
Jia yang merasakan kesakitan dan kelelahan merasakan dirinya tidak bisa lagi bangun ditambah lagi dengan efek obat yang dikonsumsi sebelum tidur tadi membuatnya semakin tidak berdaya dalam balutan mimpi nya .
Iyya merasa sangat bahagia karena setidaknya ia sudah berhasil masuk rumah idolanya Gerald Wu yang di idam-idamkan nya . ia merasa mimpinya semakin dekat dengan idolanya terwujud apalagi idolanya benar benar tidak jauh dari harapan nya .
Gerald benar benar pangerannya impiannya.
dalam mimpi indahnya ia merasakan bibirnya mulai disentuh dengan lembut sepeti ekspetasi ciuman pertamanya.
dalam tidurnya ia berkhayal Gerald menciuminya dengan lembut. ketika bibir Gerald berhadapan dengan bibirnya .ia pun dengan sengaja mengikuti gerakan bibir Gerald.
dalam mimpinya ia merasakan detak jantungnya yang juga mulai tidak karuan .dan mulai berdetak Dengan kencangnya sehingga membawa derai nafasnya yang semakin bergairah.
dan ingin merasakan nya lagi dan lagi hingga ia merasakan seakan-akan bibir Gerald benar benar ada dihadapannya seperti mereka sedang melakukan nya secara nyata .
dalam tidurnya Jia Li ingin membangun kan dirinya sendiri bahwa itu hanyalah mimpi kemudian Jia merasa mimpinya ini terlalu jauh tidak mungkin Gerald akan melakukan hal-hal tersebut padanya siapa dia.dia
__ADS_1
hanya orang dari kasta yang berbeda jauh dengan nya selama ini Jia Li harus membiayai kuliahnya sendiri.
ia berusaha membangun kan dirinya yang bermimpi terlalu jauh terhadap Gerald bisa bertemu dengan Gerald adalah sebuah keberuntungan.sejak lama ia mengidolakannya maka jangan berharap lebih untuk ia bisa menyukainya.
Gerald Wu. sambil memonyongkan bibirnya ia terbawa arus mimpi semakin jauh hingga ia terjatuh sendiri dari tempat tidurnya dan merasakan rasa sakit yang lumayan pada pantatnya.
kemudian ia terbangun dan berdiri kemudian menyalakan lampu sudut kamarnya.didapatinya tidak ada seorang pun yang berada dikamar tersebut selain dirinya . baginya kamar Gerald terlalu besar hingga ia merasakan sunyi Didalam kamar tersebut.
sebelumnya ia sudah mulai terbiasa tidur dengan Jessica si cerewet kali ini ia tidur sendiri dengan kamar yang cukup untuk 20 orang.
apakah itu Gerald.
Bukankah ini kamar Gerald yang ia tempati.
kemudian ia ingin mengambil segelas air putih yang ada di meja disamping tempat tidur.ia pun duduk di atas kasur dan meminum air dirasakan bibirnya sedikit basah dan sedikit sakit di bagian bawah .terlihat seperti di cium dengan keras.
__ADS_1
ia pun segera melihat bibirnya di cermin
benar saja ia melihat bibirnya sedikit merah
"apa yang aku lakukan aku bermimpi hingga seperti ini "keluh Jia dalam hati
kemudian ia pun baru menyadari bahwa pakaian kerjanya sudah berganti menjadi piyama tidur .
"apakah aku sangat terlelap tidur hingga aku tak menyadari ada orang yang telah Mengantikan pakaian tidurku?" pikir an Jia Li semakin menjadi.
"apakah Gerald yang melakukan ini padaku?" Jia semakin liar memikirkan hal ini.
ia pun kembali menyentuh bibirnya yang dirasakan nya bibirnya semakin tebal Jia berkata pada dirinya sendiri bahwa mimpinya ini terlalu sangat jauh tidak mungkin pangeran nya melakukan hal ini kepada orang seperti dirinya .
Jia berharap mimpi ini menjadi nyata .
__ADS_1
hanya saja Gerald benar benar menyadari bahwa ini adalah nyata.