Musuh Jadi Sahabat

Musuh Jadi Sahabat
5


__ADS_3

RENATA POV


*prok.. prok.. prok...* " hahahaha, dasar bodoh" saat sedang menangis tiba tiba ada orang yang datang di belakang gue sambil bertepuk tangan, saat gue membalikkan badan, ternyata orang itu adalah nita. yah sebenarnya gue melakukan semua ini karena gue di paksa sama nita, karena ini semua demi orang tua gue.


Flashback on


"Papa mau kamu berteman kembali dengan nita seperti dulu dan ikutin saja kemauan dia" ucap papa ku, "Tapi pa, nita itu jahat. Pokoknya renata nggak mau berteman lagi dengan dia" bantahku. "POKOKNYA KAMU HARUS IKUTIN AJA APA YANG PAPA SURUH DAN NGGAK ADA BANTAHAN" ucapan papa dengan nada tinggi yang baru aja gue dengar. gue pun berlari ke kamar sambil menangis.

__ADS_1


Tok Tok Tok


"Ren ini mama, buka pintunya dong" ucap mama, "buka aja ma, nggak aku kunci kok" jawabku. akhirnya mama masuk dan aku pun memeluk mamaku dan menangis sejadi-jadinya " papa jahat ma hiks hiks " ucapku lirih, " papa juga terpaksa sayang, karena saat ini perusahaan kita sedang mengalami kebangkrutan dan hanya papanya nita tapi dengan syarat kamu harus jadi temannya nita lagi kayak dulu, harapan kami hanya ada di tanganmu ren" ucap mama dan langsung keluar dari kamarku.


Flashback off


Keesokan harinya gue pun kembali ke sekolah, sebenarnya gue belum sanggup untuk ketemu sama ketiga sahabat gue yang gue yakin mereka pasti kecewa banget sama gue, tapi mau gimana lagi hanya ini yang bisa gue lakuin, dan gue janji gue bakal cepat selesaikan masalah ini dan gue akan jelasin semuanya karena ini hanya salah paham.

__ADS_1


"Datang juga lu, tau kan yang harus lu lakuin" ucap nita " tapi dia lagi ke kantin nit" jawab gue " wah bagus dong kalau gitu, lebih ramai lebih baik. sekarang kita ke kantin dan permaluin dia habis habisan di sana, ngerti lu" ucap nita dan gue hanya mengangguk sebagai jawaban. akhirnya gue mengikutinya ke kantin dan mengikuti apa permainan nita selanjutnya. 


AUTOR POV


Saat Linda sedang membawa minuman yang baru aja di beli tiba-tiba ada yang menabraknya hingga minumannya tumpah, untuk saja tidak mengenai bajunya.


Brukkk

__ADS_1


"Ups ada orang ya gue kira nggak ada, sorry ya sengaja" ucap renata. Ternyata yang barusan nabrak linda adalah renata dan gue lihat di belakang renata ada nita dan juga rati yang sedang tersenyum sinis ke linda. "renata, gue nggak nyangka ternyata lu itu orangnya MUNAFIK tau nggak, dan lu kalau jalan bisa nggak sih lihat-lihat " ucap vivi yang penuh penekanan, "heh diam lu, jelas-jelas kan yang jalan nggak lihat lihat dia kenapa lu jadi salahin renata" ucap nita sambil menunjuk linda. "yaudah yuk kita kembali ke kelas, nggak usah di tanggapin orang munafik kayak dia" ucap vivi sambil menunjuk wajah renata. Saat mereka ingin pergi dari tempat itu tiba tiba nita menaruh kakinya hingga linda kesandung, tapi saat itu juga ada seorang cowok yang menangkap linda. "Woy lu apa apaan sih, kalau sampai tadi linda jatuh, lu berhadapan dengan gue" ucap cowok yang menolong linda, "iya benar lu juga akan berhadapan dengan gue kalau sampai tadi terjadi sesuatu pada linda, ingat ya kalau lu semua berani macam-macam dengan linda, lu bakal berhadapan dengan kita berdua" ucap salah satu cowok yang juga berada di tempat itu. "Heh kalian berdua emangnya siapa sih, berani beraninya ikut campur dengan urusan kita" Tanya renata " lu anak baru kan yang baru aja ada disekolah ini, tapi kok kalian berani banget ikut campur urusan kita" ucap rati. "Iya kita berdua emang anak baru disini, kita berhak ikut campur kalau itu berurusan dengan linda karena linda itu....."


__ADS_2