
"Bulan memanglah sang penguasa malam, tetapi apa gunanya jika ia hanya sendiri?"
-Aevabilaryn🦋
Tokk tokkk
Ketukan pintu membuat dua insan yang sedang masak bersama itu heran, sekarang sudah pukul sembilan malam, entah siapa yang mau bertamu malam malam begini.
"Bibi udah tidur kayaknya, aku buka pintu dulu ya Tha" Liana berjalan ke arah pintu depan rumahnya, siapa sih yang berani menganggu acara masak masaknya bersama Athala.
"siap-" Liana menjeda ucapannya, setelah membuka pintu ia tak menemukan keberadaan orang yang mengetuk pintu rumahnya.
"mungkin orang iseng" saat hendak berbalik, ekor mata Liana melihat sebuah kota yang di hias cantik.
"kado? siapa yg ngirim? perasaan aku ga ulang tahun deh" Liana bingung dan penasaran apa isi dari kotak tersebut.
Mata Liana membulat ketika melihat isi dari kotak tersebut.
Argghhhhhhhh
Liana berteriak kencang, tubuhnya gemetar. kemudian ia melempar kotak tersebut.
Di lain sisi Athala segera segera berlari menyusul Liana "Kenapa Na?"
Tubuh Liana masih saja bergetar hebat, ia kini segera memeluk tubuh Athala.
"Tha.. Aku takut" Liana berucap sambil menunjuk arah kotak yang tadi di terimanya.
Athala mengikuti arah telunjuk Liana, matanya melotot melihat Fotonya dan liana tertancap silet dan berlumuran darah terkapar di lantai bersama sebuah kotak.
"Udah Na, udahh. mungkin orang iseng jangan terlalu di fikirin" Athala berusaha menenangkan Liana yang kini sedang gemetaran dalam pelukannya.
"masuk aja yuk. kamu pasti kaget banget." Athala membawa Liana kembali masuk ke dalam rumah.
"ini di minum dulu" Athala memberikan segelas air kepada Liana, gadis itu pasti shock
"Siapa yang ngirim itu Tha... Aku takut" Liana kembali memeluk tubuh Athala, ia benar benar butuh pelukan sekarang.
"Kamu tenang aja, aku bakal selidikin siapa orangnya, sekarang kamu bobo ya? udh tengah malem nihh. Anak cantik ga boleh begadang" Athala berucap sambil mengacak pelan Rambut Liana.
kemudian gadis itu mengangguk, lalu beranjak ke kamarnya untuk tidur. tentu saja dengan di temani Athala di sampingnya.
"Bacain dongeng ya Tha please" Liana berucap sambil menyatukan kedua tangannya dan memasang wajah memelas.
__ADS_1
"ihh lucu bgt sihhh, yaudahh" Athala gemas pada gadis yang selalu manja padanya itu.
Tak terasa kini sudah menunjukkan pukul sebelas malam, Liana sudah tertidur. Kini saatnya Athala pulang. tapi sebelum itu ia akan mampir terlebih dahulu ke basecamp Scorpio.
🦋🦋🦋
Kini Athala sedang duduk di sofa kebesarannya di Scorpio basecamp, kini Semua pengurus inti Scorpio lengkap semua, ada Athala, Adam, Roy, Thoriq dan juga Alaska. sedangkan anak anak scorpio yang lainnya berada di ruangan lain.
"Udah hampir 5 tahun ya gue ga duduk di kursi ini lagi" Aska berujar sambil terkekeh, melanjutkan kuliahnya di Jerman membuat Laki laki itu hampir tak pernah pulang ke Indonesia.
"Oleh oleh yang gue pesen mana?" Thoriq berucap sambil memasukkan potongan pizza yang tadi ia pesan lewat online.
"Lo mesennya Bule cantik gimana gue mau bawanya coba"
"Hahahahahaha" Tawa Athala pecah, bisa bisanya cumi goreng ini memesan bule. ada ada saja.
"Lo ngapain mesen bule bego, Lo fikir bang Aska mucikari apa" Adam berucap sambil mengusap matanya yang berair akibat tertawa.
"Tau ahhhh... Gue ngambek" Thoriq benar benar kecewa bisa bisanya mereka menertawakannya, apa salahnya coba kalau ia memesan Bule cantik kepada Aska? Lumayankan siapa tau jodoh.
"Dihh lucu lo begitu kudanin hah? gue jijik tau gak" Roy berkata sembari menjitak kepala Thoriq.
"Tuh lit Aa' Roy kasar bgt sama aku" Thoriq memasang wajah imutnya kemudian bergelayut manja di lengan Adam.
Suasana penuh gelak tawa memenuhi ruangan Tersebut, Kini Athala merasa senang sekali karna Aska sudah kembali dari Jerman. Pengurus inti Scorpio Lengkap kembali.
"oh iya Tha, kata Iqbal cewek Lo ga masuk sekolah udah tiga hari"
Semua mata tertuju pada Thoriq sekarang
"hehh biasa aja dong liatinnya jadi ngeri gue"
"Mutiara sakit?"
"Athala Lo ini tolol apa bego sih? emangnya lo ga kontekan apa sama Muti?" Thoriq gemas ingin mencubit ginjal Athala yang sangat tidak peka itu.
"Muti ga ada bilang apa apa sama gue, gue udah tefon tapi nomernya ga aktif"
"ya lo samperin ke rumahnya dong, kalo muti sakit keras gimana?" Adam ingin sekali menyambit Athala menggunakan keranjang.
"Lo sama Liana?" setelah sekian lama diam dan mencerna kini Aska bersuara, apakah ia dan Athala salah membuat keputusan dengan membawa Liana kembali ke Indonesia?
"iya bang, soalnya mama papa Liana lagi ke bandung" Athala berucap, tidak adakah rasa bersalah pada dirinya mendengan Mutiara sudaj tiga hari tak masuk sekolah?
__ADS_1
"Jangan sampai hal yang lo takutin bakalan terjadi sama Liana, malah terjadi sama Mutiara." Aska berucap sambil menepuk pelan pundak Athala.
"mending lo balik gih Tha, besok selesai kuliah lo kerumah Mutiara buat mastiin"
Athala hanya mengangguk, ia masih mencoba mencerna ucapan Aska tadi, apa benar dirinya akan selalai itu?
"kalo gitu gue balik duluan ya, Have fun semuanya" Aska segera beranjak pergi menuju apartmen miliknya.
Besok Athala akan kerumah orang tuanya, sudah lama tak mengunjungi rumah tempatnya di besarkan itu, Athala memilih tinggal di Apartmen karna selain Dekat dengan kampus ia juga bisa menghindari Ayahnya.
🦋🦋🦋
Seseorang menatap kepergian Athala sambil tersenyum
"gue pastiin lo bakal nyesel seumur hidup Tha" ucap orang itu dalam hati.
"Lo emang cowok terbodoh yang pernah gue temuin, tunggu tanggal mainnya yaa" smirk kecil yang menghiasi wajahnya terlihat sangat menyeramkan, Rencana yang sudah ia susun matang matang kini akan segera ia Lakukan.
"PEMBALASAN DI MULAI"
🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋
pengurus inti Scorpio
Athala zayn Nugroho
Adam sanjaya
Abd.Thoriq
Royando Maulana
Alaska Rivaldo
🦋🦋🦋
Haiii semuanyaaa😁✌
typo bertebaran, mohon maaf kalo banyak salah kata huhuuu:(
Salam hangat-Aevabilaryn🦋
Updatenya agak acak acakan karna lagi sibuk di dunia nyata hehe
__ADS_1