MUSLIHAT CINTA IBLIS

MUSLIHAT CINTA IBLIS
7.


__ADS_3

"Aaaaaaa...." teriak sarah,dia begitu terkejut melihat harimau putih di hadapannya.Bahkan tubuhnya sudah terasa bergetar,baru kali ini dia berdiri berhadapan dengan seekor harimau putih.Bahkan,untuk bernafas saja rasanya sangat sulit.


Ini adalah kedua kalinya dia melihat harimau putih,kemarin dia melihat dari kejauhan.Sekarang,dia melihat harimau putih itu dari dekat.Sehingga jaraknya membuat Sarah panas dingin.


Bukan kah harimau ini yang aku lihat kemarin.Bagaimana ini? Rasanya aku takut sakit sekali.Bahkan,untuk berteriak minta tolong saja rasanya sangat sulit.ucap Sarah dalam hatinya


Lalu harimau putih itu berubah menjadi seorang pemuda tampan berambut panjang.Bahkan,baju yang dipakai pemuda itu sangat pendek.Sehingga membuat otot-otot perut sispax dan lengannya kelihatan menggoda iman.Tatapan pemuda tampan ini sangat tajam,namun tidak menutupi ketampanan dan kegagahan pemuda tersebut.



Sarah sangat terkejut,bagaimana mungkin harimau putih ini berubah jadi manusia? Jika dia berubah seperti itu,apakah dia siluman? Begitu banyak pertanyaan yang berkecamuk dalam benak Sarah



"Jangan takut,aku tidak akan menyakiti mu."ucap pemuda itu dengan senyum tersemat dibibir tipisnya



"Be -- benarkah?"tanya Sarah hati-hati


"Iya,aku tidak akan menyakiti mu."ucap pemuda itu yang tidak lain adalah Panglima Wira Seta.


"Ohhh yaaa,siapa nama mu?"tanya panglima Wira Seta


"Sarah."hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut Sarah


"Nama yang sangat indah.Ohh yaa,namaku adalah Wira Seta."ucap panglima Wira Seta pada Sarah dan gadis itu hanya mengangguk kecil


"Apakah kau siluman?"tanya Sarah hati-hati, dia takut pertanyaan nya melukai hati pemuda itu


"Iya,tapi kau jangan takut.Aku hanya ingin berkenalan dengan mu saja."ucap Panglima Wira Seta. "Kembali lah ke tenda,tidak baik untuk dirimu berada didalam hutan saat malam hari.Karena sosok lelembut dan para setan itu sangat menyukai aroma manusia.Bukah kah kau mempunyai satu kelebihan,yaitu bisa melihat makhluk gaib?"tanya panglima Wira Seta


"Da--dari mana k---kau tahu?"tanya Sarah terkejut dengan perkataan panglima Wira Seta



Bukan nya menjawab,Panglima Wira Seta kembali menyuruh Sarah untuk masuk ke dalam tenda.Belum sempat Sarah masuk, tiba-tiba saja ada kelabang besar dihadapan mereka.


Sarah terkejut dan panglima Wira Seta memberi dia sirapan.Agar Sarah tidak melihat kelabang itu lagi dan akhirnya Sarah pun pingsan.Karena panglima Wira Seta sudah mengetahui siapa sosok kelabang besar itu.


Sementara itu,didepan tenda.Adam dan sosok bermata merah penunggu hutan ini sedang beradu argument disana.Dan Panglima Wira Seta mengetahui hal itu,namun dia tidak ingin mengganggu mereka.


Kelabang besar itu berubah menjadi seorang perempuan cantik dengan raut wajah angkuh.

__ADS_1


"Salam putri Laksmi."ucap Panglima Wira Seta


"Serahkan gadis itu kepadaku."ucap Perempuan yang tidak lain adalah Laksmi,sepupu raja iblis sekaligus calon istrinya.


"Untuk apa putri?"tanya Panglima Wira Seta



"Jangan banyak bicara, panglima Wira Seta.Aku tidak suka mengulangi perkataan ku."ucap nya dengan nada tinggi dan tidak ingin dibantah



"Maaf Putri,aku tidak bisa menyerahkan gadis ini kepadamu.Karena aku akan melindungi nya,karena dia adalah calon istri ku."ucap panglima Wira Seta


Calon istri? Bukan gadis itu calon istri Panji? Ucap Laksmi dalam hati


"Bukan kah calon istri raja?"tanya Laksmi


"Bukan putri,dia hanya teman dari calon ratu kerajaan Bantara Angin."ucap Panglima Wira Seta


Mendengar perkataan panglima Wira Seta,akhirnya Laksmi mengurungkan niatnya untuk membunuh Sarah.Karena dia menyangka gadis itu adalah calon istri raja.Rupanya bukan,entah dimana calon istri raja itu sekarang?


Akhirnya, Laksmi pergi meninggalkan tempat itu.Sedangkan Panglima Wira Seta berubah kembali seperti wujud nya yang semula,yaitu harimau putih.Karena dia merasakan kedatangan seseorang.Lalu dia berjalan menuju pinggir danau,tempat dia berbaring tadi.


Sementara itu,Sarah ditemukan dan diangkat oleh Adam menuju ke tenda.


***


Kini,Adam menatap sosok bermata merah itu. "Kenapa kau bertanya seperti itu?"ucap Adam bertanya balik


Sosok bermata merah itu menggeram. "Jawab saja pertanyaan ku."


"Untuk apa aku harus mengatakan nama ibuku kepadamu,itu tidaklah penting."ucap Adam


Dia merasa aneh dengan makhluk itu, Seperti nya sosok itu ingin sekali mengetahui siapa ibunya.Lebih baik dia diam dan tidak mengatakan apapun,karena hal itu tidak lah penting.


"Apakah kau mempunyai suatu hubungan dengan ratu ular?"tanya sosok bermata merah itu lagi



"Ratu ular? Aku tidak mengenalnya."ucap Adam , Dia memang tidak mengetahui jika ibunya adalah seorang ratu ular.Itu sebab nya dia menjawab seperti itu.


__ADS_1


"Bohong,kau pasti ada hubungannya dengan ratu ular.Buktinya,kau mempunya kalung permata biru itu."bentak sosok bermata merah tersebut



"Kau mau mempercayai atau tidak,itu bukan urusan ku.Yang jelas,aku tidak ada hubungannya dengan ratu ular.Jika pun ada,kurasa bukan urusan mu kan."ucap Adam santai


"Kau."ucap sosok bermata merah itu menggeram


Tiba-tiba saja sosok bermata merah itu mendapat bisikan. "Mangku Alam,kembali lah ke tempat asalmu.Jangan pernah mengganggu pemuda itu atau kau akan merasakan akibat dari amukan ratu ular."


Sosok bermata merah tersentak,bahkan dia mendapat bisikan dari tuan nya.Jika pemuda ini tidak bisa disentuh,dan tuan nya berkata benar.Jika dia tidak seharusnya berurusan dengan pemuda ini.Akhirnya Mangku Alam menghilang dari pandangan Adam.


Adam pun hanya menghela nafas lega,untung saja makhluk bermata merah itu sudah pergi.Dan kini,dia mencari Sarah disekitar danau.Adam pun mengarahkan senternya ke depan dan dia melihat tubuh manusia di dekat sebuah pohon yang berada disekitar danau.Setelah dia melangkah dan mengarahkan senter ke wajah orang itu.


"Sarah."gumam nya,lalu dia segera mendekati Sarah dan memeriksa keadaan Sarah.Rupanya Sarah tergeletak di atas tanah yang berada didekat danau. "Sedang apa gadis ini berada disini? Apakah dia mengigau dan tidur sambil berjalan? Aneh."gumam Adam



Kemudian Adam mengangkat tubuh Sarah dan membawa nya ke dalam tenda.Beruntung Hasan bangun dan dia membantu melebarkan pintu tenda,agar Adam bisa masuk bersama Sarah.



"Ada apa dengan perempuan ini?"tanya Hasan,dia merasa heran.Kenapa Adam masuk ke tenda sambil membawa Sarah yang sedang dalam keadaan tidak sadar kan diri. Apakah Adam dan perempuan ini


sedang melakukan hubungan..... Ahh kenapa pikiranku jadi kotor begini sih.gerutu Hasan dalam hati


"Aku menemukan nya didekat pohon yang berada dipinggir danau dalam keadaan pingsan."ucap Adam



"Kenapa bisa begitu?"tanya Hasan



"Aku pun tidak tahu,kita akan mengetahui hal yang sebenarnya setelah dia bangun nanti."jawab Adam


"Iya."sahut Hasan


Hasan pun mengedarkan pandangannya ke samping,terlihat Renata yang tidur lelap.Bahkan, perempuan itu tidur tanpa terusik dengan suara mereka.Akhirnya dia merebahkan tubuhnya kembali dan memejamkan matanya.


"Sekarang pukul berapa?"tanya Hasan pada Adam


Lalu Adam memandangi jam pemberian ibunya."Sekarang sudah pukul dua dini hari."jawab Adam

__ADS_1


Tanpa menyahut,Hasan hanya mengangguk dan dia pun memejamkan matanya kembali.Dia sangat mengantuk sekali.Sedangkan Adam,dia juga ikut membaringkan tubuhnya dan ikut memejamkan matanya.Lalu dia mulai tertidur lelap Seperti teman-temannya.


***


__ADS_2