MUTIARA DAN BER(LIANA) UNTUK ATHALA

MUTIARA DAN BER(LIANA) UNTUK ATHALA
Apakah hujan sudah mulai reda?


__ADS_3

"Dulu rasamu deras sepertu hujan. tapi aku lupa, sederas apapun hujan pasti akan reda juga. seperti rasamu"


-Aevabilaryn🦋


Mutiara menggeliat ketika cahaya matahari pagi menerobos melalui jendela kamar dan mengusik tidurnya, netranya mengerjab mencoba menyesuaikan dengan cahaya.


ia melirik jam dinding, ternyata sudah jam enam pagi, mutiara harus segera bersiap ke sekolah pasalnya hari ini adalah hari senin, hari di mana aktivitas pelajar maupun pekerja di mulai kembali. sebelum bersiap Mutiara menyempatkan untuk mengebari Athala, jangan sampai cowok itu terus terusan nitip absen pada Adam.


Mutiara.H


selamat pagi gantengkuu


kamu hari ini ngampus kan?


jangan kebiasaan titip abisen!!


jangan lupa sarapan, lv u❤


Umur Mutiara beda setahun dengan Athala, kini Mutiara duduk di kelas XII dan Athala sudah kuliah, Athala juga lulusan SMA cakrawala. pada saat cowok itu masih bersekolah Mutiara merasa sangat spesial karna selalu di prioritaskan, tapi semenjak kabar kepulangan Liana dari Jepang Athala berubah, apa lagi sekarang mereka sudah tak bersekolah bersama membuat Mutiara terkadang cemas sendiri.


🦋🦋🦋


Disisi lain cewek dengan rambut sebahu itu terlihat sangat kesal. bagaimana tidak, dirinya sudah baik baik saja tapi tetap saja orang tuanya tak membiarkannya untuk sekolah seperti anak pada umumnya, sedari kecil dirinya hanya sekolah di rumah. lebih tepatnya home schooling.


"Kenapa sih ma pa, aku ga di biarin sekolah"


"nanti kalo di sekolah kamu kambuh gimana Liana?! tolong mengerti! kamu itu anak satu satunya mama sama papa" Arin memberi pengertian kepada anak satu satunya itu, ia tak bisa membayangkan kalau liana bersekolah di luar tanpa pengawasannya dan tiba tiba sakitnya kambuh


Liana putri cantika, gadis cantik berambut sebahu yang kini berstatus sebagai sahabat kecil Athala Bolak balik rumah sakit dan di suntik jarum infus mungkin sudah biasa bagi Liana, sakit yang di derita gadis inilah yang membuat orang di sekitarnya harus extra menjaganya termasuk Athala.


Orang tuanya yang sibuk bekerja, dan terkadang keluar negeri untuk perjalanan bisnis membuat Liana sedih dan merasa kesepian, Tapi semenjak Athala datang, Liana merasa hidupnya lebih berwarna. pada suatu saat ia di bawa ke Jepang untuk menjalani pengobatan selama dua tahun.


Dan kini setelah kembali Liana mendapat kabar kalau Athala sudah mempunya kekasih Liana menyesal, mengapa waktu SMP ia menolak Athala. Liana fikir dengan berpacaran maka mereka tidak akan seasik dulu dan malah menjadi canggung.


"Seharusnya gue yang ada di posisilo Mutiara, harusnya gue yang di prioritasin Athala, harusnya gue yang di panggil sayang Athala!"

__ADS_1


Liana ingin merebut apa yang dulu menjadi miliknya!!!!!!!


🦋🦋🦋


Hari ini, Mutiara izin sekolah karna ingin mengunjungi makam ayah dan ibunya, Mutiara kini hanya mempunyai bik Ina dan kakak laki lakinya yang kini tengah mengurus perusahaan milik keluarganya, Arkan hamizah.


Mutiara kini tengah berjongkok di samping kedua makam Inara dan Heri, memori saat dirinya masih bersama orang tuanya dan kakaknya berputar di otaknya. Ada kalanya Mutiara ingin kembali menjadi anak kecil, menjadi dewasa membuatnya muak.


"Assalamualaikum Ayah ibu. hari ini Muti dateng, Maaf ya jarang ke sini" Mutiara ingin sekali menangis namun ia tahan.


"Bang Arkan ga pulang pulang bu, Muti rindu. ga ada lagi yang ngelusin kepala Muti kalo mau tidur hikss..." sekuat apapun Mutiara menahan tangisnya pada akhirnya pecah juga ketika mengingat betapa ia merindukan sosok keluarga berada di sisinya.


Mutiara menatap dua gundukan tanah di depannya sambil sesekali mengusap air matanya yang tak kunjung berhenti


"Mutiara pamit yah, ibu ayah. nanti kesini lagi bareng bang Arkan. janji deh" Mutiara berucap sambil menaikkan jari kelingkingnya ia kemudian terkekeh ketika mengingat orang tuanya pastinya tak bisa membalas tautan kelingking Mutiara.


"Yaudah dehh Mutiara pamit yah bentar lagi hujan nih, assalamualaikum. kemudian mutiara pergi meninggalkan area pemakaman dengan berjalan kaki.


🦋🦋🦋


"Muti, kamu kenapa di pinggir jalan sendirian kayak gini"


Mutiara terkejut, namun keterkejutannya berubah menjadi perasaan sesak ketika melihat ke jok belakang motor sport milik Athala. Athala berboncengan dengan Liana, apakah mereka menghabiskan waktu bersama?


"Eehh iya, aku habis dari makam Ayah sama ibu, sengaja jalan kaki itung itung olahraga" Mutiara berucap seraya terkekeh pelan


"Ohh yaudah kamu cepetan pulang gih, sebentar lagi hujan"


Mutiara tersenyum, tapi perkataan Athala selanjutnya membuatnya merasakan gemuruh sesak di dadanya.


"yaudah kamu hati hati, Aku mau nganter Liana pulang dulu kasian dia pake celana pendek, takut kedinginan. Assalamualaikum" ucap Athala lalu pergi meninggalkan Mutiara sendiri.


"Waalaikumsalam" lirih mutiara dengan air mata yang membasahi pipinya. ia kira Athala akan mengantarkannya pulang. Namun kenyataannya Mutiara terlalu berharap.


"Aku menyelam terlalu dalam, dan berharap terlalu tinggi. sampai sampai aku lupa menyadari bahwa kamu bukanlah realita yang bisa ku miliki seutuhnya, melainkan hanya imajinasi semata."

__ADS_1


Bersamaan dengan Turunnya hujan Mutiara terisak, apakah sesakit ini mencintai seseorang? dosa apa yang pernah ia buat sehingga takdir begitu kejam kepadanya?


🦋🦋🦋


Mutiara tiba di rumah dengan keadaan basah kuyup sembari menggigil dengan tangan yang gemetar Mutiara mengetuk pintu


tokk... tokkk...


"Bi ina" mutiara rasanya sudah tidak sanggup hanya untuk sekedar mendorong pintu.


"Ya Allah non, non muti kenapa kaya gini?" bi ina panik, ia segera membawa Mutiara masuk kedalam rumah dan mempersiapkan apa yang di butuhkan oleh gadis yang sudah ia temani sedari bayi tersebut.


Selesai mengganti baju dan di bantu oleh bik ina, Kini mutiara tengah terbaring lemah di kasurnya.


"Ya Allah non, kenapa nekat pulang hujan hujan gini, Kan jadi demam deh" ucap bik ina khawatir .


🦋🦋🦋


Di suatu tempat, seseorang memandang foto Mutiara dengan seksama sesekali mengelusnya


"Gue bakal bikin lo ngerasa jadi cowok paling ngga berguna di dunia ini Athala zayn nugroho."


"jagain berlian lo sebaik baiknya, dengan begitu lo akan kehilangan Mutiara yang paling berharga yang pernah lo miliki"


"lo ga bakalan nyangka kalo lo sampai kehilangan Mutiara berharga demi menjaga Berlian yang belum lo tau itu asli atau palsu" seseorang menyeringai sembari menancapkan silet kecil ke foto Athala bersama Liana.


🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋


Haiii semuanyaaa😁✌


typo bertebaran, mohon maaf kalo banyak salah kata huhuuu:(


Salam hangat-Aevabilaryn🦋


Kira kira siapa ya orang tersebut? apa hubungannya dengan Athala? mengapa dia menyebut Liana itu bisa saja palsu?

__ADS_1


Tunggu kelanjutan kisahnya yaaaa!


__ADS_2