Mr Famous, Please Don'T Love Me

Mr Famous, Please Don'T Love Me
Kau Gila


__ADS_3

"Jia Li" terdengar suara teriakan dari luar rumahnya.ia pun segera berlari menuju sumber teriakan tersebut.


Feng an gadis teman sebangku Jia Li saat di sekolah menengah."jam berapa ini gadis gila?"sapa Feng an."maafkan aku kesiangan" jawab Jia Li sambil cengengesan.mereka berdua Baru saja melamar pekerjaan restoran disebuah apartemen mewah untuk membantu biaya kuliah mereka berdua karena menginginkan masuk kampus elite maka mereka harus berusaha lebih keras.uang saku dari kedua orangtuanya tidaklah cukup untuk membiayai kuliah mereka disana karena biaya kuliahnya sangatlah tinggi.


malam Harinya sebelum mereka pergi bekerja


Jia Li tidak bisa tidur selain bekerja adalah pengalaman pertamanya.ia juga terus berkhayal dan menatap wajah Gerald di setiap sudut kamarnya.bahkan ibunya pun pernah menghancurkan potret-potret wajah Gerald tapi tetap saja Jia yang sudah tergila gila mengembalikan nya lagi dan bertambah semakin banyak. membuat ibunya menyerah dengannya.


"maafkan aku Feng kemarin aku tidur terlalu malam!"


"kau selalu seperti ini apakah ini semua karena pangeran khayalan Mu Gerald Wu !"ejek Feng kepada Jia Li.

__ADS_1


"setidaknya aku sudah berusaha mewujudkan mimpi ku?"ejek Jia Li


setibanya di restoran Jia dan Feng melapor ke manager restoran.


mereka pun hanya ditugaskan untuk melayani dan membersihkan area restoran karena mereka hanya pekerjaan paruh waktu.


mereka pun bersungguh sungguh karena jika mereka memecahkan piring 1 saja 20% gaji mereka akan dipotong.karena restoran tersebut memang elite dan sangat terprivacy


Gerald yang tiba dengan asistennya Vania. segera dilayani oleh resepsionis dan Jia pun sangat terkejut akan hal itu. Jia yang benar benar sudah mabuk kepayang dengan visual Gerald semakin menjadi bertambah gila karena melihat visual sempurna tersebut secara langsung. Jia pun terus menatap Gerald tanpa disadari manajer pun mendekati Jia dan segera meminta Jia untuk melayani gerald.dan meminta Jia untuk mengingat pekerjaan dan menjaga privasi para pelanggannya.


karena ketidak berdayaan Jia ia hanya bisa pasrah memandangi Gerald.

__ADS_1


" apakah kamu ingin memotretnya?" tanya Vania Kepada Jia


"tidak nyonya!"jawab Jia dengan perasaan Takut dan sedih karena telah menyia-nyiakan kesempatan. "benarkah? jika kamu mau memotretnya aku akan membantumu!"tanya Vania . Gerald yang diam saja hanya melirik.


"mohon maaf Nyonya saya memang fans berat tuan Gerald tapi saya tidak berhak minta fotonya atau mengambil secara diam-diam disini.!" terimakasih atas tawaran nyonya.mohon maaf sudah menganggu privasi anda!" ucap Jia mengingat apa yang dikatakan oleh manajer nya.


Vania pun tersenyum dengan polos.kenapa masih ada gadis yang sepolos itu padahal ia melihat dengan jelas bahwa gadis itu sangat menyukai bosnya tersebut.ia bahkan berani menolak bantuannya.


"baiklah Jia kami pesan makanan yang ringan saja serta berikan kami sedikit wine" kata Vania sambil melirik identitas Jia


"dia terlihat sangat berbeda dari kebanyakan karyawan disini?"kata Vania yang diam diam mengagumi Karakter Jia.

__ADS_1


Gerald hanya diam menanggapi kegilaan kedua wanita tersebut.karena Menurut Vania banyak dari gadis gadis yang berusaha ramah kepadanya hanya untuk mendapatkan foto ataupun tentang Gerald .baik dari kalangan biasa maupun dari kalangan elite.


Vania pun hanya tersenyum dan berusaha mengamati Jia.


__ADS_2