
"kak apa paman jualan sekarang"
"kita lihat aja kesana dulu"
" tapi lea takut kak"
"kenapa kamu takut, aku ada disini"
"makasih kak sudah mau membantu lea"
"gak masalah sayang"
mereka sampai di tempat paman lea jualan
"kak itu paman jualan" keluar dari mobil
"ayo kita kesana" menggenggam tangan lea
nampak seorang pria duduk termenung di tempat jualannya.
"pagi pak"
"eh iya mau pesan apa tuan" tersentak dari lamunannya
"saya gak mau pesan makanan pak, ada yang mau saya katakan" sambil berjalan duduk di kursi menggandeng tangan lea
"mau katakan apa tuan"
" sebenarnya saya indigo pak, saat saya pergi ke kota M untuk kerjaan saya melihat wanita yang duduk di tepi sungai, saya kira dia manusia ternyata dia hantu pak, hantu wanita itu meminta tolong sama saya untuk mencari paman , dia sudah menceritakan kejadian dia meninggal sekarang dia ingin membalas dendam sama paman nya. bapak pasti tau siapa yang saya maksud kan"
menggenggam tangan lea dengan erat
"iya tuan itu ponakan saya lea, saya ingin meminta maaf sama lea pak"
"lea sekarang ada di samping saya pak, jika bapak ingin minta maaf katakan saja"
"leaa leaa paman minta maaf leaa, paman bersalah lea tolong maafin paman lea" sambil meraba raba dan bersujud
__ADS_1
" kak bilang sama paman , lea akan memaafkan paman jika paman mau bertanggungjawab atas perbuatannya"
" baik lea"
"apa yang dikatakan lea tuan"
" bapak duduk sekarang, lea akan memaafkan bapak jika bapak bertanggung jawab atas kematian nya pak"
" baik saya akan bertanggung jawab, tapi apa yang harus saya lakukan agar bisa bertanggungjawab jawab kepada lea"
"lea ingin bapak melaporkan diri bapak ke kantor polisi dan menyuruh polisi mencari jasad lea dan dikuburkan dengan semestinya"
" apa tidak ada cara lain pak"
"apa bapak tidak ingin lea tenang di sana"
"saya ingin tuan, baiklah saya akan lakukan apa saja agar lea ingin minta maaf sama saya"
"baik pak, saya tunggu kabarnya pak"
"terima kasih pak, saya pamit dulu"
"sama sama tuan, lea terima kasih kamu telah memaafkan paman"
" kata lea sama sama pak"
lea dan ari pun pergi meninggalkan paman
"kak apa paman akan bertanggung jawab"
" paman pasti akan bertanggungjawab lea, kamu tenang saja"
setelah kejadian kemaren polisi sudah menangkap paman lea dan polisi sudah mencari jasad lea. polisi menelpon ari karena ari juga ikut serta atas pencarian lea.
" apa kata polisi kak"
"jasad mu sudah ketemu lea"
__ADS_1
"Alhamdulillah kak, kak apa kita akan berpisah setelah jasad lea dikuburkan"
"lea aku tau kamu bukan milikku seutuhnya, jika itu yang terbaik buat kamu aku akan merelakan mu lea, walaupun aku sedih" berusaha untuk tersenyum
" kak aku gak mau pisah dari kakak, aku sudah terlanjur sayang sama kakak hiks hiks" memeluk ari
"aku juga lea, aku akan mengenang mu seumur hidup ku lea" mengusap air mata ari dibalik punggung lea
" aku doain semoga kakak bisa mendapatkan pendamping yang baik buat kakak hiks hiks" mengeratkan pelukan nya
"lea jangan nangis, kamu gak pergi jauh dari kakak, kamu selalu di hati kakak lea, i love you lea"
"i love you too kak"
***
keesokan harinya ari dan lea pergi ke kota M untuk melihat jasad lea untuk di kubur dengan layak, ari sedih melihat lea yang sudah pucat dan ada bercak darah beda dari yang dia lihat di sampingnya. akhirnya lea sudah dikubur orang orang sudah pergi sekarang tinggal lea dan ari di kuburan tersebut.
" lea kenapa kamu seperti ini" ari melihat kea yang mulai sudah memudar
" kak seperti nya kea sudah haru pergi kak"
"lea jangan pergi sekarang lea, aku masih ingin kamu disini lea" ari nangis tersedu-sedu
"kak terima kasih untuk semuanya, aku sayang sama kak" sambil tersenyum
" leaaa leaaa jangan pergi leaaa aku sayang sama kamu juga leaa" berusaha memeluk lea
tetapi lea sudah tidak bisa dilihat oleh ari. ari menangis di kuburan lea.
" ya Tuhan kenapa begini, kenapa engkau memberi aku perasaan sayang sama lea jika dia harus pergi" masih menangis terisak isak
setelah beberapa jam di kuburan ari pun berdiri untuk pergi dari sana
" lea terima kasih lea, aku sayang kamu" mengusap batu nisan lea
Next.....
__ADS_1