my sweet macaroon boy

my sweet macaroon boy
pekerjaan baru


__ADS_3


Naya sangat kesal sampai rasanya ia ingin mencabik-cabik pria tua bangka yang telah merusak pekerjaannya dengan hati berat ia melangkahkan kaki menuju apartemen kumuh yang ia gunakan sekarang ini.


Rumah mewah mobil mewah serta uang yang banyak yang dulu ya miliki telah habis untuk membayar utang almarhum orang tua Naya..


ya...walau hari itu Naya sangat terpuruk tapi iya tidak boleh lemah dengan cobaan yang dideritanya, dia harus kuat untuk menggapai masa depan dia, yang lebih baik lagi.


Naya percaya selama ia kuat menghadapi cobaan yang diberikan tuhan kepadanya, dia akan mendapatkan imbalan yang yang serupa dengan perjuangan ya lewat kehidupan ini.


__pagi yang cerah___


Dengan menggunakan 'double breasted jacket chef' serta hat nya Naya terlihat sangat cantik serta ia mengerjakan pekerjaan masaknya dengan teliti dan sangat telaten walau dulu dia seorang anak orang kaya tapi dia sangat menyukai memasak , sampai dulu dia mengikuti beberapa les memasak dan syukurnya berkat itu membantu ia bisa bekerja di hotel itu.


Dengan talenta yang dimiliki Naya dia termasuk chef tingkat VIP yang luar biasa dan sangat profesional.


Uang hasil ia bekerja menjadi chef ya gunakan untuk membayar hutang dan sebelum iya keluar dari bar tersebut uang hasil kerja di bar ia gunakan untuk menghidupi dirinya.


Mungkin kalau Naya tidak memiliki hutang piutang kehidupannya akan sangat tercukupi.

__ADS_1


......


"Naya bisakah kamu ikut dengan saya" ucap manager restoran hotel tersebut di dalam dapur sambil menepuk bahu Naya


"sebelumnya ada apa ya bos? mengajak saya, ada yang ingin anda bicarakan?" ucap Naya bertanya-tanya


"tadi kamu yang masak untuk di ruang 137" ucap manager itu


"betul saya yang memasak untuk makanan di ruangan tersebut " ucap Naya dengan profesional


" orang yang makan di ruang tersebut ingin berbicara kepada kokinya" ucap manajer itu menjelaskan


"iya makanya kamu cepat ke sana dia ingin bertanya tentang makanan yang kamu buat "ucap manajer sambil pergi meninggalkan Naya dengan gelengan kepala melihat ekspresi Naya yang kebingungan tersebut


Naya memasuki lift untuk datang ke ruangan tempat VIP itu berada, sambil berpikir apa yang membuat mereka memperpertanyakan masakan yang ia buat sesampainya iya di ruangan tersebut ia mengetuk pintu


tok... tok... tok


" permisi tuan dan nyonya, saya chef yang memasak makanan ini, ada yang ingin anda tanyakan?" ucap Naya sambil menunduk hormat

__ADS_1


"Ahh apakah kamu bernama koki Naya?" Ucap ibu yang melihat name tag di di dada Naya


"saya Naya Xavier saya chef yang memasak makanan ini" ucap Naya sopan "makanan yang sangat enak, apakah kamu melakukan kerja part time setelah menjadi koki" ucap nyonya yang ada di sebelah tuan an tersebut


"oh saya hanya seorang chef saja di hotel ini "


"wah makananmu sangat enak apakah kamu bisa menjadi asisten koki di rumah saya" ucap nyonya itu lagi s


"Saya bisa nyonya tapi saya ya bisanya hanya kerja di malam hari" ucap Naya antusias


" tentu saja boleh saya sangat menyukai masakanmu, jadi besok datanglah ke ke kantor suami sayaini, dan ini kartu alamat kantor suami saya" ucap nyonya tersebut "baik nyonya, terima kasih banyak tawaran nya, ada yang yang ingin anda tanyakan lagi" ucap Naya dengan senang.


" tidak, sampai bertemu lagi " ucap nyonya itu dengan antusias.


Naya tersenyum kepadanya nyonya tersebut itu tanpa melihat tuan-tuan di sekelilingnya


" baiklah saya permisi undur diri dulu " ucapnya sopan sambil pergi meninggalkan ruangan tersebut


Naya tersenyum bahagia.

__ADS_1


"akhirnya setelah keluar dari tempat lucknut itu aku dapat kerjaan sampingan aku sangat senang" ucapnya sambil berjoget ria di depan ruang tersebut dan ia menoleh ke kanan kiri karena sadar atas kebodohannya sambil tersenyum ia kembali ke dapur restoran hotel itu dengan muka ceria


__ADS_2