
Naya memasuki rumah mewah itu menuju dapur tempat ia memasak sambil menyapa asisten rumah tangga yang sedang bekerja membereskan rumah mewah itu.
di rumah besar itu walaupun sudah hampir mau 1 minggu Naya bekerja.
ia masih sangat terpukau dengan rumah keluarga Alexander itu
"aku nggak habis pikir ini rumah atau hotel luas banget" ucap Naya sambil mengitari rumah sebelum memulai kegiatan memasaknya itu.
walaupun dulu Naya juga seorang keluarga yang kaya juga, tapi rumah yang ditempati iya dulu tidak semewah rumah keluarga Alexander itu.
saat Naya sampai dapur ia bertemu dengan beberapa asisten yang membantu Naya untuk memasak.
Naya bertugas memasak untuk keluarga Alexander sebanyak 4 orang dengan menu spesial tiap malamnya dan untuk asisten rumah tangga dan tukang kebun ada sekitar 30 orang, pembantunya aja ada 30 orang bisa dibayangkan berapa luas rumah Alexander itu.
walaupun ia mengerjakan tidak terlalu sebanyak iya bekerja di hotel. tapi ia sangat puas dengan gaji di keluarga itu.
tiba-tiba Naya kepikiran ide bahwa ia bisa meminjam ke keluarga Alexander tapi Naya burung karena Naya ragu, ia baru 1 minggu di bekerja di rumah itu masa sudah ngutang uang sebanyak itu.
"aku harus bagaimana, aku harus minjem ke siapa?"ucap Naya dalam batinnya
" Mbak Naya, Anda kenapa" ucap salah satu asisten bernama nama Dinda tersebut "adinda aku hanya memikirkan suatu masalah" ucap Naya sambil memotong bawang bombay di tangannya.
" ah gitu....... oh jika kamu ingin dan jika kamu ada masalah kamu bisa minta tolong ke keluarga Tuan Alexander, mereka sangat baik" ucap Dinda yang sedang yang Dinda sambil memotong sayuran yang disuruh oleh Naya.
__ADS_1
" benarkah tapi aku ragu soalnya aku baru 1 minggu di sini" ucap Naya.
"coba anda tanyakan kepada tuan Alex, walaupun sikap nya dingin tapi ia sangat baik menolong karyawannya" Dinda meyakinkan Naya.
Naya yang mendengar itu menganggukan kepala
" terima kasih sarannya, Din setelah memotong sayur itu tolong ambilkan beberapa bumbu di sana" ucapkan Naya sambil memfokuskan acara memasak nya lagi.
"Naya kamu bisa memasak telur gulung ini lagi besok, aku sangat suka makanan mu!!!" ucap nyonya Rani yang mencicipi makanan buatan Naya, kegiatan itu dilakukan selama 2 minggu untuk mencari menu-menu yang disukai keluarga itu.
" baik nyonya saya akan memasukkan telur kedalam list makanan kesukaan Anda" ucap Naya tersenyum sopan.
" wah....sepertinya makanan buatanmu itu semua memang cocok kok di lidah kami, aku sangat puas dengan makananmu" ucap nyonya Rani itu sambil mencicipi beberapa makanan yang baru dibawa Naya
dan sialnya terpergok oleh nyonya Rani.
" Naya apakah kamu memiliki masalah kenapa wajah mu masam seperti itu?" ucap nyonya Rani yang melihat ekspresi wajah Naya itu.
"ehmm... saya memiliki masalah nyonya" ucap Naya jujur.
" masalah apa? coba cerita ke saya, siapa tahu saya bisa membantu"
Naya yang mendengarkan itu matanya langsung berbinar senang
" maaf sebelumnya nyonya, jadi begini nyonya saya memiliki hutang almarhum orang tua saya masih ada 14.000 dolar lagi mungkin lebih dari itu" ucapkan ayah
__ADS_1
"benarkah....? apakah itu harus dibayar segera ?" tanya nyonya Rani yang mengetahui masalah gadis di depannya itu.
"benar nyonya, harus dibayar bulan ini" ucap Naya sambil menunduk sedih
"saya bisa meminjamkan kamu uang yang kamu sebutkan tadi itu, nanti kamu bilang saja pada Alex" ucap nyonya itu dengan senyumnya.
" ayo........!!!! Mama ngomongin aku lagi kan!!!" ucap Alex yang mengagetkan 2 wanita itu lagi
"astaga Alex kau mengagetkan mama terus, kamu mau bikin Mama cepat mati hah!!!" ucapnya nyonya Rani sambil menjewer telinga Alex itu gemas.
"mama sakit....!!! ada apa kalian ghibah kan tentangku ? " Alex bertanya pada mamahnya sambil berusaha melepas tangan mamahnya yang menjawab telinganya itu.
begini Alex Naya sedang membutuhkan uang jadi nanti tolong berikan pinjamkan dia uang sebesar 14000 dolar, oh ya Mama mau ke atas dulu memanggil papah mau untuk makan"ucap nyonya Rani sambil meninggalkan Alex dan Naya ke ke kamarnya itu.
Alex menatap dan ayah yang sedang membungkuk hormat kepada mamahnya. "naya kau sedang membutuhkan uang berapa? dan membutuhkan uang untuk apa? ucap Alex bertanya pada Naya. Naya yang mendengarkan itu tu pada Alex.
" begini Tuan saya terlilit hutang orang tua saya jadi saya membutuhkan uang sekitar 14000 dolar untuk melunasinya, apakah Tuan bisa meminjamkan uang tersebut" ucapnya Naya sambil menunduk. Alex yang mendengarkan itu pura-pura menimbang-nimbang dan pura-pura berfikir sambil menatap wanita pujaannya itu dan tiba-tiba Alex tersenyum dengan Smirk nya.
" baiklah nanti setelah saya makan kamu bisa datang ke ruangan kerja saya di samping kamar saya, saya akan meminjamkan uang sebesar yang kamu mau tapi ada satu syarat" ucap Alex sambil melipatkan tangannya di dadanya menatap Naya dengan serius.
"syarat......?? syaratnya apa Tuan" ucap Naya bertanya
" nanti saya akan beritahu kamu di ruang kerja saya " ucap Alex sambil pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri sehabis pulang kantor. Naya yang mendengarkan itu tersenyum lega akhirnya aku bisa membayar hutang Chris b*** itu.
"ternyata tuan muda Alex sangat baik padaku, andai aku punya suami sepertinya hahaha.....ngomong apa sih aku " ucap Naya berlalu ke dapur sambil tersenyum senang.
__ADS_1