
Pagi itu pagi indah pagi holiday Jackson dan Ken Memutuskan untung jigong eh joging. Pasrah akan kemanjaan sahabatnya yang doyan homo ini membuat bergidik ngeri dan memutuskan untuk menuruti semua perintah . Satu pasti Ken adalah sahabat yang tak waras.
"Jack", panggil Ken sambil duduk ditengah taman.
"Paan sih, gue jijik sama elu yang homo, udah gak waras, homo pula, apa kata dunia", Sinis Jackson.
"Gaya lu jomblo aja banyak tingkah sini beb wkwk aku mau peluk", kekeh Ken dengan tingkah manja ala sinetron.
"Tudhepoin ****** gak malu diliat".
"Kasian yah ganteng ganteng ga waras".
"Lama menjomblo padahal ganteng".
"Gak papa deh ga waras gue obatin pake cinta".
Bisik para netizen yang melihat kemesraan Dua sejoli eh Duo kampret Ken dan Jackson.
"Ye ***** lu bang dedek nangis nih", gurau Ken.
"Gue tinggal lu lama-lama".
"Iye gue mau tudhepoin, gue suka thalia lu suka gak?".
"Gak", Jackson dengan mengalihkan pandangan.
"Gue gamau persahabatan kita rusak gegara cewek, lu yakin ga nyesel "
"Gak", ketus Jack. 'Kenapa gue jadi ga terima yah?', batin Jackson.
"Gak pernah ada perasaan apapun lu sama Thalia yakin?"
"Kalau lu suka thalia tembak, lu malah interogasi gue".
"Gak gue cuman mastiin bantuin gue pdkt sebelum gue homo sama lu, wkwk"
"Cih, gue gaada apa-apa sama Thalia, gue gak suka dan gue gaada perasaan sama dia. Dia cuma tanggung jawab gue, gak lebih".
Kenandra hanya terdiam menyadari kedatangan Thalia yang menguping pembicaraanya sejak tadi.
Thalia pov
Mataku mulai memanas Dadaku sesak menahan gejolak dan satu hal lagi Jackson benar benar mematahkan hatiku ."Tidak -! Aku tidak boleh mencintainya", gumam ku berlari meninggalkan Ken dan jackson tak peduli Ken memperhatikan ku. Aku hanya ingin berlari menghindari sejauh mungkin .
Author POV
"Ken lu kok diem aja", tanya Jackson melihat pandangan Ken yang entah kemana dan kosong.
"Enggak -! Eh gue balik dulu ya gue lupa bokap gue bentar lagi pulang entar gue kena omel", pamit Ken meningalkan jackson seorang diri.
" Aneh padahal dia tuh anak dajjal, kok bisa berbakti yah gue herman "
Disisi Lain
Thalia sedang menangis. Di tepi danau melemparkan batu tanpa disadari mengenai dua insan berkepala botak berbadan gendut hanya memakai sehelai handuk menghampiri Thalia.
"Heh lu dek sini", panggil mereka bersamaan.
Thalia dengan cepat menyeka air matanya mengalir dua om-om berkepala botak tersebut.
"Iya kenapa om mau ngapain?".
"Masih tanya kenapa batu Lo kena kepala gue".
"Gue jugak".
"Terus om?"
"Tangung jawab", seru keduanya.
__ADS_1
"Maaf om ga tau orang lagi ambyar, Jan dimarahin ya om".
"Gak kalau lu mau ikut gue main Ama kita kita", ucap mereka bersamaan
"Gak kenal om. Emang main apa yah?".
Salah satu dari mereka hanya menepok kepalanya.
"Seru kok", katakeduanya dengan seringai nakal.
Munculah pangeran berotak micin berisi rinso menjadi pahlawan Joker bagi Thalia
Teng .. teng wkwk :)
"Thal", panggil Ken kepada Thalia. Thalia hanya menoleh tanpa mengucapkan apapun.
"Lu ngapain itu mereka siapa?" tanya Ken lagi.
"Ini tadi mm diajak main"
"Hadeh ternyata lu otaknya kebawah terlalu polos", batin Ken menarik tangan Thalia pergi.
"Heh itu mainan kita", seru keduanya.
"Heh Upin Ipin dicari emak lu suruh nyusul ke kuburan".
"Berani Lo hah?".
"Berani dong tapi gajadi gue mager berantem tuh Lo handuk melorot "
"Oh ya **** gue balik kamar mandi dulu wehh", mereka berlari karena handuk nya yang dipakai melorot.
"Wkwk bisa gitu badan aja gede anu kecil", Kekeh Ken.
"Ken", panggil Thalia.
"Iya eh aku lupa Ama kamu hehe .Jalan jalan yok?"
"Lu mau disini liat orang berak yah".
"Eh --"
"Lah iya ayok tenang kok kita balik nya nanti", katanya menjauh dari danau pergi ke Caffe dekat danau.
"Thal, mau pesen apa?"
"Enggak mahal ah balik aja yuk "
"Ini yang gue suka dari lu sederhana polos".
"Apa sih", elak Thalia bulshing.
"Mm- soal omongan Jackson jangan diambil hati orangnya suka gitu".
"Eh kok tiba tiba ngomong itu aku gak papa kok "
"Kak, nanti aku harus pergi dari rumah Jack", lanjutnya.
"Lah kenapa terus gimana? "
"Gatau ada tabungan kok mau nyewa kos kos an aja ga mau repotin papa nya jackson".
"Bawa uangnya? "
" Enggak hehe".
"Besok aja yah mau nyariin kos kos an yang bagus buat kamu".
"Eh enggak usah kak nanti uangnya gak cukup".
__ADS_1
"Ken gitu nanti gue tambahin".
"Gamau ngutang gamau ngeropotin yang pad kantong aja ekwk."
"Iya deh iya .Mm balik yuk nanti dicari loh."
Akhirnya Ken dan Thalia memutuskan untuk pulang .
"Mm udah kak sampai sini aja hati hati kakak "
"Iya"
Tak disangka ada sepasang mata yang melihat mereka dari ketinggian
Tadinya...
"Thalia mana?", tanya ayah Jackson.
"Gatau emang gue emak nya papah udah deh".
"Tadi thalia nyusul kamu".
"Oh jadi mungkin Ken nemuin thalia", batin Jackson. "Tapi kok belum balik ngapain yah?". 'Apaan sih kok gue mikir thalia?', batin Jackson.
----
"Thal Lu abis dari kemana ?", tanya Jackson tulus
Thalia tak menggubris nya karena perkataannya membuat sakit hati dan sesak.
" Lu denger gak sih budeg lo .Lo bersihin pake Betadine yah makanya budeg."
"Apa urusan elo? Berisik, minggir", sinis Thalia
'Kok dia berubah kenapa yah salah gue apa ?' batin Jackson yang merasakan sesak di dada menatap pundak thlaia yang semakin menjauh.
Dikamar Thalia.
Thalia langsung melompat kearah kasur dan memeluk bantal miliknya. Dan menangis, namun tak bersuara.
Tanpa sadar ia tertidur, dengan mata yang mulai sembab.
*Kreek
Jackson membuka pintu Thalia, yang ternyata tak dikunci oleh nya. Didapatinya Thalia yang tengah tertidur membelakangi pintu.
Jackson mendekatinya dan menutup pintu kamar Thalia pelan-pelan. Dan duduk di sebelah Thalia.
Dielus nya rambut panjang gadis itu.
"Thal, kenapa lu menjauh dari gue? Gue salah apa sama elu?", gumam Jackson.
"Entah mengapa hati gue sakit waktu liat elu menjauh. Dada gue sesak, apalagi pas liat lu bareng anak dajjal. Gue gak tahu kenapa gue jadi begini, kasih tahu gue. Apa yang sebenarnya terjadi sama gue. Apa ini cinta, atau mungkin karma. Dulu gue pernah bilang gak akan jatuh cinta sama elu, tapi nyatanya gue malah cinta sama elu".
"Hati gue sakit Thal, waktu liat elu pelukan sama Ken. Bahkan tadi saat elu pulang bareng dia, hati gue juga merasakan sakit. Gue ini kenapa? Gue harap lu mau kasih gue jawabannya".
"Ehh, gobloknya gue. Keknya gue ketularan gobloknya si Ken deh. Mana ada orang tidur bisa diajak bicara".
"Ah udahlah, bisa gila gue lama-lama", kekeh Jackson masam. Kemudian pergi meninggalkan kamar Thalia.
Dan ternyata, sejak tadi seseorang tengah mengintip kebersamaan Jackson dari dalam kamar mandi, dengan alat perekam suara yang ia nyalakan sejak tadi.
"Muehehe, kau tak akan bisa mengelak ferguso", kekehnya. Kemudian ia berjalan mengendap-endap dan keluar lewat jendela.
Bukan terbang ye, cuma jatuh dari lantai 3 : )
Gak elah, canda doang.
Author note:
__ADS_1
Khusus 2 part ini, part nya Jackjack sama Tata. Dan yang nulis 2 part cerita ini asisten ketiga Author Jeje. Semoga suka