
Akhirnya Jackson dan Thalia (Aurora) tiba dikediaman keluarga Victor. Jackson mulai memarkirkan mobilnya dibagasi, dan disekitar kanan kiri para pelayan berbaris untuk memberi salam pada Jackson. Setelah memarkirkan mobilnya Jackson bergegas untuk turun.
"Hei Gadis Manja, cepat turun dari mobilku !!! Aku tidak akan membukakan pintu untukmu !", kata Jackson dengan nada dingin.
"I-ini, cara membukanya bagaimana ?", gumam Thalia (Aurora) kebingungan.
"Haishh..... Amnesia mu terlalu parah ya ? Hanya membuka pintu mobil saja kau tidak bisa, kau seperti orang lain saja", gumam Jackson sembari membukakan pintu mobil.
"E-ehh, anu... m-makasih", kata Thalia (Aurora) malu-malu.
"Jangan tersenyum seperti itu padaku, atau aku akan memakanmu diatas ranjangku nanti", goda Jackson dengan mendekatkan bibirnya ditelinga Thalia (Aurora).
"Hah!!",pekik Thalia (Aurora ) kaget.
* Blush,muka Thalia( Aurora) berubah menjadi Semerah tomat.
"Jangan kau pikir ucapanku serius,mana mungkin aku tertarik dengan gadis bodoh sepertimu ", ejek Jackson sebelum meninggalkan Thalia ( Aurora) untuk memasuki rumah.
" Hah,aku pikir itu akan terjadi .kenapa rasanya seperti De Javu ya? Ah iya ,ini pernah terjadi saat bersama jing chen dulu"batin Thalia (Aurora).
Sisi Feng Jing Chen...
" Rara ,cepatlah sadar.Aku mulai merindukanmu ,dan aku tak suka hal berbau romantis.jujur saja aku ingin melihatmu.Aku mohon sadarlah ,aku berjanji tidak akan menggangu mu dan menggoda mu lagi," Jing Chen mengusap dan mengegam tangan Aurora .
sampai kapan kau akan mengurusi gadis miskin itu, kau harusnya sadar nagaiman posisi gadis miskin itu.kata ibu Feng Jing Chen.
"Bukan urusan mu Ibunda,takdirku, kekasihku ,jalan hidupku. itu semua adalah urusanku ,ibunda tidak berhak ikut campur",balas jingchen dengan nada dingin.
"Harusnya kau sadar Chen ,dia bukan wanita yang tepat untukmu.Ibu sudah memilih nona Olivia sebagai calonmu",balas ibu Jing Chen dengan nada yang lebih bangun .
" Terserah ibunda ,urusi saja tamu tak diundang itu ".
__ADS_1
"Chen ! mana tata Krama mu,aku ini ibumu .Orang yang membuatmu ada disini.Harusnya kau patuh padaku, dan Nona Olivia bukanlah tamu tak diundang! Dia adalah Calon tunanganmu !!" geram ibu Feng Jing Chen.
"Aku bahkan tak minta dilahirkan ! Ibunda harus ingat bawa aku bukan anak satu satunya anakmu ada marchelo Anggara ,dan adalah adiku yang juga anakmu".
"Kita tidak sedang membahas adikmu Marcello ,kita sedang membahas dirimu Chen ."
"Huh,terserah .lebih baik ibunda pergi ke pesta teh yang biasa ibunda hadiri dari pada harus mengurusi anak bodoh sepertimu ",kekeh Jing Chen
"Chen!!".
" Aku mohon pergilah Yang Mulia Ratu ,karena anakmu yang bodoh ini sedang ingin menyendiri",Potong Jing Chen .
" Yang mulia Ratu ",Bilqis tiba - tiba masuk ke dalam ruangan tempat jingchen berada.
"Siapa yang mengizinkanmu masuk kedalam kamarku ! Apa kau tidak punya sopan santun!", maki Jing Chen.
"Chen ! Dia itu tunaganmu! Dia berhak atas milikmu ".
"Tidak usah sok bertingkah polos ,aku tahu semua kebusukan mu .Dan aku akan menolak pertunangan kita ,karena aku sudah memiliki kekasih ",Jing Chen melirik kearah Aurora yang terbaring tak bergerak .
"Chen!!,teriak ibu Feng Jing Chen .
"Yang Mulia Ratu ,mari kita pergi .saya telah membuatkan kue ,ajak Bilqis.
"Huh,mau tak mau Nona Olivia adalah calon tunaganmu sekarang!!teriak ibu Feng lalu pergi meninggalkan kamar Jing Chen bersama Bilqis.
"Tenang saja Chen ,aku akan membuat mu jadi milikku cepat atau lambat .Dan aku akan menyingkirkan wanita miskin itu", batin Bilqis
" Dasar wanita ****** ,kau pikir aku tidak bisa mendengar isi hatimu itu !jangan kau pikir aku bodoh,liat siapa nanti .Siapa yang akan tersingkirkan ,kau atau Aurora ,batin jingchen.
"Uhmm.. kepalaku pusing ".
__ADS_1
Sontak Jing Chen melirik ke arah sumber suara.Betapa terkejutnya ia,di dapati Aurora telah tersadar
" Rara?.
Reflek ,Aurora pun melirik ke arah Jing Chen .Dengan cepat Jing Chen memeluk Aurora.
" Rara,akhirnya kau sadar ".
"k-kau siapa ?! jangan memelukku sembarangan?!"
" Hei apa maksudmu Rara ?! Aku ini kekasihmu ,kau lupa padaku?!",tanya Jing Chen tidak percaya
kekasih ?Kau siapa ? Aku tak mengenalmu ".
" apa ini ?Kenal tidak mengingat ku ? Apa dia mengalami gagar otak ? bukankah Lula tembak nya tepat dibantingnya , tapi kenapa dia lupa padaku apa ini ? Kenapa dia tidak mengingat ku ? Apa dia mengalami gagar otak ? bukankah luka tembaknya tepat jantunnya ,tapi kenapa dia lupa padaku ? apa ini jenis virus baru ?virus tentang lupa ingatan karena luka digantung .Aku bisa gila !" batin Feng Jing Chen.
kembali ke sisi Jackson
" Ini cara pakainya bagaimana?" ,tanya Thalia( Aurora) sembari menekan nekan tombol hair dryer.
" arghhh.. bagaimana bisa dia melupakan pengunaan hair dryer .Dia lama lama mirip manusia purba .Aku bisa gila kalau begini caranya?! ,teriak Jackson putus asa
Collab : Haruka and Jeje
karya ide : Jeselyn
penulis: Haruka
dikarenakan hp Haruka rusak bantuin author jeselyn. awokawok.
like yah komen atau apa supaya author semangat
__ADS_1