Nathan Arsenio

Nathan Arsenio
Part 1


__ADS_3

Avery Sky Residence


"Nath,,,Nathan bangunnn!!!"teriak wanita paruh baya yang masih cantik dan terlihat sehat itu.


"Iya ma,ini Nathan bangun hoamm"ucap Nathan sambil menguap dan berjalan ke arah kamar mandi.


"Kamu kok bisa kesiangan bangun gini sih,biasanya kan kamu selalu bangun tepat waktu,kalo ga dibangunin sama mama pasti kamu ga bakal bangun bangun"ucap Mama Nathan sembari membuka tirai kamar Nathan.


Nathan tidak mendengar dan menjawab karena sudah masuk ke kamar mandi.


>•>•>•>


Selesai mandi Nathan pun turun kebawah untuk sarapan, sebenarnya Nathan selalu bangun jam 06.00 tapi entah kenapa hari ini dia bangun kesiangan jam 09.00.


"Pagi Pa,,Ma,,Nat"ucap Nathan dengan raut wajah datar setelah selesai sarapan tadi ia berniat menemui papanya untuk menanyakan perihal perusahaan.


"Ini udah siang kalii"cibir Nathalie adik Nathan.


Nathan tidak menjawab perkataan adiknya itu karena sedang malas berdebat dengan adiknya yang bawel itu.


Nathalie Arsenio adalah adik perempuan Nathan satu satunya,yang memiliki sifat kebalikan dari Nathan, yaitu ia memiliki sifat yang ceria,periang,ramah,dan suka menjahili kakaknya selain itu dia juga cantik,baik dan pintar.Usia Nathalie dengan Nathan hanya terpaut 5 tahun (umur Nathan 23 tahun) dan (Nathalie 18 tahun.)


Nathalie kini masih disibukkan dengan ujian akhir semester di sekolahnya karena setelah masa sekolahnya selesai ia akan segera kuliah di Amerika untuk mengikuti langkah sang kakak dan agar bisa seperti Nathan pintar dan jenius.


Seharusnya mereka sudah mempunyai adik lagi,tapi karena Mama Nathan (Nadine Arsenio) mengalami keguguran 3 tahun yang lalu,pada saat hendak turun dari tangga untuk menanyakan perihal keadaan nenek Nathan kepada Papa Nathan(Daniel Arsenio) yang sedang menelepon dengan dokter.Pada saat itu usia kandungan mama Nathan baru berusia 12 Minggu masih trimester pertama.

__ADS_1


•Flashback on•


"*Bagaimana keadaan ibu saya dok??"ucap Daniel pada sambungan telepon menggunakan bahasa Inggris


"Keadaan ibu anda kini sudah berangsur membaik,dia juga sudah mau makan dan minum"jawab dokter yang menangani nenek Nathan*.


Memang nenek Nathan tinggal bersama pelayan terbaik yang sudah di kerahkan oleh Daniel untuk menjaga dan merawat nenek Nathan dengan baik dan benar.Namun nenek Nathan mengalami keracunan makanan dan diharuskan pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,nenek Nathan dibawa ke rumah sakit terbesar yang dimiliki oleh Darrell Arsenio(Kakek Nathan) di Amerika yaitu Arse Hospital Nio dan beberapa hari ini juga nenek Nathan ditemani oleh wanita yang akan dijodohkan dengan Nathan.


"*Oh syukurlah,kalau begitu terima kasih dok"ucap Daniel sambil menghela nafas lega.


"Sama-sama Pak Daniel"ucap dokter lalu papa Nathan mematikan sambungan teleponnya*.


"Pa,gimana kata dokter keadaan ibu??"tanya Nadine sambil menuruni anak tangga dan berjalan dengan santai dan sedikit berlari


"Aaaaaaaaaa.....!!!"teriak Nadine saat terpeleset dan terjatuh dari tangga.


Brukkkkkk!!!!


"Mama!!!!,,Ma bangunnn Ma,,Nathannn,Nathalieee!!!"teriak Daniel sembari menghampiri Nadine dan teriak pada kedua anaknya, mendengar teriakan itu semua pelayan pun datang menghampiri Daniel dan terkejut melihat Nadine tidak sadarkan diri.


Nathan dan Nathalie yang baru sampai rumah sehabis menjemput Nathan di Bandara pun langsung berlari menghampiri papanya.


"Pa,mama kenapa pa?"tanya Nathan dengan raut wajah khawatir,belum sempat Daniel menjawab pertanyaan Nathan, Nathalie terkejut saat kaki Nadine mengeluarkan darah.


"K-kak,kaki mama da-darah!!"ucap Nadine dengan khawatir sekaligus terkejut menunjuk dan melihat ke arah kaki Nadine yang terlihat bercucuran darah.

__ADS_1


Melihat itu sontak Daniel dan Nathan pun langsung membelalakkan matanya.


"Ayo kita bawa ke rumah sakit, Doni siapkan mobil!!!"teriak Daniel


Setelah sampai di rumah sakit Nadine pun langsung dibawa keruangan UGD dan segera ditangani oleh dokter.


Daniel,Nathan dan Nathalie terlihat panik dan khawatir di depan ruangan,pintu UGD pun terbuka dan dokter keluar menghampiri mereka bertiga.


"Bagaimana keadaan istri saya dok??"tanya Daniel pada dokter tersebut dengan raut wajah khawatir


"Mohon maaf Pak Daniel.Begini,,perut istri anda mengalami benturan keras sehingga menyebabkan pendarahan dan istri anda mengalami keguguran akibat benturan tersebut"jelas dokter


"Hikss,,,hikss,,,mamaa!!!!"tangis Nathalie pecahh mendengar perkataan dokter.


Sedangkan Daniel hanya terdiam dan mematung setelah mendengar perkataan dokter,Nathan mengusap bahu papa nya,juga Nathan yang berusaha kuat.


"Kalau begitu saya permisi dulu"dokter itupun meninggalkan mereka bertiga.


•Flashback off•


"Nathan,papa mau bicara sama kamu!! papa tunggu diruang kerja"ucap papa Nathan sambil bangkit dari duduknya


Sementara Nathan hanya mengikuti papa nya menuju ruang kerja.dan Nadine pun beranjak dari duduknya untuk membuat kopi dan camilan untuk kedua pria yang kesayangannya yang kadang sengklek itu.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2