sudah siap, ayuk " ajak Hana dengan tersenyum .


Reynal hanya mengangguk dan berjalan disamping Hana, dia melihat Hana banyak melamun dan tatapanya seperti menahan Luka yang mendalam.


" Han " panggil Reynal sambil menepuk pundak Hana.

__ADS_1


" eh- iya Rey? Ada apa? " Tanya Hana.


Reynal hanya menggeleng dan tersenyum. Akhirnya mereka pun memilih makan Nasi goreng di pinggir jalan dekat rumah Hana.


" bang Nasi goreng pedas 2 " ucap Reynal kepada penjual Nasi goreng.


" siap Aden " balas penjual Nasi goreng sebut saja Pak Amin.


Tempat itu adalah langganan Reynal dan Hana sejak dulu. Reynal dan Hana menikmati makanan mereka dengan sesekali bersenda gurau.


Selesai makan Nasi goreng, Reynal mengajak Hana ke Taman dekat rumah Hana.


" duduk disana yuk " ajak Reynal dengan menunjuk salah satu bangku yang kosong.


Mereka pun duduk disana, dan menatap lalu lintas di jalanan.


Hana hanya tersenyum dan menggeleng saja.


" mungkin aku bisa bantu " ucap Reynal tak menyerah.


Hana menghela nafas nya, dia pun mulai menceritakan kejadian dirumahnya pagi tadi. Reynal hanya mendengarkan semua ucapan Hana.


" aku enggak mau menikah dengan orang yang enggak aku cintai Rey, bawa aku pergi. Kamu bilang kamu mencintaiku bukan? Jadi bawa aku pergi jauh Rey. Aku juga mencintaimu dan kita akan mencari pekerjaan apapun itu asalkan halal dan juga kita masih bisa bersama-sama. " ucap Hana dengan terisak, dia benar-benar kalut dengan keadaanya saat ini.


Reynal mulai berkaca-kaca, tanpa dia sadari hatinya merasa sakit melihat wanita yang di cintainya lemah tak berdaya seperti itu.


" kemarilah. " ucap Reynal sambil menarik bahu Hana dan Hana pun jatuh kepelukan Reynal.

__ADS_1


Dia memeluk Reynal sangat erat disertai dengan tangisan nya. Reynal mengusap punggung Hana, dia berharap itu bisa sedikit menenangkan Hana.


" Han, aku memang mencintaimu. Tapi bukan berarti aku mau menghancurkanmu dan keluargamu, aku ingin kita bisa hidup tenang berdua tanpa kebencian orang tuamu. " ucap Reynal masih memeluk Hana.


" jadi, kamu rela jika aku menikah dengan laki-laki lain dan kita pun tidak tahu seperti apa kepribadianya? " tanya Hana sedikit menaikan suaranya dan melepaskan pelukanya dari Reynal.


" bukan begitu Han, tapi alangkah baiknya kita berusaha membuktikan ke pada keluargamu bahwa hubungan kita akan terjalin kuat? " tanya Reynal balik.


Hana hanya diam, saat ini dia merasaa kesal dengan Reynal. Laki-laki yang baru saja menyatakan perasaan cinta kepadanya itupun memilih melepaskan Hana.


" aku mau pulang " ucap Hana lalu beranjak pergi.


" aku temani kamu pulang " ucap Reynal.


" Jangan ikuti aku Rey, dan lupakan tentang perasaan kita. Aku butuh waktu untuk sendiri " Hana pun berlali meninggalkan Reynal.


Reynal pun duduk dengan Air mata yang menetes di pipinya.


" aku rasa ini lebih baik Han, aku sangat mencintaimu. Tapi Ibu ku memintaku untuk kembali ke London untuk menimba Ilmu disana dan meneruskan bisnis Almarhum Ayahku. Aku yakin jika kita berjodoh maka kita akan bersama kembali. " batin Reynal.


**


Hana sampai dirumah dan para Iblis-iblis penunggu rumah itu belum juga pulang, padahal malam sudah menunjukan pukul 10.


Hana pun masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu kamarnya, tanpa dia sadari Air mata nya jatuh kembali membasahi pipi Mulusnya.


Dia benar-benar benci dengan kehidupannya yang menyedihkan.

__ADS_1


Hana pun menangis sambil berbaring, dan tanpa dia sadari dia pun tertidur.


__ADS_2