
selesai masak mereka makan berdua tidak lupa tiup lilin
"gimana enak kan"
"cuman masak mie doang, semua orang bisa kali kak"
"tapi punya ku seperti hotel bintang lima"
"muji diri sendiri"
"cepat makan sana, nanti mie nya ngembang"
selesai makan mereka pun istirahat .
paginya ari sudah bersiap untuk pergi ke rumah sakit.
"kak aku ikut kerumah sakit ya"
"gak usah kamu disini aja, aku cuman sebentar"
"hmm yaudah aku disini aja" sambil tersenyum licik
"kenapa kamu begitu, apa yang kamu rencanakan"
"gak ada"
"awas kamu macam macam"
"iya iya, yaudah sana pergi nanti telat
setelah ari pergi lea pergi ketempat paman nya jualan.
"enak banget dia bahagia setelah membunuhku, akan aku buat di menyesal"
dengan sifat jahil nya lea melempar sendok dan garpu ke lantai untuk menakutinya
"eh ayam, kenapa sendok ini bisa jatuh ya"
dan kea pun menjatuhkan mangkok mangkok dan piring
"kok bisa pecah begini ya, perasaan gak ada gempa"
"kenapa pak, kok bisa begini" kata pelanggan perempuan tersebut"
__ADS_1
"gak tau neng kok bisa begini ya"
"lebih baik aku masuk kedalam tubuh wanita ini" gumam alea
"hahaha, dasar paman sialan"
"eh neng kok panggil paman sih"
"aku lea paman, ponakan yang paman bunuh, apa masih ingat sama aku"
"le..lea kenapa kamu ada di dalam tubuh wanita ini"
"aku ingin membalas dendam ke paman, karena paman aku begini"
"maaf kan paman alea, paman menyesal"
"jika paman menyesal ambil pisau dan tusuk perut paman"
"alea paman ingin melupakan semuanya, jangan ganggu paman alea"
"melupakan semuanya? hahaha paman kamu pikir aku terima semua ini, tunggu aja pembalasan ku"
alea pun pergi dari tubuh perempuan tersebut
"eh pak kenapa bapak duduk begini dan kenapa bapak nangis"
"alea maafin paman" sambil memegang tangan wanita itu"
"aku bukan alea paman"
"maaf neng paman salah orang" dengan sigap berdiri dan membuat pesanan "
"iya gak papa pak, memang alea siapa pak"
"ponakan paman dia sudah lama pergi dari paman, paman hanya kangen sama dia" bohong nya
di rumah sakit***
"pagi pak ari, gimana keadaan nya"
"baik dok, maaf dok saya lupa memberitahu dokter kalau saya keluar kota beberapa hamti kemaren"
"iya pak ari gakpapa, apa anda masih bermimpi pak"
__ADS_1
"semenjak saya pulang dari luar kota saya tidak pernah bermimpi buruk lagi dok, saya tidur dengan nyenyak"
"syukurlah kalau begitu, oh ya kok bisa begitu, apa bapak minum obat herbal atau semacamnya"
"gak dok, padahal obat yang dokter berikan sudah habis sebelum saya pergi ke luar kota"
"kok bisa seperti itu ya pak"
" saya juga gak tau dok, atau mungkin saya terlaku lelah selama di luar kota"
"bisa jadi pak, jika bapak masih bermimpi buruk bapak ke sini biar saya kasih obat baru"
"baik dok"
setelah selesai ari pulang untuk mengambil berkas yang akan di bawa ke kantor
di rumah***
"kemana alea, apa dia tidur"
"lea.. lea.. kamu dimana" dengan sedikit berteriak
alea pun muncul dari pintu luar
"kamu dari mana lea, kenapa dari kuar"
"aku pergi jalan ke taman komplek sebentar kak" bohonganya
"apa kamu pergi ketempat paman mu"
"gak kak, aku cuman jalan jalan keluar sebentar"
"aku mau ke kantor, kamu mau ikut apa gak"
"lea di rumah aja kak, lea mau istirahat dulu"
"baiklah, jika kamu lapar ada makanan yang baru beli tadi, dan sudah aku tiup lilin"
"baik kak, makasih kak ari" sambil mengedipkan mata sebelah
sebelum kerumah ari sempat membeli makanan buat lea.
NEXT....
__ADS_1