
Pagi yang cerah Alex berjalan melewati karyawan-karyawan yang sedang menunduk hormat kepadanya. Sambil membalas salam mereka dengan anggukan ringan walaupun Alex seorang yang dingin seperti balok es, tapi ya sangat menjunjung tinggi orang yang menghormati dia dan akan sangat bengis kepada orang yang berani menantang mencela dan tidak hormat kepada Alex.
sesampainya Alex di ruangan ia langsung memanggil asistennya
" permisi tuan ini adalah berkas tender yang harus anda tandatanganihari ini dan ini laporan mengenai nona naya yang anda pesan tadi malam" ucap Jeff sambil menyodorkan kertas berkas-berkas yang Alex butuhkan
"oke kamu boleh keluar" ucap Alex sambil menatap berkas-berkas di depannya itu. Alex tidak minat dengan berkas tender tender sebelum iya membaca biodata Naya dengan senyum misteriusnya
" Naya xavier ternyata umurnya 22 tahun, aku kira dia masih 16 tahun" ucap Alex sambil tersenyum ia tidak percaya jika wanita polos dan itu, sudah berumur 22 tahun sambil membalik balik berkasnya ia melihat beberapa apa hasil transfer wanita itu apakah wanita itu memiliki hutang sambil mngkrikit heran dan langsung memencet tombol penghubung Alex dengan asistennya Jeff
" tolong kau periksa apakah Naya memiliki hutang, dan tolong cari masalah wanita itu sampai ke akar-akarnya" ucap Alex sambil menatap berkasnya itu tanpa melihat disampingnya.
" baik tuan saya akan mencari informasi tentang nona Naya segera " ucap jaff sambil meninggalkan Alex di ruangannya.
_Markus company__
Naya menatap bangunan itu itu dengan wajah kesalnya padahal ia sangat tidak ingin menginjakkan kaki ke gedung b**n tua yang telah memberi hutang kepada ada orang tua Naya sampai bangkrut.
Naya menghembuskan nafas beratnya menetral rasa marahnya agar tidak mengumpat ke tua bangka itu sambil berjalan reaponsip yang ada di dalam gedung.
" Permisi saya ingin bertemu tuan Markus CEO" ucap Naya kepada staff responsif di depan itu
"apakah anda ada memiliki janji" tanya staf itu ya " saya memiliki janji jam 10 pagi" ucap Naya dengan sopan sambil menunggu staf itu yang sedang bertanya kebenaran dari ucapannya
" ah nona Naya Anda bisa naik lift di ujung kanan saya, ruangan pak christian di lantai 10 " ucap staf itu sambil menunduk hormat
"terima kasih" ucapan naya lalu pergi meninggalkan staf tersebut menuju lift yang akan membawanya ke ruangan b*** tua itu
__ADS_1
Saat Naya keluar dari lift ia terkejut ada seorang laki-laki menatapnya dan menyapa Naya dengan hormat.
" maaf nona saya jeff, saya akan mengantarkan Anda ke ruangan tuan christian" ucap pria itu dan seketika Naya mengenal suara itu dengan jelas
"kamu asisten tuan Markus ya?" ucap Naya yang kenal suara lelaki itu. Ya ya gimana enggak kenal ia yang selalu menagih hutang orang tuanya. Jeff hanya tersenyum dan mempersilakan Naya mengikutinya ke ruangan christian.
" ini ruangannya nona silakan masuk tuan sudah menunggu Anda" ucapkan sopan sambil meninggalkan Naya di depan pintu itu si CEO itu.
Naya mengetuk pintunya dan terdengar orang yang di dalam mempersilakan dia masuk.
"Permisi tuan saya Naya ingin berbicara mengenai kontrak orang tua say....." ucap Naya menunduk dan kaget saat melihat christian di depannya
" Criss bukannya Tuan Markus yang yang menjadi CEO di sini..?" ucap Naya kaget karena melihat christian teman masa kecilnya itu.
Cristian tersenyum saat melihat Naya yang kaget Naya
" aku ingin bertemu ayahmu untuk membicarakan kontrak" ucapnya naya dengan gugup, Cristian tersenyum saat melihat kegugupan naya
"gimana ya nay... sebenarnya aku yang sekarang jadi CEO di sini" ucap christian sambil duduk di depan wanita itu Naya yang tadinya gugup sambil menatap tangan yang iya remas. Terlonjat kaget dan menoleh menatap christian saat mengetahui laki-laki di depannya ini adalah CEO perusahaan ini
"maksudmu kamu yang yang menagih hutang orang tuaku yang tinggal 8 bulan itu itu menjadi 1 bulan?" ucap Naya karena tidak percaya bahwa dia yang meminta hutang itu dipercepat.
Christian menatap Naya dengan serius "maafkan aku naya, aku kira bukan orang tuamu yang berhutang pada perusahaan ini ini" ucap christian berpura kaget juga.
Naya menghembuskan nafasnya
"christian tolong aku, aku nggak bisa membayar hutang yang 8 bulan lagi menjadi 1 bulan apakah tidak ada keringanan?" ucap Naya memohon.
"Bagaimana ya tidak bisa Naya, kecuali kamu menikah denganku"
__ADS_1
Naya terkejut saat christian mengucapkan kata menikah.
" menikah denganmu? tidak Sudi " ucapkan Naya kaget dan bercampur marah
"kau melukai hatiku nay.... kau tidak mau menikah dengan ku?" ucap christian dengan muka memelasnya
"aku memang tidak Sudi denganmu christian, jadi bagaimana ada keringanan tidak?" ucap Naya
"keringanannya kamu menikah denganku saja " ucap christian menggoda lagi "baiklah...christian aku akan membayar hutangku selama 1 bulan ini kalau aku tidak bisa membayarnya aku akan........ akan... " ucap Naya terpotong karena ia bingung harus mengucapkan apa.
christian tersenyum menang, merasa Naya masuk jebakan nya.
"kamu akan menikah denganku kan Naya, itu persyaratan yang bisa kau penuhi, pasti kau menyukai kalau aku menikahimu kan? Ucap christian dengan tersenyum
" tunggu saja aku akan membayar 1 bulan tepat...!!" ucap Naya geram sambil pergi meninggalkan christian
christian yang melihat punggung wanita yang selalu ia dambakan sambil tersenyum kecut.
" apakah sebenci itukah kamu, tidak ingin menikah denganku Naya.... aku percaya kamu akan bertekuk lutut di hadapanku" ucap christian tersenyum misterius sambil menyadar pada sofa ruangannya
Teman-teman Autor mau tanya nih
"Apakah terlihat seru cerita ini,
entahlah mungkin readers ingin jalan ceritanya seperti apa...?? Apa sudah suka?? Komen juseoo!!! hahaha.......
muka Alexander alfi Haidar saat bangun tidur eakkk...
__ADS_1