MY GIRLFRIEND IS A GHOST

MY GIRLFRIEND IS A GHOST
eps 10


__ADS_3

jam sudah menunjukkan jam 11 mereka berdua sudah bangun dan bersiap turun kebawah untuk sarapan bukan sarapan tapi untuk makan siang.


"kak jadikan siang ini kita ke tempat jualan paman"


"iya alea, sudah selesai kamu makan"


"sudah kak"


"aku bersiap siap dulu ya"


" iya kak"


dalam mobil***


"kak memang apa yang kakak rencanakan"


"tunggu aja nanti kamu akan tau"


"dari tadi itu aja yang kakak bilang" melihat ke arah jendela


" cantik banget kalau lea merajuk, imut" batin nya


di tempat paman ***


"kak kok sepi ya, apa paman sudah pindah jualan"


"gak mungkin itu gerobaknya masih ada"


" tapi kemana paman"


"mungkin libur, apa kita tanya ke rumahnya"


"memang kakak tau rumahnya dimana"


"gak, kita tanya pedagang sebelah sana aja, mungkin aja mereka tau"


"baik kak"


"misi pak, mau nanya bapak yang jualan disini kemana ya pak?"


"oh pak bari, dia lagi sakit pak"


"apa bapak tau rumahnya dimana"


" oh kalo itu saya gak tau pak"


" saya permisi , makasih pak"


"iya pak


ari dan lea pun masuk lagi ke mobil dan melajukan perjalanan


"kak kemana kita cari paman, besok aja kita kesini lagi"


"hmm yaudah kak"


"sekarang kamu mau kemana?"


"aku mau beli baju kak"


"yaudah kita ke toko baju "


"makasih kak ari" memeluk ari yang sedang mengendarai mobil


"iya sayang"

__ADS_1


"sayang?"


"gak boleh?"


"kok merah pipinya" mengusap pipi lea


"kakak kok tiba tiba manggil itu"


"itu apa "


"ya itu "


"apa coba katakan"


"sa..yang"


"apa aku gak dengar"


"sayang kak"


"aku sayang kamu juga lea"


"iss apaan sih kak, lihat kedepan kak" melihat jendela karena malu dilihat ari


toko baju***


" kak aku mau baju yang itu itu sama yang itu"


"itu aja? ada lagi"


"gak ada kak, nanti uang kakak habis nanti"


"buat kamu gak habis" mau memeluk


"kak nanti orang orang heran lihat kakak meluk sendiri


selesai membayar baju lea mereka pulang dan sampai rumah ari mulai membakar baju lea agar dia bisa memakainya.


"makasih kak"


"gak semudah itu"


"maksudnya"


"kamu harus membayarnya"


" kak lea gak uang"


"bukan dengan uang"


"terus"


"nanti malam kamu tidur dengan aku"


" oke cuman tidur"


"iya. yaudah kakak mau ke ruang kerja, ada yang mau kakak lihat"


"iya kak, aku nonton tv dulu"


" peluk dulu"


" sudah sana kak, kakak bau, pergi mandi sana"


"awas kamu ya"

__ADS_1


"wekkk"


"menggemaskan " batin ari


malam hari***


"leaa kita tidur yuk"


" lea... lea.. kok malah tidur duluan sih"


" yaudah aku gendong aja dia ke kamar"


"kak lepasin aku" lea terbangun karena merasa ada yang megang nya


" nanggung lea bentar lagi sampai di kamar"


" alasan"


mereka pun tidur


pagi hari saat lea terbangun dia merasa berat dibagian perutnya. perlahan lahan dia menyingkirkan tangan ari dari perutnya tetapi ari malah memperkuat pelukannya.


"kak bangun aku lapar"


"lea bentar lagi, aku masih ngantuk"


"kak aku sudah lapar, aku belum makan dari tadi malam"


" aku malas masak lea, kita pesan makanan aja ya"


"terserah yang penting aku makan"


"kamu mau makan apa"


"hmm aku kepingin ayam geprek pedas kak"


"lea ini masih pagi sudah makan yang pedas"


"kenapa memang kak, aku ingin ayam geprek"


"gak, aku bilang gak ya gak titik, kita makan nasi uduk aja ya"


"yaudah iya "


"gitu dong, sudah aku pesan kita tidur lagi yuk" menepuk bantal di sampingnya


"gak, aku mau keluar aja"


"lea jangan merajuk gitu, nanti siang kita beli ayam geprek nya ya"


"janji?"


"iya aku janji, yaudah tidur sini lagi"


"aku mau keluar kak, nanti pesanan nya sampai"


"memang kamu bisa ambil?


"setidaknya aku bisa memberitahu kakak kalau pesan sudah sampai"


"sudahlah lea, kan ada bel ayo kita tidur lagi"


" kakak ni ada aja alasan nya" sambil menaiki tempat tidur"


"kamu yang ada jawabannya" memeluk lea

__ADS_1


mereka pun tidur dan tak lama pesanan pun sampai. setelah memakan mereka bersiap untuk ketempat paman lea lagi.


__ADS_2