
Pagi yang cerah seperti biasanya. Aku sudah bersiap siap untuk ke perpustakaan yang ada di SMA ku, disana aku merupakan pengurus perpustakaan yang harus datang lebih awal untuk merapikan ruang perpustakaan. Oh iya aku lupa memperkenalkan diri, nama ku Kathrina Gelora. Aku sering dipanggil Ina dan kadang dipanggil Gelow, iya aku tau itu aneh, tapi aku merasa nyaman dipanggil seperti itu, aku merasa nama itu adalah panggilan sayang mereka kepada ku haha...
Aku mempunyai teman yang selalu bersama ku selama 7 Tahun ini, dan selama 7 tahun itu aku berangkat bersamanya kesekolah, karna kebetulan yang luar biasa membuat kami selalu berangkat bersama. Tapi keberuntungan itu hilang saat aku mendengar kabar bahwa dia akan pindah ke Malta untuk tinggal bersama ibu kandungnya, saat itu aku sangat sedih sampai sampai aku tidak ingin pergi sekolah dan tidak ingin keluar kamar, pasti kalian tahu rasanya ditinggal orang yang sangat kita sayang dia pergi tanpa memberi tau ku, dan aku baru tau saat sudah seminggu dia sana.
setelah berbulan bulan aku menahan rasa sedih itu, akhirnya aku melupakan dan mengikhlaskan kepergiannya. Aku tau mungkin itu terlalu berlebihan tapi aku benar benar tidak rela membiarkan dia pergi tanpa sepengetahuanku. (upss kita lupa inti ceritanya).
Aku berjalan menuju Zebra cross, dan terus berjalan di Trotoar dan akhirnya aku sampai di sekolah ,sekolah masih sepi hanya ada Pak Hamdin yang berdiri di gerbang sekolah.
"Selamat pagi Ina" Pak Hamdin menyapaku.
__ADS_1
"Selamat Pagi" jawab ku sambil tersenyum.
"Seperti biasa kamu selalu datang pagi, dan setiap pagi yang cerah ini aku selalu melihat wajah manis mu itu, tapi aku tidak pernah bosan hanya saja aku takut kalau aku akan diabetes" kata pak Hmdin sambil tertawa.
"Aku tau umur bapak masih muda tapi tetap saja pak gaboleh nakal sama anak kecil sepertiku" jawab ku manja.
"Hahaha.... kamu ini selalu saja bertingkah menggemaskan, kalau seperti itu terus bisa bisa aku serangan jantung mendadak" kata pak hamdin sambil bertingkah seperti orang jantungan.
"Oh iya hari ini akan ada murid baru lho,kamu nggak penasaran? aku kemarin melihatnya dia sangat tampan-" belum selesai pak Hamdin bercerita aku langsung menyelanya. "pak saya tidak peduli pada murid baru itu, haish semoga saja orang itu tidak ada di kelasku, yaudah pak aku mau ke perpus dulu".
__ADS_1
"eh... oh iya iya hati hati-" aku sudah menjauh saat pak hamdin ingin berbicara lagi.
"tadi aku melihat anak baru itu ...... masuk ke perpustakaan huh pasti dia nggak denger" sambung pak hamdin.
aku segera menyimpan tas di kelas dan berjalan menuju perpustakaan yang ada di lantai 2. Aku masuk ke perpustakaan yang masih sepi. aku menyapu bagian bagian yg terlihat kotor, selebihnya? tentu saja tidak disapu, karna Pulang sekolah kemarin aku sudah menyapunya, aku hanya menyapu yang tersisa saja ^ω^.
"Huh....akhirnya selesai... hmm apalagi yang akan aku lakukan, ah iya aku lupa, kemarin aku mau membaca komik "BOS SOMBONG". Kemudian aku melangkah menuju rak buku komik."Wah kurang ajar siapa yang menaruhnya diatas sana, huh mengesalhkan meskipun tinggi badanku 160 tetap saja aku tidak bisa menjangkaunya..... Hiakk..."kataku merengek sambil meraih buku yang tak kunjung didapat. "Dasar pendek" suara orang yang sangat asing muncul dari belakang ku dan mengambil buku komik yang akan kuambil. "HEI SIAPA YANG KAU BILANG PENDEK!"kataku sambil menghadap kearahnya. Aku terkejut karna wajahku tepat berada di depan Hidungnya. "Woaaa!!" kataku sambil terduduk kebawah."Hei kenapa kau duduk?sini aku bantu berdiri"katanya dengan lembut ,sambil mengulurkan tangannya. Aku yang kebingungan dan merasakan sesuatu yang aneh pun meraih tangannya dan berdiri . "umm...aku tadi tidak bermaksud menyebutmu pendek...." katanya sambil menunduk. "e..eh... aku tidak apa apa, lupakanlah haha... " aku mengatakan itu karna aku merasa tidak nyaman padanya,dan aku agak canggung juga karna baru pertama kalinya aku sangat dekat dengan seorang pria, terlebih lagi dia masih memegang tanganku. "ehem" kataku sambil melihat kearah tanganku yang di pengang olehnya. "e eh, ehem sekali lagi aku minta maaf, a.. oh... my a.. a.. ku pergi dulu... " dia mengatakan itu dan berlari keluar. "Padahal tampangnya sangat keren dan seperti gangster, saat melepas tanganku tadi wajahnya memerah.., huft lucu sekali".kataku sambil memeluk buku "BOS SOMBONG"."eh iya dia tidak menyebutkan nama-". *DUANG* suara pintu terdorong sebelum aku menyelesaikan ucapanku. "Huft huft huft.... nama... nama... ku.. "
upsss hampir saja aku menyebutkan namanya kalian hahah..... Nama sitampan itu akan ku beri tau di eps selanjutnya dadah~
__ADS_1
^o^