
mengenalmu
pria tampan dengan kemeja putih yang turun dari mobil mewah dengan jalan yang sangat menawan menuju suatu bar bersama dua sahabat nya yang tak kalah tampan dan menawan, siapa yang tidak kenal dengan pria tampan ini, pengusaha tampan dan juga sangat disegani di kota Florida ini
....
...
"apakah kamu berniat mencari jalang di sini Lex?" ucap Daniel salah satu teman Alexander Alfi Haidar dan salah satu temannya lagi si bule tampan bernama maroon yang yang merangkul pundak Alex
"entahlah 3 hari ini aku mendapat tender besar mungkin bisa mencicipi sedikit "ucap Alex dengan semirk di muka tampan itu
dan disambut tatapan tidak percaya oleh kedua sahabatnya itu
" wo... Alex sudah mulai nakal, wah aku penasaran siapa jalang yang bisa merayu balok es ini" ucap maroon dengan keterkejutannya
"entahlah dia memiliki selera yang tinggi aku juga penasaran siapa yang bisa menggoda Alex balok sialan ini?"ucap Daniel yang juga terkejut dengan ucapan sahabatnya itu Alex hanya tersenyum dengan godaan dan celotehan 2 sahabatnya itu.
.....
Dum.... Dum....Dum.....Dum......
.......
alunan musik yang sangat keras terdengar di ruangan bar tersebut banyak wanita-wanita seksi dan juga para penggoda yang berkeliaran.
3 pria tampan ini menikmati musik sambil duduk manis disalah satu bangku dekat meja barista di bar tersebut mata Alex menyapu seluruh tempat untuk melihat situasi yang ada di sekitarnya tanpa minat, walaupun ia seorang pebisnis kaya tapi ia tidak pernah bermain dengan wanita wanita murahan yang menggodanya dia hanya menikmati beberapa minuman sambil bercerita dengan temannya tentang bisnis dan juga masalah lainnya. tetapi saat mata Alex menyapu sekitar bar tersebut ia terpaku dengan salah satu wanita mungil sangat manis sedang mengocok-ngocok milky shake dan melayang melayang kan kelasnya di udara Alex terkagum sambil melihat wanita itu....
__ADS_1
"Lex bagaimana kau mau aku kenalkan dengan temanku yang...... Lex kau dengar tidak" ucap Daniel kesal
"Lex kenapa kau melihat barista itu? apakah kau mau meminum milky shake?"ucap maroon memperhatikan pandangan yang Alex lihat, dan tidak di gubris oleh Alex
Alex hanya terpaku dengan wanita itu tu tanpa sadar ia berjalan mendekati meja barista tersebut.
"maaf tuan apa Anda ingin meminum sesuatu" ucap wanita itu dengan lembut "siapa namamu" ucap Alex tanpa sadar
"saya...? nama saya Naya apakah tuan ingin memesan sesuatu?"
" ya saya ingin memesan mu "ucap Alex dengan gamblangnya, wanita tersebut tersenyum
"maaf tuan aku hanya seorang barista aku bukan wanita untuk melayani anda untuk kepuasan seksual, aku hanya seorang barista yang hanya nya kau melayani untuk membuat minum, ada yang bisa saya ya bantu lagi"ucap Naya dengan tenang. Alex menyukai hal baru ini. ini pertama kalinya Alex ditolak oleh salah satu wanita yang ada di di kehidupannya
" sial....dia bukan jalang tapi entah kenapa aku tergoda oleh penampilan kampungannya itu"
"sial....kenapa pria ini menggoda diriku, walaupun aku sering di ditawar oleh beberapa pria penggoda di sini, tapi entah kenapa apa saat melihat pria tampan ini ini hatiku bergetar.... masa bodoh dengan hatiku ini untungnya aku masih bisa menjawab dengan tenang" batin Naya saat melihat pria tampan itu pergi....
"Naya bisakah kamu mengantarkan minuman Vodka xx ke ruangan N37 " ucap manager di bar tersebut Naya Dengan hormat mendengar itu ia menganggukan kepala.
---ruang N37-----
saatnya ia memasuki ruangan tersebut banyak sekali asap rokok dan juga bau alkohol yang sangat menyengat Naya mengerutkan keningnya dan berjalan ke arah para tamu tersebut
" maaf tuan saya datang membawakan minum yang anda pesan" ucapan naya sopan kepada tamu di ruangan tersebut
"heh.... jalang taruh saja di meja" ucap salah satu pria yang bercumbu dengan salah satu jalang itu situ, Naya tidak pernah berkecil hati dengan ucapan tua bangka itu.
" heh jalang berapa harga mu, kau terlihat menarik saat meletakkan minuman itu" ucap pria yang sedang mabuk di samping tua bangka itu, Naya dengan sopan berbicara "maaf Tuhan aku hanya seorang pelayan ada yang ingin ada pesan lagi"ucap Naya masih sopan
__ADS_1
"jalang kamu menolakku" ucap pria itu marah sambil memegang tangan Naya.
" Tuan aku bukan seorang jalang aku hanya seorang pelayan"ucap Naya panik.
" beraninya kamu menolakku" ucap pria itu lagi
dan disitulah Naya menampar pria penggoda itu yang siap ingin melecehkan Naya.
"saya ingatkan lagi Tuan saya hanya seorang pelayan jika tuan melecehkan saya saya tidak akan tinggal diam" ucap Naya dengan muka yang marah jangan meninggalkan ruangan m lucknut tersebut.
selama 3 bulan dibar itu baru pertama kalinya ia dilecehkan oleh pria tua bangka itu
" sialan... kenapa tua bangka itu membuatku pening " ucap Naya meletakkan airpon di meja bar dengan emosi
"mau ke mana kamu" ucap manajer tadi yang menyuruh Naya mengantarkan minuman ke ruangan lucknut itu
" maaf bos kamu menjebakku kan? dan mulai malam ini ini aku berhenti bekerja di sini, terima kasih atas kesempatan kerja ini"ucap Naya dengan sedikit emosi
"maafkan aku, aku tidak akan mengulanginya lagi aku...."
" maaf bos aku tidak bisa meneruskan pekerjaan ini terima kasih" ucapannya ya dengan keadaan marah
"sialan untung kemarin baru gajihan jadi aku aku nggak terlalu rugi... hishhh bajingan"
ucap Naya sebal sampai pergi dari tempat lucknut itu
salah satu meja Alex memperhatikan ucapan-ucapan wanita tersebut dengan senyuman yang tidak bisa di artikan
"sangat menarik " ucap Alex dengan Smirk
__ADS_1