
"baiklah honey aku kerja dulu?" lanjut Gerald kemudian ia pun dengan segera mematikan ponselnya.
Gerald yang sudah tahu proyek ini akan dihentikan akibat di ulahnya yang menolak untuk menemani nona Felice sudah meminta Vania untuk mengemas seluruh keperluannya dan Vania pun dengan cekatan membatalkan pesanan hotelnya namun dihentikan oleh Gerald karena ia tidak ingin membuat Jia Li sedih dan memutuskan untuk mengindap di hotel tersebut selama satu malam. Vania pun selalu menemani majikanya meskipun berbeda kamar.
sesampainya di hotel mereka pun tidur di kamar masing masing sedangkan sopir memutuskan untuk pulang ke kampungnya sebentar karena lokasi shooting sangat dekat dengan tempat tinggalnya ia pun memutuskan untuk tidur di rumah nya sendiri.
Gerald yang sangat tersiksa dengan rasa rindunya dengan Jia Li tidak bisa tidur dengan nyenyak ia bahkan berharap agar hari segera beranjak pagi .agar ia. bisa segera pulang dan menemui pujaan hatinya. Vania yang sangat memahami Gerald pun mengetuk pintu untuk berbicara dengan Gerald dan melakukan sedikit meeting kecil membahasa kejadian tadi .
"tuan Gerald"suara dari luar menunjukan suara Vania
"masuk Vania"jawab Gerald dari dalam . Gerald yang menatap keluar menikmati pemandangan malam sambil mendengarkan apa yang disampaikan Vania. Vania pun duduk di kursi tamu yang tersedia di ruangan itu.
__ADS_1
"untuk kejadian hari ini tuan Gerald" tanya Vania
"sudah tidak perlu dipertanyakan Vania mereka yang membatalkan kontrak ini dengan kita tentu kita dapat kompensasi nya?" jawab Gerald.
"baik tuan tapi bagaimana dengan nona Felice apakah kita perlu mengirimkan surat permohonan maaf secara resmi"tanya Vania
"tidak perlu Vania. Felice sudah sangat keterlaluan ia bahkan beranggapan bahwa kita bisa didesak dengan pekerjaan?" jawab Gerald.
Vania pun segera maju dan mendekat kepada Gerald ia pun memberikan ponselnya.dan Gerald pun melihatnya ia melihat kue kue kecil yang berinisial kan namanya bahkan ada sebuah kue tart yang dilukis bak dirinya dan dibawahnya tertulis nama Gerald Wu with Jia Li sangat jelas terdapat tulisan Fighting .
Gerald pun tersenyum dengan melihat kue kue itu.hal ini membuatnya sedikit tenang dan bertambah tidak sabar untuk pulang menikmati kue kue buatan Jia Li.
__ADS_1
melihat ekspresi majikanya yang terlihat bahagia membuat Vania juga tersenyum bahagia kemudian Gerald pun bertanya hal penting kepada Vania mengenai perusahaan yang sedang ia kelola bersama beberapa rekanya . Gerald selain menekuni bidang akting ia juga seorang CEO dibeberapa perusahaan namun ia tidak pernah langsung turun tangan ia memiliki beberapa assisten yang siap menangani pekerjaanya dan memiliki Vania Vania yang lain yang bisa ia andalkan dalam usahanya . Gerald hampir tidak pernah terlihat dikantor hanya dalam kondisi kondisi tertentu ia berada dikantor meskipun begitu ia selalu menyempatkan diri untuk melihat laporan perkembangan perusahaan-perusahaan nya sekali waktu dalam acara formal ia pun hadir.
"apakah kamu sudah menyiapkan kepulangan kita besok?"tanya Gerald
"sudah siap tuan Gerald"jawab Vania
"bisakah saya minta tolong hal pribadi kepada mu?"tanya Gerald
"tentu tuan sudah kewajiban saya?" jawab Vania
"tolong katakan kepada Jia Li bahwa kita akan menunda kepulangan sebab ada urusan yang penting.tolong katakan padanya saya ingin memberikan kejutan untuk nya?" kata Gerald
__ADS_1
"baik tuan Gerald!" jawab Vania dengan raut muka yang bahagia melihat tuanya yang lam hidup sendiri kini sudah mulai menemukan wanita dalam hidupnya.