
"Tunggu...tunggu apa-apaan ini,kau siapa dan kau siapa?!!" Ucap Andis sambil menunjuk ke arah dua wanita itu
"Ah kakak ipar...(senyum memandang Andis) tunggu habis ini akan aku jelaskan,tapiii...aku mau membereskan wanita gila ini dulu"
Dengan seketika Wanita yang menyebut Andis sebagai kakak ipar menendang keluar Wanita gila yg melabrak Andis tadi
"Ah kalau gini kan bisa ngomong kak Andis,jadi sebenarnya aku adalah..."
"Dia adalah keponakanku" Ucap Azril dari kejauhan sambil melangkah menuju Andis di ikuti oleh keluarga sangara dan Bara
"Iya Andis,dia adalah Belia Putri Nova,Cicit dari saudara Nenek" Sahut Nyonya Bara
"Ah....jadi???"
"kakak ipar aku adalah keponakanmu tapi karena kau masih lebih muda dariku aku tidak mau memanggilmu bibi(senyum)"
mendengar itu semua Andis makin bingung sampai matanya mulai berkunang-kunang.
"Ah kakak iparku sepertinya masih bingung,bagaimana kalau kita lanjutkan saja dulu acara Resepsinya,lalu untuk semua kejadian Absurd pagi ini,kita bicarakan lagi dirumah(senyum)"
"Ya itu hal bagus,Ayo Andis sayang,kita lanjutkan Acaranya,para tamu sekalian mari" Ucap Ny.Bara sambil memapah Andis menuju Altar di ikuti keluarga dan para tamu.
............
Setelah acara selesai,kini semua orang telah berada di kediaman Bara
"Yuda apa ada yang mau kau jelaskan untuk semua kejadian yang terjadi hari ini" Ucap Ny.Bara sambil tersenyum ke arah Yuda.
Telgukk!!!
Yuda yang melihat senyum dari Ny.Bara yang disertai pertanyaan untuknya,membuat ia menelan salivahnya dengan seret,Apalagi bukan hanya Ny.Bara yang marah kali ini,tapi sepertinya semua orang telah menatap Yuda dengan tatapan ingin menguliti.Dan saat Yuda hendak melangkah maju memberikan penjelasan
"Tunggu"
Andis menghentikan langkah Yuda dan itu membuat semua orang terkejut termasuk Ranty
"Ada apa Andis,Bukankah sudah seharusnya, mas Yuda memberikan penjelasan karena Acara Hari ini adalah Tanggung jawab mas Yuda dan mas Yuda sudah gagal dalam tanggung jawabnya"
"Ah kak Ranty sudah kubilang ini hanyalah Prank,ini bukan kesalahan kak Yuda,karena kami memang sengaja tidak memberitahu kak Yuda,benarkan suamiku"
Andis menatap lekat ke arah Azril membuat Azril sedikit terkejut,tapi mau bagaimana lagi,mau tak mau Azril harus mengikuti alur rencana Andis
"iy..iya nek,ini semua adalah prank(senyum tertekan) kami memang sengaja ingin membuat acara ini jadi berbeda (langsung keluar bakat aktingnya) sekalian kami mengerjai Yuda yang suka tidur"
"(Ah...dasar suamiku...kenapa dia tidak coba ikut casting jadi artis,perubahan wajahnya itu cepat sekali seperti Pagi Tahu Sore Tempe)" Ucap dalam Hati Andis sambil menatap julid ke arah Azril
"iya nek...kek...Andis dan mas Azril minta maaf ya,karena kami sebenernya hanya ingin memberikan kejutan,tapi malah berakhir kacau(pura2 sedih)"
Mendengar penjelasan dari Andis dan Azril yang sepertinya juga menyesal dengan apa yang terjadi,kini semua orang di R.tamu saling bertatapan dan mulai menghela nafas dengan lega,karena R.tamu yang berisikan ketegangan kini mulai menjadi lebih tenang dan damai
"Baiklah,kalau memang ini murni ketidak sengajaan,aku jadi merasa lega,tadinya kalau ini adalah kenyataan,Kalian!(menatap Azril dan Andis) akan aku gantung di alun-alun kota!"
Ucapan dari Tn.sangara membuat Andis dan Azril langsung bertatapan dan meringis ketakutan
"ah sudahlah suamiku,namanya juga anak muda,sukanya nyiptain hal2 baru,Azril,Andis,kakak(Ny.Bara dan Tn.Bara) sekarang semuanya sudah Clearkan jadi kami keluarga Sangara mau pamit dulu yah,sudah larut ini" Ucap Ny.melodys sambil tersenyum lega
"ah...adik,akan kuantar kedepan" sahut Ny.Bara
..........
Setelah kepergian keluarga Sangara yang diantar langsung oleh Yuda,kini tinggalah Ny.Bara,Tn.Bara,Azril,Andis,dan Belia
__ADS_1
"ah...iya karena semuanya suda clear,bukankah seharusnya kalian memperkenalkan aku dengan Belia" Ucap Andis sambil menatap bingung kepada Belia
"Ah...iya aku hampir lupa" Sahut Ny.Bara sambil menepuk jidatnya
"Belia ini adalah Cicit dari Adik angkatku"
"Ah jadi begitu..." Balas Andis sambil mengangguk-angguk
"hhehe iya kakak ipar" Belia langsung maju dan memeluk Andis
"aku ini adalah keponakan iparmu,tapi karena usiamu lebih muda dariku,aku maunya manggil kamu kakak ipar aja(senyum)"
melihat Belia yang tersenyum padanya Andis refleks membalas senyuman dari Belia
"iya....terserah adik Belia saja(senyum)"
Blushhhh/////
Melihat senyuman manis dari Andis membuat Belia terdiam kagum seketika
"Adik belia...hey kenapa bengong?"
Ucapan Andis langsung membuyarkan diam Belia
"Waaawww....kakak ipar kau sangat manis dan cantik...sampai-sampai saat kau tersenyum jantungku terasa berhenti seketika"
hahhahah
mendengar ucapan jujur dari mulut Belia untuk Andis,membuat semua orang tertawa lepas
"memang benar,kau tidak salah Belia,menantuku tersayang ini sangat manis bila tersenyum" sahut Ny.Bara
"iya....aku dan istriku Ny bara,sangat takut terkena diabetes jadinya"
"Tapi sayang sekali"
Sayang kenapa?
semua orang langsung terkejut
"hahha...jangan syok gitu dong,aku hanya ingin bilang bahwa,kakak ipar memang cantik Tapi sayang sekali harus nikah sama paman tua"
wkwkwhhahahhahaha
langsung saja suasana bertambah Riuh
Ctak!!!!!
Azril yang kesal karena di bilang paman tua langsung menjitak kepala Belia
"Auchhh.....sakit tau???"
"sudah kubilang jangan panggil aku paman tua!!!"
"emang udah tua...wlekkkk"
Azril yang kesal langsung mengejar Belia,namun Belia malah bersembunyi dibalik tubuh mungil Andis
"wlek....paman tua sini kalo berani"
"kau ini!!!"
__ADS_1
Srethhhh.....
saat Azril ingin menangkap Belia ia tak sengaja terpeleset dan jatuh di atas tubuh mungil Andis
Ah...Andis,Azril
semua orang langsung terkaget melihat hal itu,tapi yang jatuh malah saling tatap-tatapan mata
"mas Azril,apakah tubuhku seempuk itu??"
"ah maaf"
Ucapan dari Andis langsung membuat Azril tersadar dan berdiri seketika,tapi Azril juga tak lupa menarik tubuh Andis untuk berdiri bersama
"Andis sayang...apa kau baik2 saja???" Tanya Tn.Bara yang cemas terhadap Andis
"Belia!...Azril!!!.....sudah ku bilang berapa kali! jangan kejar-kejaran di dalam rumah,lihat Andis jadi kena getahnya kan!!!!!"
Karena di marahi oleh Ny.Bara kini Belia dan Azril hanya bisa menunduk merasa bersalah
"sudah2 Nenek...kakek...Jangan marahin mas Azril sama dek Belia lagi,mending kita sekarang tidur aja,udah malem(senyum)"
mendengar ucapan Andis yang tenang dan penuh kehangatan membuat kemarahan Ny.Bara dan Tn Bara jadi mereda
"Baiklah,karena Andis bilang begitu ya sudah,ayo kalian semua masuk ke kamar,kamu juga Belia" Ucap Tn.Bara
"Loh ini aku nginep???"
"Belia.....!!!!!!,Huft....udah malem sayang ga baik cewe keluyuran,udah cepet tidur,Nenek udah siapin Kamar buat kamu disebelah kamar Leon"
"Ah benarkah...kak Leon..Apa kak Leon udah balik ke sini???,dimana dia sekarang ???"
Melihat Belia yang sangat gembira mendengar nama Leon Andis jadi penasaran
"memangnya ada apa kok dek Belia kelihatan seneng banget???"
"jadi....
.
.
.
.
°^° Muwah
seperti biasa
Ahhhh makasih udah baca
jangan lupa like buat penyemangat dan tips buat uang permen......Gugu suka permen apalagi kalau uang permenya dari para readersss yang cakep²:)
see U Chapt 20
salam manis Gugu miawww....
jangan lupa juga di favoritkan ya....dan di share bila bagus:)
KOMEN YA KALAU MAU CRAZY UP
__ADS_1
(DUKUNG TERUS GUGU YA LEWAT KOMENTAR LIKE DAN FAVORIT DARI KALIAN)