My Baby Is My Husband

My Baby Is My Husband
Chapt_21(Shoping)


__ADS_3

Keesokan paginya


Waktu shubuh


Duak duak duak brak brak brak........


suara ketukan pintu yg keras mengakibatkan Azril dan Andis yang tengah shalat menjadi gagal fokus


"Assalamualaikum wr.wb (2×)"


Azril menggapai tangan Andis dan menempelkan tangan itu di jidatnya,lalu dengan segera Azril berjalan menuju pintu


kriet....


pintu di buka oleh Azril


"ah...kakak ip..." Duak!!!!


Bantal besar mengarah keras ke arah wajah Belia


Doeng....


Belia pun jatuh terpental


"Auchhh........huhu(memegang wajahnya)"


"Ah Kak Belia...!!" Andis langsung berlari menuju arah Belia "Mas Azril kamu kenapa sih mas!..kalau Kak Belia kenapa-kenapa gimana?" Andis memapah Belia Berdiri dan mendudukanya di kasur kamarnya


"Huhu...kakak ipar....paman Jahat banget...padahal aku kesini mau ngajak kakak ipar ke mall buat shoping(akting kesakitan sambil nangis2 sok polos)"


Azril menghampiri Brlia hendak memukulnya lagi tapi dengan lampu tidur


"Ahhhhh..."


"Mas Azril!!!..." Sentakan dari Andis langsung membuat Azril terdiam dan diapun sok manja duduk di samping Andis sambil menaruh dagunya di pundak Andis "sayang.....Belia duluan yang salah...ummm(manyun)"


Doeng....


Belia langsung melongo karena melihat Azril yang sedingin es batu eh malah sekarang bisa-bisaya ngambek kek bocah sama Andis


"(waitt...ini beneran serigala kutub selatan yg aku kenal!!!)"


..........


15 menit kemudian Belia turun dari kamar atas melewati tangga bersama dengan menggandeng tangan Andis dan dibelakangnya tentu saja di ikuti Azril dengan pipi yang mengembang karena cemburu istrinya di rebut Belia.


"kakak ipar bukankah senin nanti kamu akan masuk SMA lagi(berseri-seri)"


"ahah iya....terimakasih ya mau mengajakku belanja,soalnya waktu di kediaman Sangara aku ga pernah belanja kan nenekku punya butik jadi semua peralatan udah siap jauh2 hari sebelum sekolah tiba"


"oalah senangnya kalau begitu..."


mereka berdua berjalan ke meja makan dengan riangnya


#Di meja makan


"aishhhh lihatlah suamiku...menantu kita akrab banget sama Belia"


"ahh iya..iya...makin ceria aja muka-mukanya,ayo..ayo Belia,Andis duduk makan bareng sini"


Sruettthhhh///


Saat Belia hendak duduk di samping Andis eh kursinya main di geser dan diduduki oleh Azril


"ah...paman...kok main nyerobot aja sih"


saat Belia sedang ngomel-ngomel karena kursinya diserobot Azril eh mendadak muncul satu orang yang mengisi satu kursi disana


"aishhhh paman....."

__ADS_1


tanpa menjawab langsung saja Azril memutar kepala Belia sehingga menengok ke arah sosok yaang baru hadir dan mengisi satu kursi di ruang makan itu


"Aishhhh....paman,emang seharusnya sih paman yang duduk disamping kakak ipar,kakak ipar maaf ya aku hampir lupa kalau kakak ipar udah ada suami,,,karena aku ga mau egois jadi aku duduknya sama kak Leon aja(senyum)"


dengan cepat Belia berubah muka karena ternyata sosok yang baru datang adalah Leon,jadi kini Belia memutuskan untuk duduk di samping Leon


"haeheheh...kak Leon baru pulang ya...pasti capek ini aku ambilin nasinya"


"ah...Belia makin gede makin cantik ya"


Pshhh////


Mendengar pujian dari Leon,Belia makin salah tingkah dan kelakuannya itu membuat Andis memahami bahwa sebenarnya Belia itu punya perasaan atau kemungkinan Belia dan Leon pubya hubungan spesial


memikirkan hal itu Andis jadi senyum-senyum sendiri


saat Andis sedang enak-enak baper eh Azril malah menarik tangan Andis dan menggenggamkan sebuah sendok ketangan Mungil Andis


"eh..." Andis tetpaku dengan kelakuan Azril,bukan cuman Andis tapi seluruh keluarga juga terpaku


"ah...kakak ipar mungkin paman minta di suapin" Ejek Belia dengan candaannya


"hahaha...iya Andis sayang Azril lagi manja-manjanya itu" Sahut nek Bara


Tapi bukannya malue Azril malah membuka mulutnya seolah-olah dia benar-benar ingin di suapin sama Andis,dan yang lebih mencengangkan Andis benar-benar menyuapi Azril


dan Hal itu membuat satu rumah heboh


Dan akhirnya makan pagi itu menjadi bersuasana romantis tapi kaku karena Andis dan Azril saling bersuap-suapan namun tidak ada Ekspresi mesra satunya linglung dan satunya ekspresi datar


Kretekkk....


saat semuanya sedang baper dengan kelakuan lugu dan lucu dari Andis dan Azril disisi lain Leon malah tanpa sengaja mematahkan sebuah sendok yang ia genggam


"eh leon kamu gpp"


"ah iya kak Leon lihat tanganmu berdarah"


"ah iyammm(senyum baper) ayo..."


melihat Leon yang sepertinya kesakitan Andis menfoba ikut membantu tapi


"kamu mau kemana?!" Azril menghentikan langkah Andis sambil memegang erat tanganya


"itu mas...leon..."


"udah ada Belia,lagian Leon udah gede,bahkan lebih tua dari kamu!"


"ah...iya"


melihat suasana agak tegang di antara Andis dan Azril,kakek bara dan nek bara kini saling bertatapan


"ah....Andis kamu masak ga sadar sih"


"ga sadar apa kakek?" ucap lesu Andis sambil duduk lagi diatas kursi


"haish maksud kakek itu,si Azril itu cemburu sama Leon hahhaha"


Langsung saja Kakek dan nenek bara pecah tawa disana sedang Azril malah langsung ngeblush malue Andis jadinya ikut ngeblush juga


....


15 menit kemudian mereka semua selesai makan


"ah kakak ipar...maaf aku ga bisa nganterin ke mall,soalnya aku mau nganterin kak Leon berobat,ngejahit tanganya"


"ah iya gpp,aku ngerti kok"


"huweeeehhhhh maaf banget ya....paman!!!"

__ADS_1


"apa?...(nada datar)"


"apa...pokoknya ga mau tahu,paman harus nganterin kakak ipar belanja!!!"


"ga kamu suruh juga,aku bakal nganterin istriku belanja(nada ngejek)"


"heh....baguslah kalau ngerti!!"


"iya...iya...Belia...udah sana kamu anterin Leon sana...aku berangkatnya sama mas Azril"


"huweehehhehe...kakak ipar baik banget ya udh aku berangkat ke rumah sakit dulu ya...hati² dimallnya nanti bye assalamualaikum"


"waalaikumsalam " serentak Azril dan Andis


........


saat ini Azril dan Andis telah sampai di mall


"kamu mau nyari apa dulu seragam,tas,buku,atau apa?.."


"mmmm...btw ini mallnya keluarga Bara ya mas?"


"iyyyah..."


"kamu ga ada hal buruk kan...kok firasat aku ga enak(tatapan curiga)"


"(tatapan malas) eh " Jduakkk


Azril menyundul kepala Andis dengan tanganya


"kamu tuloh ya...aku udah baik-baik,nganterin kemall dan bersikap manis kamu pikir ini akting?(sebenernya aku jugakan kalau di bilang bisa dibilang aku bisa dibilang dibilang bisa suka sama kamu Andis....ih)"


"aihhh(mengusap kepalanya) biasanya kan kamu tukang akting(meremehkan)" Andispun sambil menjulid i Azril melangkah menuju tempat tas dan alat tulis


"kamu ga ke tempat seragam???" tanya Azril yang berjalan di belakang Andis


"buat apa (ucap Andis sambil memilah tas) buat jadi penyakit hem..."


"kok penyakit sih???"


"mas Azrillll...." Andis yang gemas dengan ke lemotan Azril mencoba melangkah maju untuk menjelaskan tapi siapa sangka ada anak kecil yang menabrak tubuh Andis dan membuat Andis terjatuh


bruakkk....


"ahh....."


"Andis...kamu gpp"


"Ah mas Azril....maaf" Andis yang tahu bahwa dia menjatuhi tubuh Azril langsung bangkit dan menarik tangan Azril agar ikut bangkit


"mas...kamu gpp kan"


"iya aku gapa..." jduakkkk


belum sempat Azril melanjutkan kata-katanya tapi.....


.


.


.


.


.


tapi maafkan Author yang Hiatus lama ya,karena akhir-akhir ini Author gugu miaw sedang sakit-sakitan🥲


oke tanpa basa bacot lagi

__ADS_1


jangan lupa like komen And favoritkan agar ga ketinggalan episode terbaru (jangan lupa tips untuk uang permen)


see u chapt 22


__ADS_2